Home / Ragam

Jumat, 30 Juli 2021 - 18:30 WIB

Berturut-turut Sabet Penghargaan KLA 2021, Andi Harun Sampaikan Apresiasi kepada Semua Pihak dan OPD

Wali Kota Samarinda Andi Harun

Wali Kota Samarinda Andi Harun

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kali ketiga Samarinda menyabet penghargaan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) pada acara penghargaan yang dilaksanakan secara virtual, Kamis 29 Juli 2021.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mengupayakan semua usaha dalam evaluasi dan penilaian KLA tahun ini.

“Mudah-mudahan ini bisa memicu lagi agar tahun berikutnya bisa naik satu atau dua peringkat lagi hingga bisa ke peringkat utama,” harapnya, Jumat (30/7/2021).

Penghargaan tiga kali berturut-turut sejak tahun 2017 ini melewati banyak kategori penilaian.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 di Samarinda Kota Baru Ketahuan Usai Dimakamkan, 4 RT Terapkan Isolasi Mandiri

Dalam penilaian evaluasi KLA terdapat 23 indikator penilaian yang terbagi dalam lima klaster pemenuhan hak anak yaitu hak sipil kebebasan, lingkungan keluarga dan perlindungan, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang serta perlindungan khusus.

Semua indikator tersebut diverifikasi dan dievaluasi langsung oleh tim independen dari Kemenpppa RI.

“Perlu pembenahan, peningkatan dan pemenuhan atas semua prasyarat yang diperlukan untuk memenuhi semua indikator agar bisa sampai pada tingkat utama. Itu saja,” lanjut Andi Harun menanggapi.

Diketahui, penghargaan KLA terbagi dalam kategori Pratama, Madya, Nindya, Utama dan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Baca Juga :  Pansel Tetapkan 3 Nama Calon Kadis PUPR Kaltim, Sabani Sangkal Ada Nama Titipan

Sementara itu Sekretaris DP2PA Samarinda, Deasy Evriyani mengungkapkan bahwa sejatinya kota Samarinda pada KLA tahun ini menargetkan untuk naik pada tingkat kategori Nindya.

Namun, kata dia, ada beberapa aspek yang perlu diberi perhatian lebih untuk dapat mencapai kenaikan kategori peringkat tersebut.

“Ada beberapa indikator yang memang harus kita penuhi, diantaranya adalah masjid layak anak dan Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI) yang wajib ya, ini yang perlu menjadi target kita dan beberapa indikator lainnya dari OPD yang memang pencapaiannya belum maksimal,” ungkapnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pimpin Upacara HUT RI, Wali Kota Andi Harun Ternyata Pernah Jadi Pasukan Paskibra

Ragam

Proses Lelang Ulang Penyelesaian RSUD Korpri Kaltim, Aji Firnanda Sebut Target Pembangunan Rampung 2023 

Ragam

Lakukan Perlawanan Saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan di Gunung Lingai Dihadiahi Timah Panas

Ragam

Cerita Pilu Pasien Terinfeksi Covid-19: Tidak Ingin Biarkan Anak Saya Khawatir

Ragam

Dinas Perdagangan Samarinda Perketat Protokol Kesehatan, Pasar-pasar tradisional Akan Dipasangkan Barcode Peduli Lindungi 

Ragam

Akui Terpapar Covid-19, Isran Noor: Gagah Gini, Kalau Sudah Kena Covid, Semua Berdiam Diri Saja

Ragam

Update Kasus Sengketa Jabatan Ketua DPRD Kaltim, Pengadilan Negeri Samarinda Gelar Sidang Perdana Gugatan Terbaru Makmur HAPK

Ragam

Perjuangan Belum Usai,  Kini Masyarakat Adat Long Bentuq Meminta Keadilan kepada DPD RI