Home / Ragam

Rabu, 1 September 2021 - 20:34 WIB

Didampingi Andi Harun, Perumdam Tirta Kencana Samarinda Tandantangi MoU Kerjasama dengan Perusahaan Korsel

Wali Kota Samarinda Andi Harun di didampingi Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin saat menyaksikan penandatanganan MoU kerjasama, Rabu (1/9/2021).

Wali Kota Samarinda Andi Harun di didampingi Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin saat menyaksikan penandatanganan MoU kerjasama, Rabu (1/9/2021).

Kaltimminutes.co, Samarinda – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda lakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. STM Tunggal Jaya, Rabu (1/9/2021) di kantor PDAM Jalan Cendana.

Penandatanganan MoU ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun didampingi Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin.

Andi Harun menyampaikan, saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menerapkan kebijakan fiskal.

Tujuannya tersebut untuk mengendalikan kondisi perekonomian dengan menitik tekankan pada pengendalian anggaran pendapatan (penerimaan) dan anggaran pembelanjaan (pengeluaran) pemerintah.

“Sebab itu dibutuhkan inovasi. Dan inovasi yang kita jajaki dalam rangka untuk membiayai pembangunan adalah dengan kerjasama,” ujar Andi Harun saat diwawancara awak media usai penandatanganan MoU.

Progres kerjasama dengan pihak ketiga asal Korea Selatan saat ini dinilai Andi Harun berjalan baik. Ditandai dengan dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman.

Orang nomor satu Kota Samarinda ini optimis dengan teknologi modern yang dimiliki PT STM Tunggal Jaya dapat mendorong percepatan pembangunan.

Baca Juga :  Asus Kantongi 2 Sertifikat TKDN Ponsel Baru

“Karena ini perusahaan dari Korea, salah satu teknologi yang akan dia gunakan dalam proyek ini sebagiannya adalah teknologi modern,” katanya.

Jika tidak ada kendala, progres kerjasama akan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama. Direncanakan akan dilaksanakan paling lambat di Bulan Desember 2021.

“Direncanakan proyek jika tidak ada kendala maka 6 bulan pertama setelah peletakan batu pertama sudah bisa beroperasi,” jelasnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim ini berharap pembangunan IPA Cendana yang direncanakan dapat memberi dampak positif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Samarinda.

“Harapannya bisa bermanfaat untuk masyarakat. Setelah ini, nanti ada perjanjian kerjasama, di sana nanti akan ada disepakati tarif dan sebagainya yang bersifat teknis. Termasuk nilai investasinya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, perusahaan daerah air minum (PDAM) Samarinda berencana membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di kawasan Jalan Cendana, Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Sungai Kunjang.

Pembangunan IPA baru tersebut direncanakan akan menggandeng investor asing asal Korea Selatan dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga :  Kemenag Bontang Buka Kembali Pendaftaran Nikah, Tapi Tidak Melayani Akad

Hal disampaikan langsung Direktur Teknik PDAM Tirta Kencana Ali Rachman usai rapat bersama Pemerintah Kota Samarinda, Selasa (31/8/2021).

Ali sapaannya menyampaikan, investor akan membangun IPA Cendana 3 dengan kapasitas penyaluran air sebanyak 200 liter per detik.

“Airnya akan menyuplai mulai dari jalan Cendana, Antasari, Juanda sampai reservoar pembangunan,” ujar Ali saat diwawancara awak media.

“Dari reservoar pembangunan nanti langsung menuju M. Yamin, Pramuka dan seterusnya. Karena tau sendiri selama ini yang di jalan Pramuka dan Perjuangan selama ini airnya sulit,” sambungnya.

Lokasi pembangunan IPA Cendana 3 berada di kawasan jalan Cendana dengan luas lahan lebih kurang 2 hektar.

“Lahan ini milik PDAM. Jadi kita sudah siapkan,” imbuhnya.

Ditanya terkait jangka waktu kerjasama dan jumlah investasi yang masuk dari perusahaan Korea Selatan, Ali belum dapat memastikan.

“Mungkin bisa sampai Rp 70 miliar dengan jangka waktu kerjasama biasa minimal 10 tahun atau 20 tahun,” terangnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Belajar Panah, Anjuran Rasul Hingga Persiapan Akhir Zaman

Politik

Andi Harun Kerap Sampaikan Program Disertai dengan Candaan dalam Kunjungannya ke Masyarakat

Ragam

Kejang-kejang Dikira Gejala Covid-19, Ternyata Enam Anjal Lagi Pesta Lem di Kolong Jembatan

Ragam

Tenaga Honorer Akan Dihapus, BKD Kaltim Tunggu Arahan Pusat

Ragam

Usai Terima Surat Usulan Pergantian Sebagai Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK Menggugat ke Mahkamah Partai

Ragam

Gelar Rapat Tertutup, Pemprov Kaltim Tak Miliki Anggaran Pengadaan APD untuk Hadapi Corona

Ragam

Kloter Pertama 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Indonesia, Kaltim Berharap Dapat Jatah

Ragam

Pemprov Kaltim Tak Perpanjang IUP Habis di IKN, Fokus di Wilayah Inti Ibu Kota