Home / Ragam

Minggu, 22 Maret 2020 - 15:28 WIB

Deteksi Penyebaran Covid-19, Pemprov Kaltim Segera Lakukan Rapid Test

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kaltim telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) pada penyebaran Coronavirus Disease 2019
(Covid-19). Di Kaltim, saat ini telah ditemukan sembilan pasien yang telah dinyatakan positif Covid-19.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Provinsi Kaltim akan menggelar rapid test (tes cepat), guna mendeteksi penyebaran virus asal Wuhan ini di Bumi Etam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim mengatakan pelaksanaan rapid test diutamakan kepada daerah yang penularan Covid-19 cukup besar, dan rapid test tersebut dilakukan untuk screening (menyaring), bukan untuk memastikan positif atau negatif seseorang pada kasus Covid-19.

Baca Juga :  Kasus Pasien Covid-19 Sembuh Mengalami Peningkatan Pesat, Bertambah 11 Kasus Terbesar dari Balikpapan 9 Pasien Sembuh

“Tes rapid corona nanti baru tahap screening saja, bukan untuk deteksi atau diagnosis pasti orang yang bersangkutan positif atau tidak kena Covid-19,” kata Andi.

Screening yang dilakukan untuk masyarakat yang dekat dengan seseorang atau pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Misalnya dalam satu keluarga ada seorang yang positif Covid-19, maka anggota keluarga lainnya lah dilakukan screening,” tandasnya.

Ditambahkan, screening juga tidak serta merta kalau dilakukan negatif maka dia bebas, belum tentu.

Baca Juga :  Dinkes Kaltim Pantau Ketat Pasien Positif Covid-19 yang Rawat Anaknya di Rumah, Ketiga Anaknya Akan Diuji Swab

“Screening ini kan mendeteksi terhadap serelogi imun yang sudah terbentuk, dan hal itu tidak bisa dilakukan bagi orang yang baru terinfeksi, perlu beberapa waktu dulu, begitu juga kalau positif harus dilanjutkan uji laboratorium,” tandasnya.

Menurutnya screening yang akan dilakukan untuk menjaring sebanyak-banyaknya orang dalam pemantauan (ODP), yang mungkin sudah tertular tapi belum menunjukkan gejala.

“Saat ini, kami masih menunggu alatnya dari pusat, walaupun demikian kita minta kepada seluruh lapisan masyarakat Kaltim agar social distancing diperketat, serta melakukan pola hidup sehat,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Tinggal Menunggu Desain Utama Pengerjaan, Penanganan Jangka Panjang Jembatan Mahkota II Akan Segera Dimulai

Ragam

Pemprov Kaltim Lakukan Audit Internal dan Eksternal Kepada 8 Perusda

Ragam

Duh!! di Balikpapan Satgas Temukan Resepsi Pernikahan dengan Salah Satu Mempelai Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ragam

Rektor Unmul Sambut Positif Rencana Kampus Merdeka Ala Nadiem Makarim

Ragam

RSUD Abdul Wahab Sjahranie Siapkan Ruang Isolasi, Antisipasi Kondisi Darurat Virus Corona di Kaltim

Ragam

Banyak Tambang Ilegal di Kaltim, Isran Noor Akui Tak Lagi Punya Kewenangan

Ragam

Hari ke-7 Pencarian Balita Raffa Yang Tenggelam di SKM, Tim SAR Hentikan Proses Pencarian

Ragam

Saat Pelantikan Kepala Daerah, Isran Tegaskan Bupati/Wali Kota Bukan Bawahan Gubernur, Boleh Berikan Kritik