Home / Ragam

Rabu, 21 Juli 2021 - 23:38 WIB

Cegah Penularan Covid-19, PKK Buka Penyemprotan Eco Enzyme Seluruh Pasar Tradisional di Samarinda

Simbolis penyemprotan eco enzyme/ IST

Simbolis penyemprotan eco enzyme/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga dinilai efektif untuk mengurangi penularan Covid-19.

Hal ini pun direspon pihak PKK Kota Samarinda yang dikomando Rinda Wahyuni Andi Harun.

Sebagai langkah pencegahan, tak kurang sebanyak 10 kecamatan dan 59 kelurahan di Kota Samarinda, dilakukan penyemprotan disinfektan.

Selain itu, di beberapa wilayah Kota Samarinda juga rutin dilakukan penyemprotan cairan Eco Enzyme.

Sejak Minggu 18 Juli 2021, istri Wali Kota Samarinda itu telah membuka penyemprotan eco enzyme untuk seluruh pasar tradisional yang ada di kota ini.

“Hari Minggu kita mulai dari Pasar Segiri dan Pasar Pagi,” kata Rinda

Baca Juga :  Kasus Dugaan Terjadinya Penyelewengan Dana Hibah  Rp10 Miliar, Sejumlah Pengurus KONI Samarinda Diperiksa Kejaksaan 

Untuk sumber cairan eco enzyme, Rinda mengatakan masih disediakan oleh pihak Buddhist Centre.

Lantaran eco enzyme yang tengah mereka buat baru akan bisa dipanen pada September mendatang.

Ia menyebut, Eco Enzyme memiliki seribu manfaat, karena bersumber dari bahan-bahan alami.

Bahkan Rinda mengatakan dengan hadirnya inovasi Eco Enzyme bisa mengurangi 60 persen sampah organik.

“Jadi bahan untuk membuatnya mudah ditemukan karena setiap hari orang memasak,” terang Rinda.

Oleh sebab itu, dikatakannya untuk sosialisasi cara membuat cairan tersebut telah berlangsung di tiap RT di masing-masing kelurahan.

Baca Juga :  Soal Semburan Lumpur Panas di Lokasi Gempa Pasaman Barat, Begini Penjelasan ESDM

“Antusias masyarakat sangat besar. Bahkan ada yang datang meminta ke kantor PKK kita tapi kita belum panen,” jelasnya.

Dan tentunya melakukan penyemprotan di pasar-pasar karena pasar adalah tempat bertemunya banyak orang.

“Kita ingin perekonomian terus berlangsung, namun kita juga harus menjaga agar penularan virus bisa diminimalisir,” lanjutnya.

Terakhir ia berharap dengan adanya Eco Enzyme bisa mengurangi penyebaran covid-19, juga kasus di Kota Samarinda bisa melandai.

“Walikota juga tidak ada istirahatnya karena terus mengadakan rapat bagaimana agar kasus bisa landai dan kita tidak PPKM Darurat,” tuturnya. (*) 

Share :

Berita Terkait

Ragam

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun, Kenali Ini Efek Sampingnya

Ragam

Jalan Akses ke Muara Badak Rusak, Aliansi Pemuda Cegat Kendaraan Perusahaan Sawit

Ragam

Pasutri Asal Samarinda Melancong di Malang Meski Terkonfirmasi Covid-19, Polresta Layangkan Surat Pemanggilan

Ragam

Soal Harta Kekayaannya Bertambah Rp35 Miliar dalam 3 Tahun, Begini Pejelasan Rektor UI

Ragam

Pemprov Kaltim Terbitkan Surat Ini, DPRD Prediksi Pembahasan APBD-P Akan Berjalan Lambat

Ragam

GAWAT!! Wapres dan Sang Istri Dinyatakan Positif Corona
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty

Ragam

Hotel Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Kebijakan Diatur Pihak Hotel

Ragam

Penyakit Covid-19 Bisa Sembuh Dalam Dua Pekan, Bila Imunitas Tubuh Terjaga