Home / Ragam

Kamis, 17 Februari 2022 - 14:59 WIB

Diusulkan Jadi Penerima Nobel Perdamaian, Muhammadiyah Angkat Bicara

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti (Sumber foto: Pontas.id)

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti (Sumber foto: Pontas.id)

Kaltimminutes.co – Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan mengusulkan NU Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah meraih Nobel Perdamaian pada tahun 2022 atau 2023 mendatang.

Terkait hal ini, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) Abdul Mu’ti beri tanggapan.

Abdul Mu’ti mengatakan NU-Muhammadiyah juga sudah berembuk dan menyiapkan tim sebagai persiapan hal tersebut.

Abdul Mu’ti juga mendukung serta mengapresiasi langkah yang dilakukan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Kami mengapresiasi inisiatif Pak Muhaimin Iskandar. Di Muhammadiyah dan NU juga sudah dibentuk tim penyiapan,” kata Mu’ti dilansir dari Kompas.com, Rabu (16/2/2022).

Abdul Mu’ti lantas menjelaskan, pada tahun lalu yakni 2021, Muhammadiyah dan NU sudah diusulkan untuk mendapatkan hadiah Nobel namun ternyata gagal.

Baca Juga :  Fokus Terpecah Tangani Covid-19 dan Banjir, Kodim 0901 dan Polresta Samarinda Kesulitan Lakukan Penanganan

“Tahun ini, Muhammadiyah dan NU diusulkan kembali untuk mendapatkan hadiah Nobel oleh beberapa pihak,” ujarnya.

Lebih lanjut Abdul Mu’ti membeberkan ada pihak lain selaian Muhaimin yang mengusulkan yang mengusulkan kedua ormas ini agar mendapatkan Nobel Perdamaian.

Pihak-pihak tersebut antara lain KBRI Norwegia, mantan Presiden Timor Leste Ramos Horta, dan beberapa tokoh lainnya.

Sementara itu, Mu’ti menegaskan, Muhammadiyah akan maksimal agar mendapatkan hadiah Nobel pada tahun ini. Hal itu dipersiapkan oleh tim yang dibentuk Muhammadiyah dan NU.

“Tim penyiapan ini mempersiapkan dokumen dan memperbaiki argumen-argumen yang tahun lalu mungkin kurang kuat,” katanya.

Baca Juga :  Ketimbang Menyakiti Perasaan Publik, Megawati Diminta untuk Tak Berkomentar Soal Minyak Goreng

Sebelumnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan akan mengajukan nobel perdamaian untuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah kepada panitia nominasi nobel di Norwegia.

Wakil Ketua DPR itu menilai Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah layak mendapatkan nobel perdamaian karena kerap terlibat dalam forum-forum perdamaian internasional.

“Pertama, saya mengajukan nobel perdamaian untuk NU dan Muhammadiyah hari ini secara resmi, bahwa untuk tahun ini secara resmi, akan mengajukan NU dan Muhammadiyah untuk sebagai dua lembaga resmi yang organisasi sangat besar untuk bisa menerima hadiah nobel,” ucap Muhaimin Iskandar, Rabu (16/2/2022).

(*)

 

Share :

Berita Terkait

Ragam

Angka Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meningkat di Balikpapan, Dinkes Wanti-Wanti Perjalanan Luar Kota

Ragam

Dukung Putin Datang di KTT G20, China Sebut Tak Ada Negara Lain yang Berhak untuk Menghentikannya

Ragam

Diskusi Virtual KAMI Kaltim, Bagaimana Memaksimalkan Peran Milenial Saat Pandemi Covid-19

Ragam

Ini 5 Fitur Keren Whatsapp yang Jarang Diketahui Orang, Patut untuk Dicoba

Ragam

Moeldoko Ditolak Massa Aksi Kamisan, Ini Alasannya

Ragam

Data Lengkap dan Riwayat 8 Kasus Covid-19 Baru di Kaltim, Update Per Selasa (28/4/2020)

Ragam

Soal Penyataan Jaksa Agung Terkait Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Perlu Diproses Hukum, Ini Tanggapan Keras KPK

Ragam

Hendak Masuk Kaltim, Wajib Miliki Keterangan Negatif Covid-19 Hasil Tes PCR