Home / Ragam

Jumat, 24 April 2020 - 19:14 WIB

Bocah 8 Tahun Meninggal di Bontang Miliki Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19, Sang Ayah Diduga Miliki Riwayat ke Jakarta


Kaltimminutes.co, Samarinda – Seorang anak berusia 8 tahun di Bontang meninggal dunia, pada Jumat (24/4/2020) pada pukul 02.00 Wita.

Pasien anak tersebut sebelumnya merupakan rujukan yang dirawat di Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB) Yabis selama 18 hari, terhitung sejak 6 April hingga 23 April 2020. Sebelum meninggal, pasien sempat masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Taman Husada Bontang.

Neni Moerniaeni, Wali Kota Bontang menyebut, pasien dimakamkan pada pukul 07.00 Wita, dengan protokol kesehatan pemakaman Covid-19. Para petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan jenazah menggunakan peti.

Baca Juga :  Tahap Awal PUPR Kaltim Alokasikan Rp10 Miliar untuk Jalan Pendekat Jembatan Pulau Balang, Lokasi Sudah Ditentukan

“Dirujuk ke RSUD, langsung masuk IGD, setelah itu dilakukan tindakan, langsung di rapid, hasilnya positif. Dimakamkan juga sesuai protokol kesehatan, karena kan hasil rapidnya positif jadi diantisipasi,” jelasnya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, menyampaikan pihaknya masih mendalami berbagai infomasi terkait kematian anak 8 tahun di Bontang, dengan hasil rapid test reaktif Covid-19. Pendalaman Dinkes ini termasuk dugaan ketidakjujuran orang tua anak tersebut.

Baca Juga :  Korban Meninggal ke 38 dan 39 di Lubang Tambang Terjadi di Paser, ESDM Kaltim Beri Penjelasan

“Memang ada informasi yang kami dapat bahwa ayah dari anak tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta. Kami masih dalami informasi itu,” kata Andi, dikonfirmasi Jumat malam (24/4/2020).

Dinkes Kaltim menyampaikan hingga kini masih menunggu hasil uji swab dari BBLK Surabaya, untuk memastikan status anak tersebut. Saat ini, anak meninggal tersebut masuk kategori PDP.

“Belum bisa dipastikan, apakah terpapar Covid-19, atau tidak. Hasil lab pengujian swab belum keluar,” tutupnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kembali Berulah!! Mr N Pasien Covid-19 Kembali Mengamuk di RS IA Moeis, Pukul Petugas Medis Hingga Pecahkan Kaca

Ragam

Tanah Longsor hingga Tutupi Jalan di Mangkupalas, DLH Terlusuri Pihak Perusahaan Penyebab Longsor

Ragam

Ratusan Warga Bergerombol di Taman Samarendah Tak Indahkan Physical Distancing, Plt Kadinkes Kaltim Beri Respon Ini

Ragam

Tidak Hanya Manusia, Kucing Juga Jadi Korban Banjir, Sejumlah Pemuda Buat Aksi Beri Makan Kucing di Lokasi Banjir Samarinda

Ragam

Pelaku Perjalanan Darat Dalam Wilayah Kaltim Diwajibkan Bawa Surat Non Reaktif Rapid Test

Ragam

Sebelum Meninggal Dunia, Aktor Senior Henky Solaiman Ternyata Mengidap Penyakit Ini

Ragam

Banyak Tambang Ilegal Bermunculan di Kaltim, Ananda Moeis: Yang Mengawasi Harus Bertanggung Jawab

Ragam

Tekan Tingkat Kelahiran Selama Pandemi Covid-19, BKKBN Kaltim Akan Siapkan 72 Ribu Kondom