Home / Ragam

Kamis, 12 Maret 2020 - 20:44 WIB

Dinas Kesehatan Samarinda Pantau Ketat 15 Orang Terkait Covid-2019

Kaltimminutes.co, Samarinda – Beredar postingan dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Samarinda, yang berisi infografis peta dugaan penyebaran corona di Samarinda.

Dalam infografis tersebut ada 15 orang yang tersebar di 10 kecamatan Samarinda, dalam pemantauan Covid-2019.

Mereka diketahui dalam pemantauan Dinas Kesehatan Samarinda.

Kepala Diskominfo Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, mengaku baru mengetahui informasi tersebut. Meski begitu, Aji membenarkan Diskominfo telah merilis data pemantauan Covid-19. Data tersebut bersumber dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan beberapa sumber lain.

“Iya kebetulan dari DKK, yang dari 112 ada 6, sisanya itu dari DKK, puskesmas dan dari sumber lain,” ungkapnya, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (12/3/2020) malam.

Infografis dari Diskominfo Samarinda

Diskominfo hanya diminta membuat infografis berdasarkan data yang di rilis oleh DKK. Namun secara teknis pihaknya tidak mengetahui secara pasti seperti apa sumber data itu diperoleh.

Baca Juga :  Dinas Pertanahan Diusulkan Dibubarkan, Wali Kota Ungkap Harus Didasari Kajian Teknis

Aji menegaskan, Diskominfo hanya berperan sebagai published. “Sumber datanya dari DKK, Diskominfo cuma published saja,” tegasnya.

Selain itu, ia menyanyangkan dalam menyebarkan informasi pihaknya tidak mencantumkan dari mana sumber data diperolah.

“Itu tidak dicantumkan di bagian bawahnya dari DKK, seolah-olah dari Diskominfo itu mengumumkan, tadi juga saya tegur anak-anak, agar tidak langsung mengeluarkan tapi tidak menyebutkan sumber datanya dari mana,” jelasnya.

Baca Juga :  Beberapa Masjid di Bontang Masih Lakukan Salat Berjamaah, Ini Kata Kemenag Kota Taman

“Jadi gini, kalau menurut saya tidak usah terlalu dibesar-besarkan, itu kan baru pemantauan belum positif Covid-19, jadi tidak perlu dikhawatirkan,” imbaunya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Samarinda dr. Osa Rafshodia membenarkan hal tersebut.

“Benar. Orang itu baru dalam pemantauan jadi bukan terdiagnosa corona, cuma betul,” ucapnya.

dr Osa membenarkan jumlah orang yang tengah dipantau ada 15 orang. “Tetapi tidak ada isolasi dan tidak ada kenaikan status,.” timpalnya.

Ia juga menyatakan bahwa status dari ke 15 orang tersebut bisa disebut negatif “Iya bisa dibilang begitu, karena dari informasi itu pasti ditulis,” pungkas Osa. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Syaharie Jaang Sambut Mahasiswa Samarinda dari Wuhan

Ragam

[WARTAMERTA] Pria Berjaket Ojol Ditemukan Kejang-kejang di Jalan Aminah Syukur, Ternyata Miliki Riwayat Ayan

Ragam

Diduga Sopir Mengantuk, Bus Transjakarta Mengalami Kecelakaan

Ragam

Wagub Hadi Sampaikan ASN Hadir Kampanye Paslon Diperbolehkan, Tapi..

Ragam

Melalui Rapat Kabinet, Jokowi Ambil Keputusan Larang Salat Idulfitri Berjamaah di Masjid dan Lapangan

Ragam

Beri Solusi Atasi Persoalan Parkir Truk, Andi Harun Minta Pertamina Alihkan Suplai Solar Subsidi ke SPBU Pinggiran Kota

Ragam

Bantu Warga yang Terdampak Langsung Covid-19, Safaruddin Salurkan Ribuan Paket Sembako

Ragam

Pemkot Samarinda Gelar Rapat Lanjutan Rencana Relokasi Pasar Dayak, Bahas Teknis Pembangunan Berbasis Sosioteknologi