Home / Ragam

Sabtu, 25 April 2020 - 20:18 WIB

Bukan 40 Nakes, Dinkes Bontang Sebut Tenaga Medis yang Hasil Rapid Test Positif Covid-19 Hanya 30 Orang


Kaltimminutes.co, Bontang – Terjadi perbedaan versi data antara Dinas Kesehata (Dinkes) Kaltim dan Dinkes Bontang dalam konferensi pers terkait update corona virus disease, per Sabtu (25/4/2020).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat rilis kasus Covid-19 mengatakan, sebanyak 40 tenaga medis dari Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB) Yabis dan RSUD Taman Husada Bontang, hasil rapid tesnya reaktif (positif) Covid-19.

“Informasi lisan ada 40 dari 2 rumah sakit. Saya masih menunggu laporan tertulisnya dari Dinkes Bontang,” kata Andi.

Sementara data dari Dinkes Bontang, dalam penyampaian Kepala Dinkes Bontang dr. Bahauddin menyampaikan hanya ada 30 tenaga medis yang dikabarkan terpapar Covid-19. Hasil tersebut didapat setelah dilakukan uji rapid tes pada Jum’at (23/4) dan Sabtu (24/4).

Baca Juga :  Data Lengkap dan Riwayat 8 Kasus Covid-19 Baru di Kaltim, Update Per Selasa (28/4/2020)

“Sebanyak 112 nakes mengikuti rapid tes, 30 orang reaktif positif Covid-19 versi tes cepat,” ujarnya.

Dari jumlah 30 tenaga medis tersebut, tak dijelaskan secara rinci data berapa yang ada di RSUD maupun di RSIB Yabis.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. I Made Gusti Suardika membenarkan keterangan data Dinkes Bontang.

“Betul ada 30 seperti yang dikatakan Dinkes Bontang. Cuma mohon maaf, kami tidak bisa beri tahu berapa petugas medis itu daru rumah sakit mana saja,” sebutnya.

Lebih lanjut, 30 petugas medis tersebut telah menjalani isolasi karantina. Mereka difasilitasi dj Hotel Grand Mutiara Bontang selama 2 pekan. Sementara keluarga dan kerabat yang kontak erat dengan 30 petugas medis itu melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. (*)

Baca Juga :  Asik! Kaltim dapat Bantuan APD Lagi dari Pusat, 4 Ribu Cover All dan 20 Ribu Masker

 

Dinkes Kaltim Belum Dapat Data Resmi

Dikonfirmasi terkait perbedaan ada ini, Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, mengebut data 40 nakes positif Covid-19 hasil rapid test, didapat dari laporan lisan Dinkes Bontang.

“Mohon maaf saya tadi menerima info lisan dari petugas surveilans hasil rapid test yang reaktif 40, berbeda dengan konpers Bontang,” ungkap Andi, dihubungi Sabtu malam (25/4/2020).

Agar tidak ada kesimpangsiuran data di masyarakat, Andi meminta media menulis data yang disampaikan Dinkes Bontang. Pasalnya, hingga saat ini Andi mengaku Dinkes Kaltim masih menunggu data tertulis resmi dari Bontang.

“Gunakan resmi yang mereka rilis. Saya tunggu tertulisnya belum disampaikan,” tutupnya. (rkm//)

 

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jalan Lenggang 2 MYC Dibiayai APBD, Nidya Listiyono: Proses Mendadak dan Buru-buru Miliki Risiko Hukum

Ragam

Paripurna Istimewa HUT Prov Kaltim ke-63, Gubernur Tegaskan Untuk Bersinergi Membangun Kalimantan Timur

Ragam

Kasus Covid-19 di Lingkungan ASN, Pemkot Balikpapan Akan Evaluasi Kebijakan WFH

Ragam

[BREAKING NEWS] Kaltim Tambah 5 Kasus Positif Covid-19 Baru, 4 di Antaranya dari Klaster Ijtima Gowa

Ragam

Vaksinasi Massal, Wali Kota Samarinda Jadi yang Pertama Divaksin Covid-19

Ragam

Sempat Menolak dan Melawan Keras, Peserta Ijtima Gowa Asal Bontang Berusia 70 Tahun Ini Akhirnya Mau Diperiksa

Ragam

Ini Cara Menghindari Virus Corona Menurut Dokter RSUD AWS Samarinda

Ragam

Masih Temukan Ada Warga Menerima Bantuan Berlapis, Pemprov Kaltim Tunda Pencairan Bantuan Sosial Dampak Covid-19