Home / Ragam

Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:49 WIB

BSSN Bertanggung Jawab Atas Keamanan Data di Aplikasi PeduliLindungi

scan QR code/pikiran-rakyat.com

scan QR code/pikiran-rakyat.com

Kaltimminutes.co – Kebocoran data kembali meresahkan masyarakat tanah air.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya baru-baru ini  publik dihebohkan dengan Situs resmi Pusat Malware Nasional (Pusmanas) milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) diretas.

Menjawab keresahan masyarakat terkait keamanan data pribadi terhadap aplikasi PeduliLindungi , Badan Siber dan Sandi Negara menyatakan bahwa sistem pelacakan kontak PeduliLindungi aman. BSSN bertanggung jawab atas desain keamanan pada sistem PeduliLindungi dan forensik jika diperlukan.

Direktur Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi BSSN, Rinaldy mengatakan bahwa pemerintah akan selalu keamanan data maupun unsur yang terlibat dalam hal itu.

“Target pemerintah jelas, selalu mengedepankan keamanan baik data maupun unsur yang terlibat,” ucap Rinaldy.

Menurut Rinaldy, lembaga tersebut menerapkan tiga pengamanan untuk sistem PeduliLindungi, yaitu pengamanan pada aplikasi, pengamanan pada infrastruktur (termasuk pusat data) dan pengamanan data.

Baca Juga :  KPK Dorong Kantor Pajak Kaltimtara Tagih Piutang Pajak Sektor Pertambangan

Lembaga tersebut mengaplikasikan enkripsi untuk memperkuat keamanan ketika aplikasi PeduliLindungi digunakan. Selain memperkuat keamanan, Rinaldy juga mengingatkan masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial. Masih ada masyarakat yang dengan sengaja membagikan data mereka di media sosial.

Akibatnya, data tersebut digunakan untuk mengakses PeduliLindungi. Beberapa waktu lalu, sertifikat vaksinasi COVID-19 milik Presiden Joko Widodo beredar di media sosial.

Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kesehatan dan BSSN dalam keterangan pers bersama pekan lalu menyatakan nomor induk kependudukan (NIK) Presiden Jokowi didapatkan dari situs Komisi Pemilihan Umum.

Sementara itu, tanggal vaksinasi Presiden Jokowi tersedia pada pemberitaan media massa. Data-data tersebut kemudian digunakan untuk mengakses sertifikat vaksinasi, menggunakan fitur pemeriksaan sertifikat vaksinasi COVID-19 di aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga :  Ada 14 Mahasiswa Kaltim Dikarantina di Natuna, Hasil Evakuasi dari Wuhan

Mengenai hal ini, Rinaldy menyoroti pentingnya literasi masyarakat soal keamanan informasi, termasuk mengenai cara melindungi data pribadi.

Data-data yang diberikan di media sosial misalnya, bisa diambil pihak yang tidak bertanggung jawab, kemudian dikombinasikan dengan data yang diperoleh dari platform lain, untuk mendapatkan informasi tertentu dari orang lain.

Aplikasi PeduLindungi saat ini digunakan untuk pendaftaran vaksinasi COVID-19 dan sertifikat digital tanda sudah mendapatkan vaksinasi.

Di sistem tersebut, terdapat data pribadi pengguna seperti nomor induk kependudukan, nama lengkap, tanggal lahir, nomor ponsel dan alamat email. (*) 

Artikel ini telah tayang di merdeka.com dengan judul ” BSSN Jamin Keamanan Sistem Aplikasi PeduliLindungi”. https://www.merdeka.com/peristiwa/bssn-jamin-keamanan-sistem-aplikasi-pedulilindungi.html

Share :

Berita Terkait

Ragam

Utak-Atik Strategi Tangkal Mudik Jalur Laut di Balikpapan

Ragam

Lakukan OTT di Kaltim, KPK Amankan Bupati Panajam Paser Utara

Ragam

Pria di Samarinda Ditemukan Gantung Diri di Kontrakan, Dikenal Jarang Bergaul ke Warga Sekitar

Ragam

Dituding Jahidin Terkait Intervensi Seleksi Anggota KPID, Seno Aji Beri Tanggapan Begini

Ragam

MUI Samarinda Kritik Surat Edaran Fase Relaksasi Pemkot, Zaini Naim: Jangan Gegabah

Ragam

Pemkab Paser Ajukan Pinjaman Rp 600 Miliar ke Bankaltimtara, Dana Digunakan untuk Bangun Infrastruktur

Ragam

BREAKING NEWS – Update Terbaru, Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah Jadi 3 Orang

Ragam

Tinjau Banjir Jadi Kegiatan Hari Pertama Kerja Hadi Mulyadi