Home / Ragam

Rabu, 12 Februari 2020 - 21:08 WIB

Dana BOS Bisa Untuk Bayar Gaji Honorer, Ini Pesan Komisi IV DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Mulai tahun ini guru honorer di seluruh Indonesia bisa sedikit tenang atas hak kesejahteraan hidup mereka.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim kini memperbolehkan separuh atau 50 persen dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) digunakan untuk membayar gaji guru honorer.

“Mulai tahun ini, ada kewenangan khusus yang diberikan kepada kepala sekolah dalam pengelolaan dana BOS,” ujar Nadiem dalam peluncuran kebijakan Merdeka Belajar episode III tentang perubahan mekanisme dana BOS di Jakarta, Senin (10/2/2020) dikutip dari Republika.co.id.

Baca Juga :  Tugas Pjs Hanya di Masa Kampanye, Diharap Bantu Jaga Netralitas ASN di Pilkada

Kewenangan tersebut dinilai wakil ketua Komisi II DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid adalah langkah yang tepat dalam mengatasi permasalahan gaji yang sering kali terlambat diterima oleh para guru honorer.

“Yang terpenting kesejahteraan guru honorer terbantukan dulu dengan ditalangi dana BOS itu, jadi mereka tidak menunggu berbulan-bulan merapel gaji para guru honorer,” ujar Ely saat dimintai tanggapan oleh tim redaksi Diksi.co, Rabu (12/2/2020).

Lanjutnya, agar kewenangan yang digagas oleh Mendikbud dapat berjalan dengan baik diperlukan klasifikasi penggunaan yang jelas.

Baca Juga :  Gerindra Kaltim Peduli Korban Banjir Samarinda

“Yang terpenting harus jelas uang itu digunakan untuk apa saja, jangan sampai seperti dulu bentuknya dana gelondongan. Takutnya bisa dijabarkan dalam bentuk macam-macam,” katanya.

Untuk mengawasi pelaksanaan kewenangan tersebut komisi IV DPRD Kaltim siap melaksanakan tugas sebagai fungsi kontrol pengawasan.

“Kami siap menjalan fungsi Dewan, dikhawatirkan akan ada temuan-temuan yang dapat merugikan para guru honorer,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Bantu Korban Banjir di Desa Pampang, Andi Harun Ikut Angkat Karung Beras untuk Warga dari Atas Mobil

Ragam

Kominfo Blokir 622 Website Perdagangan Berjangka, Warga Kaltim Diimbau Jangan Mudah Percaya Rayuan Investasi

Ragam

Update Covid-19 Kaltim: Pasien Positif Tambah 8 Kasus Total 405, Pasien Sembuh Tambah 18 Total 310 Kasus

Ragam

Tenaga Honorer Akan Dihapus, BKD Kaltim Tunggu Arahan Pusat

Ragam

Bertambah Satu Kasus PDP Asal Klaster Gowa, Total PDP Jadi 19 Orang dan 6 Positif

Ragam

Redakan Sakit Telinga, Berikut 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui

Ragam

Belum Ada Kelanjutan Pembahasan RUU Ibu Kota Negara, Isran Noor Beri Komentar Ini

Ragam

Diskes Kaltim Pastikan Satu Pasien Positif Corona di Kaltim