Home / Ragam

Jumat, 23 Juli 2021 - 16:23 WIB

Belum Didistribusikan ke Daerah, Vaksin Moderna dan Pfizer Masih Tunggu Sertifikat dari BPOM

Ilustrasi vaksin Pfizer dan vaksin Moderna yang akan digunakan di Indonesia/ IST

Ilustrasi vaksin Pfizer dan vaksin Moderna yang akan digunakan di Indonesia/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pemerintah pusat mencanangkan penggunaan vaksin Moderna dan Pfizer.

Diketahui 3 juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat, telah tiba di Indonesia pada  Minggu (11/7/2021) lalu.

Sedangan vaksin Pfizer akan disediakan 50 juta dosis sepanjang 2021 ini.

Kaltim bersiap sebelum menerima distribusi dua vaksin tersebut.

Saat ini Pemprov Kaltim diketahui tengah melakukan inventarisasi ketersediaan fasilitas penyimpan vaksin Covid-19 di kabupaten dan kota.

Andi Muhammad Ishak, Asisten Bidang Kesra Setprov Kaltim menyebut untuk menyimpan vaksin Moderna dan Pfizer diperlukan alat penyimpanan dengan suhu minus 70 derajat.

“Kami masih inventarisir kabupaten dan kota yang memiliki alat penyimpan vaksin yang suhunya minus sampai 70 derajat,” kata Andi, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga :  Cegah Covid-19, Warga Samarinda Seberang Pasang Spanduk Wilayah Tertutup Untuk Pendatang

Belum diketahui kapan dua vaksin ini akan didistribusikan ke daerah.

Andi menyebut saat ini dua vaksin itu masih menunggu sertifikat of rilis (SOR) dari BPOM.

“Belum ada info lebih lanjut dari Kemenkes. Masih nunggu sertifikat of rilis dari BPOM,” jelasnya.

Dengan begitu, Kaltim dapat mempersiapkan tempat penyimpanan vaksin sesuai standar penyimpanan vaksin Moderna dan Pfizer.

Hal itu lantaran diakui Andi Ishak, ketersediaan penyimpan vaksin Covid-19 sesuai kriteria vaksin Modena dan Pfizer di Kaltim masih sedikit dan terbatas jumlahnya.

Baca Juga :  Bawaslu Samarinda Bakal Telusuri Terkait Beredarnya Foto Paslon 01 dengan Uang Senilai Rp100 Ribu di Media Sosial

“Jadi masih ada kesempatan menyiapkan refrigerator tempat penyimpanannya,” tegasnya.

Inventarisir alat penyimpan, lanjutnya, sesuai arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI, guna memudahkan supply vaksin Moderna dan Pfizer ke Kaltim.

“Kalau sudah ada, barulah vaksin disupply ke Kaltim. Selanjutnya didistribusikan ke kabupaten dan kota, sesuai kebutuhan,” sambungnya.

Saat ini inventarisir dan penyiapan fasilitas penyimpanan vaksin masih berjalan di 10 kabupaten/kota di Kaltim.

“Saya tidak hafal berapa jumlah fasilitas yang siap. Saat ini inventarisir masih berjalan,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kabar Baik, 19 Tenaga Kesehatan Terkonfirmasi Positif Covid-19 di IA Moeis Dinyatakan Sembuh

Ragam

Mirip Ekor Kyubi Naruto, Gapura Selamat Datang di Samarinda Diplesetkan Netizen Jadi Gapura Desa Konohagakure

Ragam

Soal Proyek Pembangunan di Kukar, Kasi Penkum Kejati Kaltim Akhirnya Buka Suara

Ragam

Update Covid-19 Kaltim 28 Maret: Pasien Positif Corona Bertambah 6 Orang, Total 17 Pasien

Ragam

Kembali Berulah!! Mr N Pasien Covid-19 Kembali Mengamuk di RS IA Moeis, Pukul Petugas Medis Hingga Pecahkan Kaca

Ragam

Kasus Konfirmasi Positif di Kaltim Capai 54 Pasien, Terbanyak dari Klaster Ijtima Gowa

Ragam

49 Siswa Terjaring Satpol PP Samarinda di Warnet

Ragam

Gencarkan PPKM Skala Mikro di Kukar, Bupati Resmikan Posko RT Sigap