Home / Ragam

Kamis, 16 April 2020 - 12:21 WIB

Dampak Pandemi Covid-19, Aktivitas Pemanduan Kapal Batu Bara Merosot 50 Persen

___

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi hingga ke Kalimantan Timur, berdampak ke industri pertambangan.

Merosotnya industri ekstraktif ini juga mempengaruhi kegiatan angkutan kapal di lintas Sungai Mahakam juga terkena dampaknya.

Salah satunya kegiatan pemanduan dan assist bagi para kapal tugboat dan ponton batu bara yang hendak melintas. Intensitas pemanduan yang berlangsung bahkan merosot hingga 50 persen.

General Manager (GM) PT Pelindo IV, Suhadi Hamid Aly menerangkan pemanduan mengalami penurunan. Jika sebelum wabah Covid-19 ada 60 – 70 Tugboat yang meminta jasa pemanduan.

Baca Juga :  Dapat Dukungan Jaringan Santri Balikpapan, Rahmad Mas'ud Percaya Diri Menangi Pilkada

Kini, hanya berkisar 30 – 40 Tugboat saja. Meski mengalami penurunan, Hamid menyatakan pemanduan akan tetap berlangsung meski saat ini aktivitasnya terus merosot.

“Karena kami ada service level agreement. Itu artinya pengolongan akan berjalan meski berapa pun jumlahnya, meski di tengah Covid-19 seperti saat ini,” ucap Hamid.

Untuk menanggulangi adanya sebaran wabah, para pemandu wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Jika yang akan dipandu merupakan kapal asing, PT Pelindo IV harus menunggu rekomendasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas II A Samarinda terlebih dahulu. Jika dinyatakan negatif Covid-19, barulah pemanduan dilakukan.

Baca Juga :  Ely Hartati Rasyid Beri Edukasi Warga Desa Kerta Buana Tentang Mitigasi Perubahan Iklim

“Setiap pemandu akan diberikan APD sesuai prosedur, pemandu juga kami berikan vitamin,” terangnya.

Ditanya penyebab turunnya intensitas pemanduan. Hamid menerangkan dikarenakan Negara importir mengurangi jumlah permintaannya. Selain itu, Negara importir seperti China, memberlakukan lockdown.

Secara umum, lanjut Hamid, wabah Covid-19 yang melanda mempengaruhi pelabuhan indonesia. Termasuk kegiatan perairan di PT Pelindo IV.

“Untuk kegiatan pelabuhan secara umum memang mengalami penurunan tapi untuk personel Pelindo IV tetap akan disiagakan sesuai prosedurnya,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Dinkes Sebut Kasus Covid-19 di Samarinda Melandai, Tapi Tetap Waspada

Ragam

Pintu Masuk Darat ke Balikpapan Diperketat, Rapid Test Dilakukan ke Pengendara

Ragam

Belajar Tatap Muka Ditarget Mulai Berlaku di Tahun Ajaran Baru, Vaksinasi Guru Dikejar

Ragam

Satu Orang Dinyatakan Hilang, Diduga Kecelakaan Kapal di Sungai Mahakam

Ragam

Program Bantuan hingga Rp 300 Juta Per RT Dilaksanakan Bertahap, Target Tahap Awal 59 RT

Ragam

Dinsos Balikpapan Targetkan Penyaluran Bantuan Tunai Dilakukan Akhir Agustus

Ragam

Pemkot Samarinda Gelar Pertemuan dengan Pangdam VI Mulawarman dan Kapolda Kaltim, Ini yang Dibahas

Ragam

Ada 14 Mahasiswa Kaltim Dikarantina di Natuna, Hasil Evakuasi dari Wuhan