Home / Ragam

Senin, 23 Maret 2020 - 17:39 WIB

Dinkes Kaltim Segera Lakukan Rapid Test, Tunggu Distiribusi Kit Dari Pusat

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Sebanyak 150 ribu kit rapid tes deteksi Covid-19 siap didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia, sejak Senin (23/3/2020). Selain kit rapid test, 100 ribu alat pelindung diri (APD) juga siap didistribusikan pusat.

Juru bicara Republik Indonesia terkait penanganan virus corona, Achmad Yurianto, menerangkan kit rapid test dan APD ini didatangkan dari Tiongkok, guna memenuhi kebutuhan Indonesia, guna penanganan penyebaran Covid-19.

Nantinya, rapid test akan dilakukan pada kelompok-kelompok yang beresiko tertular virus asal Wuhan ini.

“Sebar ke tanah air, sesuai dengan faktor pengelompokan risiko. Sesuai dengan jumlah pasien positif yang dirawa di rumah sakit suatu daerah,” kata Yurianto, dalam rilis di Jakarta.

Baca Juga :  Jelang Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Balikpapan, Para Guru Lakukan Rapid Test

Pemerintah RI menargetkan akan menyediakan sekitar satu juta kit rapid test, yang akan disebar ke seluruh daerah di Indonesia.

Terkait pelaksanaan tes cepat deteksi corona ini, Yuri menjelaskan akan dilakukan sesegera mungkin.

Sementara itu, Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, menyampaikan pihaknya belum mengetahui apakah Kaltim akan mendapat jatah kit rapid test, guna melakukan deteksi penyebaran Covid-19 di Kaltim.

“Kami masih tunggu informasi dari pusat,” kata Andi M Ishak, dikonfirmasi Senin (23/3/2020).

Baca Juga :  Dokumen Berisi Daftar Diduga 14 Warga Kaltim di Natuna Tersebar di Grup WhatsApp

Andi Ishak menegaskan, dengan kondisi Kaltim yang diketahui telah ada 9 pasien positif corona. Pemerintah pusat pasti akan mendistribusikan rapid test ke Kaltim. Namun terkait jumlahnya, Andi mengaku belum mendapat informasi dari pusat.

“Jumlah dapat berapa belum tahu. Kami terus komunikasikan,” jelasnya.

Menurutnya, rapid test tahap awal ini akan menyasar daerah dengan penyebaran virus dalam jumlah besar. Kaltim akan menunggu giliran mendapatkan rapid test dan APD dari pusat.

“Rapid test diprioritaskan yang banyak dulu. Seperti Jakarta dan Jabar,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Dampak Pandemi Covid-19, Aktivitas Pemanduan Kapal Batu Bara Merosot 50 Persen

Ragam

Tarik Ulur 2 MYC Usulan Pemprov, Sabani Tegaskan Tak Berkaitan dengan Pilkada

Ragam

Politik Santun, Andi Harun Puji Lawan Politik di Pilwali Samarinda, Sebut Barkati Kesatria Politik

Ragam

Update Covid-19 Kaltim Per 22 Mei 2020: Tambahan 5 Kasus Positif, dari Kubar, Kukar dan Kutim, 3 Kasus Diduga Satu Keluarga

Ragam

Diminta Dipercepat, Pemkot Samarinda Bakal Lakukan Vaksinasi Massal di 14 – 15 Juni Mendatang

Ragam

Fokus Tangani Lubang Jalan dan Pengendalian Banjir, BBPJN Kaltim Perbaiki Poros Samarinda-Bontang

Ragam

[BREAKING NEWS] – Baru Satu Hari Dirawat, PDP di RS Dirgahayu Samarinda Meninggal Dunia, Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19

Ragam

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona di Kaltim Diduga Terjangkit Usai Kontak Dengan Pasien Corona Meninggal Dunia di Solo