Home / Ragam

Minggu, 8 Maret 2020 - 18:41 WIB

Dianggap Membahayakan, Relawan Evakuasi Sarang Lebah di Pagar Jembatan Mahakam 4

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Sejumlah petugas Balakarcana bersama relawan Samarinda, pada Minggu (8/3/2020), sekitar pukul 15.00 Wita, berkumpul di Jembatan Mahakam IV Samarinda. Mereka membakar ban bekas guna guna mengusir ribuan lebah yang hendak bersarang pada pagar pembatas sisi kanan, jalur motor Jembatan Mahakam IV.

Meski belum sampai pada tahap berbahaya, namun ribuan lebah ini sudah cukup mengkhawatirkan. Lantaran, beberapa pengemudi motor yang melintas sore tadi menjadi korban serangan lebah tersebut.

Tidak ingin sampai adanya korban. Petugas balakarcana dan relawan ini langsung berinisiatif untuk melakukan penanganan, agar ribuan lebah itu tak sampai membuat sarang permanen di tubuh Jembatan Mahakam IV.

Dijelaskan Tri Cahyo (23) seorang petugas Balakarcana yang dijumpai awak media, pada malam tadi ia memang telah melihat adanya sekumpulan lebah, namun jumlahnya belum sebanyak sore tadi.

Baca Juga :  Ibadah Natal, Warga Dilarang Berkumpul Orang Banyak di Tempat Ibadah

“Jam 12 tadi saya lewat sini lagi (Jembatan Mahakam IV) tambah banyak,” jelas Cahyo saat dijumpai usai proses pembersihan.

Cahyo sendiri diketahui memang bermukim di Jalan Bung Tomo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang yang membuatnya tiap hari harus melintas Jembatan Mahakam IV.

“Jam 3 tadi saya lewat lagi dan saat itu ada beberapa pengendara yang kena sengat,” imbuhnya.

Melihat pengendara menjadi korban sengatan, Cahyo pun langsung berinisiatif meminta agar pengendara tersebut tetap melanjutkan perjalanannya dan jangan sampai setop di pertengahan jalan.

Setelah melihat kondisi ribuan lebah yang semakin mengkhawatirkan tersebut, Cahyo segera bergegas melaporkan hal itu kepada rekan Balakarcana dan relawan lainnya. Tak berselang lama, belasan petugas tiba di lokasi. Jalur menuju segmen Samarinda Seberang ditutup selama proses pembersihan.

“Pertama kami bakar piring telor untuk mengusir, tapi tidak mempan,” timpal Iwan seorang petugas Balakarcana lainnya.

Baca Juga :  Heboh Kabar Dirut RSUD AWS Meninggal Akibat Covid-19, dr David Beri Sanggahan

Lebih jauh dijelaskan Iwan, saat itu tumpukan lebah yang berkerumun diperkirakan mencapai panjang satu meter dan membentang ke bawah, sekira 30 sentimeter. Karena upaya pertama tidak mempan, Iwan bersama rekannya yang lain akhirnya membakar dalaman ban bekas sebanyak empat buat di empat titik berbeda.

“Setelah itu baru mereka (kerumunan lebah) mulai bubar,” imbuhnya.

Namun ribuan lebah itu tak serta-merta langsung bubar begitu saja, dan sebagian besar di antaranya masih terbang mengitari lokasi kejadian.

“Kami sambil semprot pakai baygon, baru mereka betul-betul bubar,” tambahnya.

Sampai berita ini diturunkan, terpantau kalau ribuan lebah tersebut sudah tidak lagi berkerumun di badan jembatan. Dan perlahan arus lalu lintas kembali normal di kawasan tersebut. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kuatkan Kedaulatan Indonesia di Perbatasan, BPN Kaltimtara Akan Terbitkan 130 Sertifikat Tanah

Ragam

Tes Massal Covid-19 Samarinda Belum Bisa Dilakukan, Dinkes Berdalih Stok Rapid Test Kurang

Ragam

Kinerja Perusda Dianggap Kurang Maksimal, Komisi II DPRD Kaltim Usulkan Pembentukan Pansus

Ragam

Mangkrak 13 Tahun, Proyek Bendungan Marangkayu Disebut Pemprov Telah Diserahkan ke Pemerintah Pusat

Ragam

Kasus Covid-19 Samarinda Stabil, Dinkes Berharap Tak Ada Penularan di Proses Pilkada, Warga Diimbau Tetap Jaga Jarak

Ragam

[BREAKING NEWS] Beredar Informasi Pasien Positif Covid-19 di PPU Bertambah 7 Orang, Total 11 Kasus Positif

Ragam

Dinkes Sebut Kasus Covid-19 di Samarinda Melandai, Tapi Tetap Waspada

Ragam

Pokir Dewan Diduga Jadi Lahan Belah Semangka, Sabani: Usulan Pokir Masuk APBD Sudah Sesuai Aturan