Home / Ragam

Senin, 26 Juli 2021 - 15:16 WIB

Cegah Penimbun Alkes dan Obat-obatan, Wali Kota Samarinda Pastikan Tak Ada Perubahan Harga Beli Tabung Oksigen

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara awak media.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara awak media.

Kaltimminutes.co, Samarinda – Puncak Pandemi gelombang 4 di Samarinda memukul banyak sektor, terutama sektor kesehatan.

Kebutuhan masyarakat akan obat dan alat-alat medis meningkat tajam. Begitu pun diikuti dengan harga yang meroket.

Menyikapi hal ini, Wali Kota Samarinda Andi Harun menduga terdapat pihak-pihak yang sengaja memainkan nilai harga kebutuhan medis tersebut.

Ia berencana menggandeng unsur TNI-Polri di Samarinda untuk menelusuri.

“Saya minta bantuan Polresta Samarinda untuk menelusuri. Jangan sampai ada pihak yang bermain di situasi ini. Misalnya, melakukan penimbunan obat dan alat medis,” ujar Andi Harun usai pembahasan perkembangan PPKM mikro, Minggu (25/7/2021) kemarin di Balai Kota.

Baca Juga :  Isu Kudeta Ketua DPRD Kaltim, Ketua Golkar Kaltim Bantah Tegas

Informasi melonjaknya harga dan kelangkaan barang medis saat pandemi ini didapatkan dari laporan di lapangan.

Mantan wakil ketua DPRD Kaltim itu pun menegaskan, lonjakan harga kebutuhan medis harusnya tak boleh terjadi lantaran sektor terkait tetap menyuplai. Seperti satu di antaranya adalah kebutuhan oksigen.

Pemkot Samarinda, kata Andi Harun, akan berkoordinasi dengan perusahaan gas terkait yang mendistribusikan. Salah satunya adalah PT Samator Gas Industri. Itu guna menelaah letak benang kusut terjadinya kelangkaan barang kebutuhan medis tersebut.

Baca Juga :  Update Lahan Bekas AMPI Kaltim, Kejari Samarinda Ungkap Penyelesaian Masih Berjalan

“Kami juga akan memastikan tidak adanya perubahan harga beli tabung oksigen. Pihak berwajib akan menelusuri mengapa terjadi kelangkaan,” imbuhnya.

“Tadi pagi (Minggu 25 Juli 2021) saya bertemu Pak Kapolresta dan Pak Dandim, untuk meminta bantuan ini dimonitor. Dilakukan pemeriksaan, pengecekan, terhadap kemungkinan potensi pihak-pihak tak bertanggung di bermain di masa pandemi,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kebakaran di Lempake Samarinda, Polisi Agendakan Olah TKP

Ragam

Jelang Pencabutan Nomor Urut Paslon, Samarinda Siaga Satu

Ragam

Warga Samarinda yang Bekerja di Tarakan Positif Corona, Kadinkes Samarinda Tegaskan Kasus Impor
Ilustrasi Bankaltimtara/ IST

Ragam

BPD Bank Kaltimtara Digugat Perdata, Miliaran Rupiah Duit Nasabah Diduga Hilang

Ragam

Evaluasi Penerapan e-Parking, Pemkot Samarinda Rencanakan Perubahan Perda

Ragam

Antisipasi Arus Mudik Balik Pasca Hari Raya Idulfitri, Posko Penyekatan Diperpanjang

Ragam

Soal Aksi Represif Aparat ke Pewarta, Jurnalis di Bontang Tagih Kejelasan ke Polres Bontang
Hasanuddin Masud, Ketua Komisi III DPRD Kaltim

Ragam

Soal Dugaan Kasus Cek Kosong, Hasanuddin Masud: Biar Waktu yang Menjawab