Home / Ragam

Jumat, 31 Januari 2020 - 20:56 WIB

BKT Kaltim Koordinasikan Beasiswa Wartawan ke Wakil Gubernur Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Rencana program beasiswa khusus untuk profesi wartawan yang diusulkan oleh Hadi Mulyadi, beberapa waktu lalu, mulai digarap serius oleh pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) Kaltim.

Imam Hidayat, Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas menerangkan, pihaknya telah mendapat arahan untuk realisasi beasiswa khusus wartawan dari Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim. Namun, sebelum merealisasikannya, pihak BKT Kaltim terlebih dahulu akan berkonsultasi dengan wakil gubernur, terkait jalur beasiswa yang digunakan, apakah jalur khusus atau dalam bentuk kerjasama dengan universitas yang ditunjuk.

“Untuk beasiswa wartawan, kami komunikasi dulu dengan beliau. Apakah jalur khusus atau bagaimana. Karena beda-beda syaratnya. Kalau kerja sama, nanti ada perguruan tinggi yang ditunjuk. Nanti diarahkan ke situ yang berkaitan dengan pers, misalnya Fakultas Ilmu Komunikasi,” kata Imam Hidayat, dikonfirmasi Jumat (31/1/2020).

“Yang kedua bebas mengambil fakultas dan universitas mana saja. Tapi kalau yang kedua ini harus jadi mahasiswa dulu baru dapat beasiswa,” sambungnya.

Baca Juga :  Bertahap Akhir Mei hingga Juni, Pemprov Kaltim Cairkan Bantuan Sosial Dampak Covid-19 ke Warga

Imam Hidayat, mengaku baru mendapat instruksi awal dari pihak Disdikbud Kaltim dan wakil gubernur. Selanjutnya, untuk memantapkan alokasi beasiswa wartawan, pihaknya akan memetakan, serta mendalami apa saja komunikasi yang telah terjalin antara Wagub Kaltim dan pihak wartawan.

“Kita komunikasi dengan beliau dulu. Jalur mana sih yang mau dipakai,” jelasnya.

Sementara untuk program Beasiswa Kaltim Tuntas 2020, pihak BKT Kaltim tengah penyusun program tersebut. Saat ini diketahui anggaran beasiswa belum ada, dan menunggu keputusan dari Gubernur Kaltim. Terkait kapan mulai berjalan, Imam menargetkan beasiswa andalan Kaltim tersebut, pendaftarannya kan dibuka pada Maret 2020.

“Beasiswa Kaltim tuntas nilainya belum ada. Maret dibuka pendaftarannya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumya, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi berencana  memberikan beasiswa kepada wartawan di Kaltim. Menurutnya, beasiswa tidak tidak hanya diberikan kepada pelajar dan mahasiswa saja, tapi juga kepada wartawan untuk meningkatkan kualitas diri.

Baca Juga :  Janji Politik, Rahmad-Thohari Janjikan Program Kesehatan dan Pendidikan Gratis di Balikpapan

“Beasiswa juga untuk wartawan pak, yang mau sekolah tolong diperhatikan,” kata Wagub Hadi saat memberikan instruksi kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Anwar Sanusi dalam acara coffe morning di rumah jabatan (Rujab) Wagub Kaltim di Samarinda, Selasa (28/1/2020).

Beasiswa ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para wartawan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Wagub mengingatkan kepada awak media untuk serius jika ingin mengambil beasiswa tersebut. Tentu dengan adanya beasiswa ini, diharapkan wartawan bisa menunjang profesi jurnalis dalam bekerja.

“S1, S2 sampai S3. Silahkan usulkan beasiswanya, kami ingin wartawan juga berkualitas mendapat pendidikan yang sesuai. Tapi tolong kuliah yang benar supaya menambah wawasan, keterampilan dan kompetensi menunjang profesi kewartawanannya,” tuturnya. (yd//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pedagang di Pasar Pagi Dapat Vaksin, Wali Kota Andi Harun Berharap Ekonomi Tetap Berjalan

Ragam

Fenomena Rumah Terbakar Akibat Disambar Petir di Samarinda, Ini Penjelasan BMKG

Ragam

Akan Masuk Musim Kemarau, 2372 Personel Disiapkan Guna Tangani Karhutla di Kaltim

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Nasional Kasus Covid-19 Tembus 16 Ribu Kasus, Kaltim Bertambah 8, Total 238 Kasus

Ragam

Kerap Dianggap Lubang Maut, Lubang Bekas Tambang Bisa Bernilai Ekonomis dan Sumber Air Bersih

Ragam

Jalan Rusak dan Minim Penerangan di Jalan PM Noor, Ini Respon DPRD Samarinda

Ragam

Jalan Rusak Kerap Dikeluhkan Warga, AH: Pemerintah Seharusnya Prioritaskan Hasil Reses Terkait Infrastruktur

Ragam

Pasien Reaktif Covid-19 Tak Jujur Saat Dirawat, 64 Tenaga Medis RSUD AWS Samarinda Terpaksa Diisolasi