Home / Ragam

Selasa, 22 Februari 2022 - 14:41 WIB

BKD Kaltim Terkendala Anggaran Gaji, Rekrutmen Guru PPPK Tahun 2022 Terancam Urung Digelar

Ilustrasi Rekrutmen PKKK (Sumber foto: jurnalsumsel.pikiran-rakyat.com)

Ilustrasi Rekrutmen PKKK (Sumber foto: jurnalsumsel.pikiran-rakyat.com)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kaltim mematok target kebutuhan guru status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 2.045 guru.

Dari kebutuhan 2.045 guru PPPK, saat ini baru terpenuhi 1.159 guru, pada proses rekrutmen tahap satu.

“Kebutuhannya kita ada 2045 guru. Tahun 2021 kemarin baru terpenuhi 1.953 guru PPPK untuk tahap satu,” kata Diddy Rusdiansyah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, dikonfirmasi Selasa (22/2/2022).

Kaltim masih memerlukan sekitar 886 guru PPPK ke depannya.

Sayangnya, pembukaan rekrutmen tahap dua tahun 2022 belum tentu bisa dilakukan.

Baca Juga :  Mantap Wal!!, Final PMPL Indonesia Seasion 1 Ditonton Lebih Dari 150 Ribu Penonton di Live Straming

Diddy mengungkap, rekrutmen 2022 masih menunggu pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Sisanya 886 belum terpenuhi, rekrtutmen 2022 kami belum tahu, tergantung dari kementerian. Pendanaan tidak jelas dari kementerian. Tidak ada DAK-nya,” ungkapnya.

Saat ini, pembayaran gaji pegawai PPPK diambil dari pos alokasi APBD Kaltim, sebesar Rp235 miliar.

Anggaran itu tidak hanya untuk pembayaran gaji guru, tapi juga pegawai PPPK seluruh OPD di lingkungan Pemprov Kaltim.

“Kebutuhan anggaran satu tahun Rp235 miliar. Gaji dibebankan ke APBD Kaltim. Itu permasalahannya, kami masih menanyakan ke pusat, sementara ini tetap berjalan aja. Peran APBN belum tahu lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  SBY Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi Hingga Megawati, Ada Apa?

Besaran gaji PPPK telah diatur oleh pihak kementerian, berkisar antara Rp2,6 juta hingga Rp3 juta per pegawai.

Diddy berharap tahun 2022 ini rekrutmen untuk guru PPPK bisa kembali dibuka memenuhi kekurangan 886 guru di daerah.

“Semua daerah perlu penambahan guru. Daerah pedalaman seperti di Kubar dan Mahakam Ulu lebih perlu lagi,” pungkasnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Serangan Rusia Masih Terus Berlanjut, Ukraina Minta Indonesia Bersuara

Ragam

Pekan Depan, Hasanuddin Masud dan Istri Bakal Diperiksa Polisi Terkait Laporan Cek Kosong 

Ragam

Mantap!!, Tiongkok Klaim Temukan Vaksin Covid-19

Ragam

Gempuran Rudal Rusia Hancurkan Pangkalan Militer Ukraina, Diklaim Tewaskan 180 Tentara Bayaran dan Rusak Persenjataan yang Dipasok Negara Asing

Ragam

Dianggap Menyebarkan Berita Bohong, Greenpeace Indonesia Dilaporkan ke Polisi

Ragam

Dukung Program Doctor On Call yang Dicanangkan Wali Kota Samarinda , Komisi IV DPRD Samarinda Sebut Begini

Ragam

Komisi III DPRD Kaltim Setuju Wacana Gubernur Tak Perbanjang IUP Di IKN

Ragam

Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Tambah 10 Kasus, di Samarinda Ada Bocah 8 Tahun Tertular Covid-19