Home / Ragam

Selasa, 11 Februari 2020 - 20:58 WIB

Dilarang Lakukan Mutasi Jelang Pilwalil, Pemkot Samarinda Akan Tinjau Ulang Pelantikan 15 Kepsek

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pelantikan 15 Kepala Sekolah (Kepsek) di Samarinda yang dilantik Wali Kota yang diwakili Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin, pada Rabu (5/2/2020) lalu menimbulkan pertanyaan bagi beberapa kalangan.

Pasalnya, pelantikan 15 Kepsek itu berdekatan dengan agenda Pilkada serentak 2020 yang akan mulai tahapan pencoblosan pada September 2020 mendatang.

Menurut aturan dan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada tanggal 21 Januari 2020 Nomor 273/487/SJ tentang penegasan dan penjelasan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, menjabarkan bahwa pemerintah tidak boleh lakukan mutasi pejabat baik itu jabatan struktural maupun fungsional atau tambahan.

Hal itu disebutkan pada Pasal 71 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 bahwa Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati awat Wakil Bupati dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan calon sampai dengan akhir masa jabatan. Kecuali, mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Meroket Tajam di Kaltim, Bupati dan Wali Kota Diminta Lakukan Pembatasan Kegiatan Warga di Tempat Umum

Kemudian dalam surat edaran dipertegas pula pada angka 3 poin (b), pejabat sebagaimana yang dimaksud Pasal 71 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 terdiri dari pejabat fungsional yang diberi tugas tambahan memimpin satuan/unit meliputi Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas.

Atas dasar surat edaran itu, Sekkot Samarinda, Sugeng Chairudin mengakui bahwa dari 15 Kepsek yang dilantiknya hari itu, sebagiannya adalah mutasi. Namun, katanya kini pihak Pemkot meninjau ulang sambil mengurus perizinan ke Mendagri.

“Iya itu kemarin benar saya mengukuhkan, tetapi nanti akan ditinjau ulang. Kemudian kami meminta izin dari Mendagri,” kata Sugeng saat dikonfirmasi melalui via telepon, Selasa (11/2/2020).

Terkait kapan proses pengurusan Surat Keputusan (SK) pelantikan 15 Kepsek yang dilantiknya itu, kata Sugeng itu sudah diurus sebelum peraturan Mendagri terbit.

“Sebelum ada peraturan itu,” ungkap Sugeng.

Sementara itu di hari yang sama, wartawan Diksi.co mengkonfirmasi Kepala Bidang Perencanaan dan Promosi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Samarinda, Sofyan Adi. Ia mengatakan proses SK 15 Kepsek itu sudah diurus Dinas Pendidikan ke BKPPD hingga Januari 2020.

Baca Juga :  Berkerumun Demi Barang Belanjaan, Pengunjung Mall Ini Cemas, Setelah Salah Satu Pegawai Mall Positif Covid-19

“Kalau SK itu sebenarnya Dinas Pendidikan langsung ke Walikota. Tapi sebelum SK itu dibuat mereka konfirmasi ke kami, karena kami yang verifikasi guru itu. Sudah oke dari kami baru mereka urus SK-nya ke pak Wali,” Kata Sofyan Adi.

“Sebelum tiga hari pelantikan itu mereka konfirmasi ulang lagi,” lanjut Sofyan.

Di lain pihak, Bawaslu Samarinda pun sebelumnya sudah menyampaikan bahwa tak boleh ada mutasi dalam jangka waktu sejak 8 Januari 2020.

Ini berkaitan dengan  UU No 10 Th 2016 Pasal 71.

“Itu sudah berlaku dari 8 Januari lalu, setelah itu tidak boleh (mutasi),” kata Komisioner Bawaslu Samarinda, Jumat (7/2/2020). (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Semua Survei Pilwali Samarinda, Andi Harun-Rusmadi Unggul dari Pesaingnya

Ragam

Dua OPD Pemkot Samarinda Raih Penghargaan Pelayanan Publik, Andi Harun: Saya Hanya Mewakilkan, Terima Kasih Syaharie Jaang

Ragam

Bakti Untuk Negeri, Bikers Brotherhood 1% MC Sumbang APD ke Sejumlah Rumah Sakit di Kaltim

Ragam

Bikin Ngakak, Ini Cara Unik Warga Singgung Pemerintah Karena Tak Dapat Bantuan Sembako, Berikut Videonya

Ragam

Proyek MYC Diusulkan di Banggar, Terkesan TIba-tiba dan Dipaksakan

Ragam

Kasus Long Covid Ditemukan di Balikpapan, Pasien Keluhkan Sesak Nafas

Ragam

KKP APT Pranoto Benarkan Ada 6 Orang Diduga Terjangkit Virus Corona Diperiksa di APT Pranoto, Bagaimana Hasilnya??

Ragam

Dugaan Kasus Ambruknya Hanggar Bandara APT Pranoto, Kejati Kaltim Siap Panggil Mantan Kadishub