Home / Ragam

Jumat, 27 Maret 2020 - 20:28 WIB

Disdik Kaltim Perpanjang Masa Belajar di Sekolah Hingga Situasi Aman dari Wabah Covid-19

Anwar Sanusi, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim

Anwar Sanusi, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim, memperpanjang masa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dari 16 Maret hingga waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran, bernomor 421.6/2243/Disdikbud.la/2020, tentang Penyesuaian Waktu KBM di Rumah, tertanggal 27 Maret 2020. Edaran ini diperuntukan bagi siswa SMA/SMK sederajat.

Dalam edaran tersebut, KMB akan dilakukan dari tanggal 16 Maret 2020, sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut atau situasi dinyatakan telah aman dari penyebaran Covid-19.

“Sampai kapan, ya sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Info dari gubernuran begitu. Ya, kami nurut. Kami ini kan anaknya gubernur, jadi ya nurut,” kata Anwar Sanusi, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, dihubungi via telepon, Jumat (27/3/2020).

Baca Juga :  Per Hari Ini, Warga Terdampak Banjir di Samarinda, dengan Kondisi Darurat Akan dapat Perawatan Medis Gratis

Anwar menjelaskan bahwa para siswa masih belajar di rumah dengan metode belajar daring (online) atau guru dapat memberi tugas dan bahan belajar ke siswa selama KBM di rumah.

“Senin besok tidak ada yang turun. Pokoknya masih di rumah masing-masing. Belum ada instruksi masuk. Metode belajar masih sama pakai daring, bisa pakai WA, yang tidak bisa yang penting dikasih tahu saja, dikasih tugas. UN juga dibatalkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Rusak Kerap Dikeluhkan Warga, AH: Pemerintah Seharusnya Prioritaskan Hasil Reses Terkait Infrastruktur

Surat edaran ini telah disampaikan ke tiap sekolah untuk dijalankan, melalui dinas pendidikan kabupaten/kota di Kaltim.

“Edaran sudah disampaikan ke tiap sekolah melalui dinas pendidikan kabupaten/kota,” tegasnya.

Terkait mekanisme kelulusan siswa, Anwar menerangkan hal tersebut menjadi wewenang dari sekolah bersangkutan untuk membuat formulasi kelulusan para siswa.

“Kelulusan sekolah masing-masing yang menentukan, bukan dinas,” tutupnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

BPSDM Kaltim Gelar Tes Swab Massal, Cegah Penularan Covid-19 di Perkantoran Pemerintah

Ragam

2 Bulan Lebih Terpapar Corona, Mahakam Ulu Akhirnya Nol Kasus Covid-19

Ragam

Tak Terapkan Lockdown, Jokowi Malah Pilih Tetapkan PSBB untuk Atasi Penyebaran Covid-19

Ragam

Kloter Pertama 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Indonesia, Kaltim Berharap Dapat Jatah

Ragam

Kabar Gembira, Insentif Ketua RT di Samarinda Akan Segera Cair, Ini Nominalnya

Ragam

Masuk Tahap Lelang, Pembangunan SMP di Balikpapan Barat Diperkirakan Selesai Tahun 2023

Ragam

Mampu Uji 184 Sampel Swab Per Hari, PCR Labkesda Kaltim Akhirnya Difungsikan, Sampel Kaltim Tak Lagi Dikirim ke Surabaya

Ragam

Alhamdullilah!! Ada Penambahan 1 Pasien Sembuh Covid-19 di Samarinda, Pelaku Perjalanan Depok dan Jakarta