Home / Ragam

Rabu, 27 Januari 2021 - 13:04 WIB

BPD Bank Kaltimtara Digugat Perdata, Miliaran Rupiah Duit Nasabah Diduga Hilang

FOTO : Gedung cabang utama Bankaltimtara Samarinda di Jalan Awang Long mendapat gugatan perdata sebab disebut meraibkan uang nasabah mencapai miliaran rupiah/HO

FOTO : Gedung cabang utama Bankaltimtara Samarinda di Jalan Awang Long mendapat gugatan perdata sebab disebut meraibkan uang nasabah mencapai miliaran rupiah/HO

Kaltimminutes.co, Samarinda – Perbankan berbadan hukum pemerintah daerah, yakni Bankaltimtara mendapatkan gugatan perdata dari Muhammad Jamil HJ melalui Kuasa Hukum Advokat O Faisal Tanjung & Partners, Medan, Sumatera Utara (Sumut) perihal Perbuatan Melawan Hukum (PMH) di Pengadilan Negeri Samarinda, pada Senin (25/1/2021) siang kemarin.

Dalam gugatan perdata bernomor perkara 183/pdt.G/2020/PN.Smr tertanggal 14 Desember 2020 itu kini bergulir di Pengadilan Negeri Samarinda.

Diketahui Muhammad Jamil adalah seorang pengusaha asal Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), sebagai pemilik rekening yang mengajukan gugatan.

Sementara tergugat yang diwakili Ivan Kusnandar hadir dalam sidang siang kemarin. Sidang yang dipimpin Hakim Tunggal Joni Kondolele ini menyarankan, agar kedua belah pihak melakukan mediasi terlebih dahulu dalam upaya damai.

Untuk diketahui, persidangan ini merupakan agenda kedua Ivan Kusnandar perwakilan tergugat datang tanpa didampingi kuasa hukum.

Dalam persidangan, Ivan nampak menyerahkan surat kuasa kepada Majelis Hakim, karena sidang sebelumnya pihak Bankaltimtara tidak hadir.

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Balikpapan Gugur, Kabid P2 Dinkes Balikpapan Dilaporkan Meninggal Dunia Dengan Status Positif Covid-19

Namun saat dikonfirmasi, Okki Faisal menuturkan kalau gugatan ini ditempuh pihaknya lantaran uang milyaran rupiah milik kliennya raib begitu saja, tanpa adanya pemberitahuan pihak perbankan sejak 2019 silam.

Dengan rentang waktu tersebut, lanjut Okki, kliennya terlebih dulu melakukan upaya klarifikasi kepada pihak Bankaltimtara.

Karena dirasa perbankan tidak bisa memberikan penjelasan yang valid, maka akhirnya gugatan perdata ini ditempuh oleh Muhammad Jamil melalui Okki.

“Kami juga sebelumnya sudah dua kali melayangkan somasi. Tapi tidak ada tanggapan,” tuturnya.

Kata Okki, apabila perbankan mengambil, memindahkan atau menghilangkan uang dengan sistem debet, maka sejatinya harus ada pemberitahuan sekaligus persetujuan dari pihak nasabah, yakni kliennya Muhammad Jamil.

Dengan rentang waktu tersebut, Okki sekali lagi mengungkapkan kekecewannya sebab pihak tergugat yakni Bankaltimtara hingga saat ini tak mampu memberikan kalrifikasinya.

Baca Juga :  Pensiunan Dosen Ditemukan Meninggal di Kediamannya

Bahkan hingga kasus ini bergulir di meja persidangan.

Untuk diketahui, klien Okki, memiliki transaksi debet di dalam rekening senilai Rp2,1 milyar.

Itu belum termasuk pembayaran bunga selama 10 tahun sehingga mengakibatkan kliennya mengalami kerugian materil sekira Rp4,6 Milyar dan immateril Rp5,3 Milyar.

“Harapan kami pihak tergugat dapat mengembalikan uang tersebut beserta bunga dan kerugian lainnya,” tegas Okki.

Sementara itu Ivan Kusnandar selaku perwakilan Bankaltimtara saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, mengaku tidak berwenang menjelaskan soal perkara tersebut.

Menurutnya, dia hanya kuasa perwakilan dari Bankaltimtara yang ditugaskan menghadiri persidangan dan tak berhak memberikan konfirmasi mengenai pokok perkara.

“Saya bukan Kuasa Hukumnya, tapi perwakilan sementara untuk menghadiri sidang,” singkatnya.

Pada agenda lanjutan, keduanya diketahui sepakat melakukan mediasi yang akan kembali digelar pada Senin 1 Februari mendatang di PN Samarinda. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Digelar Sederhana, Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Kantor Gubernur Kaltim Tetap Khidmat

Ragam

Jalan Rusak dan Minim Penerangan di Jalan PM Noor, Ini Respon DPRD Samarinda

Ragam

Mantap!!, Tiongkok Klaim Temukan Vaksin Covid-19

Ragam

Sudah 18 PDP Meninggal Selama Pandemi, Padahal Hanya Dua yang Terkonfirmasi Positif, Kenapa Tren Kematian PDP Tinggi?

Ragam

Staf Sekretariat DPRD Samarinda Dinyatakan PDP Covid-19, Ayah dari Anak 13 Tahun PDP yang Meninggal Dunia

Ragam

Ini Penjelasan Medis Soal Bayi Usia 3 Minggu di Samarinda Menangis Keluarkan Darah

Ragam

Cegah Peyalahgunaan Narkoba, BNN Samarinda Edukasi Anak Dini di Tanah Merah

Ragam

Wali Kota Balikpapan Sayangkan Fly Over Batal Masuk APBD Kaltim 2021