Home / Ragam

Sabtu, 13 November 2021 - 17:06 WIB

Berantas Mafia Tanah, Jaksa Agung Tegaskan Pegawai Kejaksaan yang Terlibat Akan Diseret ke Pidana

Jaksa Agung ST Burhanuddin /Kompas.com

Jaksa Agung ST Burhanuddin /Kompas.com

Kaltimminutes.co – Dalam pemberantasan mafia tanah yang sudah sangat meresahkan masyarakat Jaksa Agung, ST Burhanuddin memberikan instruksi kepada seluruh jajarannya untuk memberantas mafia tanah sekaligus mafia pelabuhan.

Instruksi ini disampaikan Jaksa Agung dalam kunjungan kerjanya di wilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jumat (12/11/2021).

Upaya pemberantasan mafia tanah menjadi hal yang krusial sebab sepak terjang para mafia tanah sudah sangat meresahkan,” kata Jaksa Agung.

Selain menghambat proses pembangunan nasional, mafia tanah juga dapat memicu terjadinya konflik sosial dan lahan yang berujung pada pertumpahan darah di banyak wilayah. Bahkan disinyalir, mafia tanah telah membangun jejaring yang merajalela pada lembaga-lembaga pemerintah.

Salah satu upaya dalam memberantas mafia tanah yakni dengan menutup atau memperbaiki celah yang menjadi peluang masuknya jaringan mafia tanah. Jaksa Agung meminta kepada jajaran intelijen Kejaksaan agar mencermati dan mempersempit ruang gerak para mafia tanah yang biasa ‘main mata’ atau kongkalikong dengan para pejabat aparatur sipil negara, aparat penegak hukum, maupun ketua adat.

Baca Juga :  Bayar Pakai Uang Koin Dalam Karung, Kakek Pemulung di Samarinda Belikan Ponsel Android untuk Cucu Viral di Media Sosial

“Saya tidak ingin para mafia tanah bergerak leluasa merampok dan menguasai tanah rakyat dan tanah negara,” ungkapnya

Dia pun memerintahkan agar segera bentuk tim khusus untuk menanggulangi sindikat mafia tanah. Tim yang beranggotakan jajaran Intelijen, Pidum dan Pidsus Kejagung ini diharapkan bisa menangani dan memberantas mafia tanah sampai ke akar akarnya.

“Penanganan mafia tanah ini merupakan atensi khusus dari saya. Oleh karena itu, jangan sampai pegawai Kejaksaan ada yang terlibat atau menjadi backing para mafia tanah. Saya tidak akan segan-segan menindak dan menyeret mereka ke proses pidana,” lanjutnya.

Mafia Pelabuhan juga Diwaspadai

Selain mafia tanah, Jaksa Agung juga berfokus terhadap pemberantasan mafia pelabuhan. Mafia pelabuhan telah menyebabkan tingginya biaya logistik di pelabuhan.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 Disimpan di Ruangan Khusus Gudang Dinkes Kaltim, Dijaga Ketat Satpam Dibantu Aparat

Biaya logistik di pelabuhan Indonesia masih tinggi dibandingkan dengan biaya logistik di pelabuhan China sekitar 15 persen dan di pelabuhan Malaysia yang hanya 13 persen. Tingginya biaya logistik tersebut tidak terlepas dari faktor belum efektifnya kegiatan sistem bongkar muat di pelabuhan serta adanya indikasi mafia pelabuhan yang semakin memperkeruh keadaan.

Oleh karena itu, dia memerintahkan satuan kerja yang di wilayah hukumnya terdapat fasilitas pelabuhan agar segera bergerak melakukan operasi intelijen guna memberantas mafia pelabuhan. Dia pun memerintahkan agar anggotanya menindak tegas jika ada indikasi oknum aparat yang terlibat dan mem-backing para mafia pelabuhan. (*)

Artikel ini telah tayang di merdeka.com dengan judul “Jaksa Agung Ingatkan Pegawai Kejaksaan Tak Terlibat Mafia Tanah: Saya Seret ke Pidana”. https://www.merdeka.com/peristiwa/jaksa-agung-ingatkan-pegawai-kejaksaan-tak-terlibat-mafia-tanah-saya-seret-ke-pidana.html

Share :

Berita Terkait

Ragam

Mulai Besok, Tiga Daerah di Kaltim Diberlakukan PPKM Darurat, Daerah Lainnya Diperketat

Ragam

[BREAKING NEWS] Meroket!! Kasus Positif Covid-19 di Berau Bertambah 11 Kasus, 10 Kasus dari Klaster Gowa, 1 Kasus Penularan Lokal

Ragam

Sertifikat Laik Fungsi Jembatan Mahakam IV Belum Terbit, Dinas PUPR Kaltim Masih Tunggu Pleno KKJKT

Ragam

Geger Penemuan Mayat di Sebuah Rumah Kontrakan di Samarinda, Dugaan Sementara Meninggal Karena Ini

Ragam

Kecelakaan di Gunung Manggah, Tak Kuat Menanjak Truk Seruduk Toko Ban dan ATK

Ragam

Gelar Wisuda Sekolah Demokrasi, KPU Kota Balikpapan Berharap Siswa-siswi Dapat Menjadi Agen Perubahan

Ragam

Update Nasional 12 Mei 2020, Kasus Positif Covid-19  Capai 14.749, Kaltim Tambah 3 Kasus, Total 228 Pasien Positif Covid-19

Ragam

Mirip Ekor Kyubi Naruto, Gapura Selamat Datang di Samarinda Diplesetkan Netizen Jadi Gapura Desa Konohagakure