Home / Ragam

Kamis, 23 April 2020 - 19:44 WIB

Berpotensi Sebarkan Virus Corona, Dinkes Kaltim Sesalkan Pembagian Sembako Oleh Gubernur Kaltim Hingga Terjadi Pengumpulan Massa Besar


Kaltimminutes.co, Samarinda – Ratusan warga nampak memadati rumah pribadi Isran Noor, Gubernur Kaltim, Kamis (23/4/2020). Imbauan physical distancing pun tak berguna dalam kondisi ini.

Kondisi inipun disayangkan oleh Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim.

Andi menjelaskan, dari informasi yang ia dapat, Isran Noor, Gubernur Kaltim melakukan pembagian 1000 sembako kepada warga terdampak Covid-19.

Andi mengakui masalah muncul ketika petugas jaga yang dilakukan pihak Satpol PP Kaltim, tidak dapat mengantisipasi membludaknya warga yang datang ke kediaman Gubernur Kaltim.

“Antusias masyarkat tidak dapat diantisiapasi. Warga membludak dan tidak tertangani dengan baik,” kata Andi, saat dikonfirmasi Kamis (23/4/2020).

Baca Juga :  Langgar Protokol Kesehatan, 34 Kafe di Citra Niaga Ditutup

Andi menyesalkan kegiatan ini, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim ini juga prihatin karena mestinya berbagai pihak bisa menjaga dan patuh pada physical distancing ini, guna menekan laju penyebaran virus yanh saat ini sudah mencapai 74 kasus konfirmasi positif Covid-19.

“Menyesalkan ini bisa terjadi, perihatin. Mestinya bisa menjaga bersama dan kejadian semacam ini tidak terjadi. Untuk itu, kejadian ini jadi bahan masukan dan bahan evaluasi kami, jadi bahan pembelajaran,” jelasnya.

Andi menambahkan kegiatan bagi sembako yang dilakukan Gubernur Kaltim, sebenarnya sudah menerapkan protokol kemanan warga, dengan menetapkan jarak aman bagi warga yang datang. Hal tersebut juga sudah dilakukan pada warga yang berada di dalam pagar rumah orang nomor satu di Kaltim ini.

Baca Juga :  73 Santri Magetan Asal Kaltim Ditracing, 9 di Antaranya Reaktif Covid-19 Hasil Rapid Test

Hanya saja, di luar pagar rumah gubernur, banyak warga yang berdesakan hingga tak terkontrol oleh petugas di lapangan.

“Kami hanya bisa berharap mudah mudahan tidak ada terjadi lonjakan kasus OTG maupun orang dengan gejala ringan. Kegiatan ini sangat berpotensi adanya penyebaran virus Covid-19 dengan sangat cepat,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Samarinda Seberang Akan Dibuat Destinasi Wisata Terintegrasi, Masyarakat Lokal Dilibatkan

Ragam

Kasus Covid-19 Masih Naik, Kadinkes Kaltim Ragukan Efektifitas PPKM

Ragam

Pupuk Kaltim Capai 28,27 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan

Ragam

DPRD Kaltim Menilai Pergub Nomor 49 tahun 2020 Punya Banyak Kelemahan, Isran Noor Irit Bicara

Ragam

Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polri yang Berhasil Tangkap Pelaku Teror Bom Molotov di Kantor PAC PDI Perjuangan Cileungsi Bogor

Ragam

Polisi Dalami Dugaan Pencabulan yang Ayahnya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Ragam

Pemprov Kaltim Terbitkan Pergub Nomor 48, Keluar Rumah Tak Pakai Masker Akan Didenda Rp100 Ribu

Ragam

Nah… Sopir Mobil Carter Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Samarinda