Home / Ragam

Minggu, 3 Mei 2020 - 21:31 WIB

[BREAKING NEWS] Bikin Panik Dikira Gejala Corona, Pria Mabuk Ini Bikin Geger Pengguna Jalan Antasari


Kaltimminutes.co, Samarinda – Minggu (3/5/2020) malam sekira pukul 19.30 Wita di kawasan Jalan Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu digegerkan dengan terkaparnya seorang pria yang disebut terkena pandemi Covid-19.

Informasi tersebut merebak luas ke sejumlah jejaring sosial hingga menimbulkan kepanikan bagi warga dikawasan tersebut. Dari keterangan seorang relawan bernama Udi yang menyambangi lokasi kejadian menururkan, kalau awal mula ia mendapatkan kabar pria yang tidak diketahui identitasnya ini berhubungan dengan pandemi Covid-19.

“Sempat ada kepanikan yang bilang begitu, makanya kami langsung menuju lokasi dan melakukan pengecekan,” ucap Udi.

Ketika melihat wajah dari pria tersebut, Udi mengaku langsung mengenalinya lantaran ia memang kerap mabuk dan meminta sejumlah uang kepada warga sekitar.

“Begitu tahu langsung kami coba sadarkan dengan menyiram air,” imbuhnya.

Pria yang kerap lontang-lantung di jalan ini memang tak asing bagi warga sekitar. Sebelumnya tindak pernah diambil dengan diamankannya pria tersebut di kantor instansi pemerintah terkait. Namun begitu keluar, pria ini kembali ke kawasan Antasari.

Baca Juga :  Waduh! Dampak Covid-19, 4.109 Pekerja Dirumahkan dan 323 Orang Kena PHK di Kaltim

“Memang suka mabuk dan tidur dipinggir jalan, karena bukan cuman sekali ini kejadiannya,” tegasnya.

Melihay hal yang tak ada kaitannya dengan paranoid masyarakat akan Covid-19 yang semakin menjadi, Udi beserta petugaz berwajib lainnya meminta warga membubarkan diri.

“Kami beri tahu warga ini tidak ada kaitannya dengan covid,” timpalnya.

Hal senada juga diungkapkan warga sekitar bernama Iis. Perempuan berusia 40 tahun yang telah bermukim sejak lima silam ini menyebut kalau pria tak dikenal itu pada Sabtu (2/5/2020) kemarin malam juga sempat terkapar seperti malam ini.

“Kemarin itu banyak polisi di sini, coba sadarkan dia tapo ya begitu saja dianya,” tutur perempuan yang biasa disapa Ibu Iis ini.

Ibu iis juga menyebut, kalau pria itu memang sedikit mengalami gangguan mental. Pasalnya, arah tujuan pria itu tak pernah jelas dan selalu berputar meminta sejumlah uang kepada warga.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Larang Mudik, Sanksi Denda dan Kurungan Bagi Warga yang Melanggar

Jika tak diberi, lanjut Iis, pria itu biasa akan marah. Namun setelah diberi, ia akan langsung pergi dan ketika kembali membawa botolan alkohol kecil yang akan dicampur dengan minuman sasetan. Saat kejadian, iis mengaku masih berada di dalam rumah tanpa mengetahui masa yang mulai berkerumun di dekat kediamannya.

“Saya masih di dalam tadi, ada teman kasih kabar orang kena covid di dekat rumah saya,” kata Iis.

“Begitu keluar sudah ramai. Tapi warga yang ramai itu tidak ada bilang kaitannya dengan covid,” tandasnya.

Kasus pria mabuk ini tentu menambah daftar panjang dari stigma paranoid masyarakat yang semakin menjadi-jadi akibat pandemi. Jika ada seseorang yang tergeletak di pinggir jalan, maka kabar dengan cepat akan menyebar kalau hal tersebut berkaitan dengan pandemi Covid-19 saat ini. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Beredar Kabar Ketua DPRD Kaltim Akan Di-PAW, Makmur HAPK: Belum Tahu Saya

Ragam

Dapat Dukungan Jaringan Santri Balikpapan, Rahmad Mas’ud Percaya Diri Menangi Pilkada

Ragam

Pemprov Kaltim Bantu Kawal Jemaah Umrah yang Gagal ke Arab Saudi

Ragam

Jalan Rusak Kerap Dikeluhkan Warga, AH: Pemerintah Seharusnya Prioritaskan Hasil Reses Terkait Infrastruktur

Ragam

Samarinda Zona Merah Covid-19, Penutupan Pintu Masuk Tunggu Instruksi Dinkes Samarinda

Ragam

RIB Lawan Covid-19 Serahkan Bantuan APD ke Petugas Medis di Bapelkes Samarinda

Ragam

Sekelompok Orang Tak Dikenal Intimidasi Pelatihan Pemantau TPS Paslon 02, Berteriak Kasar hingga Tendang Pintu Rumah

Ragam

Bila 14 Mahasiswa Kaltim di Natuna Kembali ke Bumi Etam, Komisi II Berharap Tidak Ada Tekanan Sosial dari Masyarakat