Home / Ragam

Jumat, 14 Februari 2020 - 22:54 WIB

Dokumen Berisi Daftar Diduga 14 Warga Kaltim di Natuna Tersebar di Grup WhatsApp

Kaltimminutes.co, Samarinda – 14 warga Kaltim yang saat ini menjalani masa observasi di Natuna usai dievaluasi dari Wuhan, Cina akan dipulangkan ke daerah asal pada Sabtu (15/2/2020). Mereka tergabung dalam 238 WNI yang menjalani masa observasi selama dua pekan di Natuna.

Syafranuddin, Kepala Biro Humas Setprov Kaltim menerangkan, pemprov tidak ada persiapan khusus untuk menjemput ke 14 warga Kaltim tersebut. Pihak pemprov menyerahkan seluruh proses pemulangan warga ke pemerintah pusat, melalui kementerian terkait.

“Iya, besok pulang mereka, tidak ada persiapan khusus. Nanti diakomodasi oleh pusat,” kata Ivan, sapaan akrabnya, Jumat (14/2/2020).

Dikonfirmasi terkait moda transfortasi dan lewat kota mana, ke 14 warga akan pulang, Ivan menyatakan tidak mengetahui secara detail proses pemulangan tersebut. Dari informasi yang ia dapat, setelah dari Natuna, WNI yang menjalani observasi akan menuju Jakarta, Bandara Halim Perdana Kusuma. Setelah itu, barulah mereka akan dipulangkan ke daerah asal.

“Ya masing-masing, ada yang mungkin Samarinda ada yang anu. Nda tahu, tiket pesawatnya. Tapi yang jelas, mereka dari Natuna ke Halim, setelah itu ke mana kami belum tahu,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinkes Kaltim Sebut Hasil Rapid Test 55 Orang Terafiliasi Ijtima Gowa Terdata Reaktif Covid-19

Pemprov Kaltim diketahui juga tidak melakukan penjemputan di bandara, baik di Balikpapan, maupun Samarinda. Setelah sampai di Kaltim, 14 orang akan langsung dijemput oleh pihak keluarga.

“Jadi mereka datang langsung dengan keluarga, keluarga yang jemput. Tidak ada t kesehatan yang berjaga di bandara, karena mereka telah dinyatakan sehat, dan terbebas dari virus corona,” pungkasnya.

Sementara itu, tersebar di grup-grup Whatsapp, data yang diduga nama-nama warga yang menjalani masa onservasi di Natuna.  Redaksi Kaltimminutes mencoba mengkonfirmasi keaslian dokumen ini kepada M. Sabani, Plt Sekprov Kaltim. Dirinya membenarkan memiliki daftar nama tersebut, namun Sabani menyatakan tidak hafal nama-nama yang ada dalam daftar. Sementara dokumen miliknya berada di kantor.

“Maaf saya tidak hafal, karena data di kantor,” ungkapnya.

Meski dokumen tersebut telah tersebar di Whatsapp, Sabani meningatkan warga agar tidak memberikan stigma negatif terhadap 14 warga yang pulang dari Natuna. Sebab, mereka telah dinyatakan oleh kementerian bahwa dalam keadaan sehat dan tidak terkontaminasi virus corona.

Baca Juga :  1 ABK Kapal Madani Nusantara di Balikpapan Terkonfirmasi Positif, 40 ABK Menunggu Hasil Pemeriksaan Swab

“Yang penting mereka tidak terkontaminasi virus corona, dan alhamdulillah semua sehat,” jelas Sabani, dikonfirmasi via Whatsapp, Jumat (14/2/2020).

Di daftar tersebut tertera 14 nama warga asal Kaltim di Natuna, di antaranya 4 orang berasal dari Balikpapan, 1 orang dari Kutai Barat, 8 orang asal Samarinda, dan 1 orang dari Tenggarong (Kukar).

Berikut diduga 14 warga asal Kaltim yang menjalani masa observasi di Natuna, yang bersumber dari data yang tersebar di grup-grup Whatsapp. (nama-ama dalam daftar tersebut oleh redaksi Kaltimminutes akan inisialkan)

 

Balikpapan

1. FI

2. KRD

3. MFC

4. RJ

Kutai Barat

1. PS

Samarinda

1. DFW

2. FFH

3. FB

4. IAN

5. RL

6. RR

7. RN

8. SNK

Kukar

1. DSS

Share :

Berita Terkait

Ragam

Korban Meninggal ke 38 dan 39 di Lubang Tambang Terjadi di Paser, ESDM Kaltim Beri Penjelasan

Ragam

Penuhi Kebutuhan Warga di Tengah Pandemi, Gubernur Kaltim Minta Perusahaan Turut Membantu 

Ragam

Duh…!! Satu PNS Pemkot Balikpapan Tertular Covid-19

Ragam

Pasar Baqa Samarinda Seberang Mangkrak, Andi Harun Beri Respon: Satu Tahun Bisa Selesai

Ragam

Beberapa Masjid di Bontang Masih Lakukan Salat Berjamaah, Ini Kata Kemenag Kota Taman

Ragam

AGM Tolak Terima Gaji, Pilih Salurkan untuk Lawan Penyebaran Virus Corona

Ragam

Kamis Pagi, Data Penghitungan Suara KPU Samarinda Telah Masuk 55 Persen, Andi Harun-Rusmadi Unggul Tipis

Ragam

Seleksi 6 Penjabat Rumpun Ekstrakta Tuntas, 3 Nama Akan Dikirim ke KASN