Home / Ragam

Senin, 2 Maret 2020 - 19:53 WIB

COVID 19 Masuk Indonesia, Diskes Perketat Pintu Masuk ke Kaltim

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan RI telah menyampaikan informasi ada dua orang yang ditemukan positif terjangkit COVID 2019. Kedua korban tersebut berasal dari Depok, diduga terjangkit akibat berinteraksi dengan warga negara Jepang yang berkunjung ke Indonesia.

Pemerintah pusat pun mulai meningkatkan kewaspadaan penyebaran virus asal Wuhan, Tiongkok ini.

Isran Noor, Gubernur Kaltim menyampaikan, agar warga tidak panik menghadapi isu corona ini. Sebab, pemerintah pusat telah melakukan penanganan-penanganan terhadap wabah virus di Indonesia. Termasuk kasus dua orang yang positif corona di Depok.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kaltim Tak Konsisten Soal RS Korpri, Warganet Sebut Jadi Senjata Lobi-lobi Dana Aspirasi Dewan

“Semua masih dideteksi oleh Kementerian Kesehatan RI,” kata Isran, saat ditemui di Odah Etam, Senin (2/3/2020).

Isran mengimbau masyarakat, agar menjaga kesehatan, kebugaran, dan kebersihan agar tidak mudah tejangkit virus corona.

“Harus waspada lah, hati-hati. Kepada masyarakat harus sering-sering cuci tangan lima kali sehari semalam,” imbaunya.

Sementara itu, Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, menerangkan pihaknya bersama KKP telah melakukan langkah-langkah antisipasi sesuai prosedur. Ke depan, pihaknya akan memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk Kaltim, sambil menyiapkan sarana prasarana.

Baca Juga :  Kartini Inspirasi Milenial

Andi M. Ishak menerangkan Diskes Kaltim tengah kekurangan alat pelindung diri (APD), sebagai persiapan menghadapi kemungkinan ditemukannya paparan virus corona di Bumi Etam.

Diskes Kaltim tangah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait penambahan APD untuk Kaltim.

“Kami minta ke pusat. Yang sediakan kan pusat. Terutama di kondisi seperti ini, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) siap mengadakan sesuai request Kemenkes. Nah tapi Kemenkes sedang mengumpulkan permintaan dari semua daerah. Kami minta 100 pcs untuk empat rumah sakit yang menjadi rujukan corona di Kaltim,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pulang dari Rusia, 10 Mahasiswa Kaltim Dikarantina di Bali, Hasil Swab Negatif Covid-19

Ragam

BREAKING NEWS – Update Covid-19 di Kaltim,13 April 2020: PDP Tambah 2 Orang, Semuanya dari Klaster Ijtima Gowa

Ragam

Warga Binaan Meninggal Misterius, Polisi Kesulitan Ungkap Kematian Lantaran Keluarga Tolak Lakukan Autopsi

Ragam

Balikpapan Zona Merah Covid-19, Rizal Effendi Larang Mudik dan Transit

Ragam

Bertahap Akhir Mei hingga Juni, Pemprov Kaltim Cairkan Bantuan Sosial Dampak Covid-19 ke Warga

Ragam

Paripurna Pengesahan Rancangan KUPA PPAS Ditunda Lagi, Pemprov Kaltim Disebut Belum Siapkan Dokumen

Ragam

Wali Kota Andi Harun Kembali Lakukan Sidak, Tertibkan Parkir Liar di Pasar Pagi

Ragam

Kunjungi Citra Niaga, Giring Apresiasi Gerakan Anak Muda Tingkatkan Geliat Ekonomi