Home / Ragam

Selasa, 11 Februari 2020 - 21:12 WIB

DPRD Bontang Ingatkan Warga Waspada Penyebaran Virus Corona

Kaltimminutes.co, Samarinda – Komisi gabungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada dan Dinas Ketenagakerjaan, terkait antisipasi pencegahan dan penanganan penyebaran novel Corona virus (nCov), Selasa (11/2/20202).

Selain perwakilan pemerintah, rapat yang digelar di ruang rapat kantor DPRD Bontang itu juga dihadiri dua perusahaan yang dipanggil untuk memberikan keterangan tentang tenaga kerja asing (TKA) China yang bekerja di perusahaan itu. Keduanya adalah PT. Graha Power Kaltim (PT GPK), yang bergerak disektor Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan PT. Kaltim Amonium Nitrat (PT KAN) di bidang industri bahan peledak.

Menanggapi antisipasi nCov yang saat ini telah mewabah dan menghebohkan dunia, Kepala Dinas Kesehatan kota Bontang, dr. Bahauddin mengungkapkan, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Baca Juga :  Kasus Jembatan Dondang Ditabrak Sampai Retak, Penabrak Didenda Rp 1 Miliar, Udin: Denda Saja Tidak Cukup!

Selain itu, upaya lain yang dilakukan Dinkes adalah mensosialisasikan informasi kewaspadaan nCov kepada masyarakat di kota Bontang.

“Sosialisasi yang sudah kami lakukan menyebar brosur dan pemasangan spanduk/baleho ditujuh titik, tidak terlalu masif supaya tidak mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.

Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. I Gusti Made Suardika melaporkan, pihaknya telah membentuk kelompok kerja khusus untuk mengantisipasi nCov. Ruang isolasi pun juga disiapkan rumah sakit sebagai bentuk kesiapsiagaan ketika ada pasien yang diduga terjangkit virus mematikan itu.

“Kami sudah terima alat pelindung diri (APD) dari Dinkes berupa baju astronot, mudahan tidak terpakai. Sudah ada kelompok kerjanya, ruang isolasinya juga sudah disiapkan. Rencananya ruangan isolasi khusus itu terpisah atau diluar gedung utama, karena ini riskan bisa menular ke pasien lain. Mudah-mudahan DPRD bisa membantu dan mendukung,” tuturnya.

Baca Juga :  Cek Bodong Hasanuddin Masud, Pengamat Sosial Sebut Jika Terbukti Akan Ada Sanksi Selain Pidana

Di akhir rapat, Ketua Komisi II Rustam mengingatkan kepada semua stakeholder bisa mengantisipasi dari sekarang, begitu pun kepada pihak terkait lainnya untuk tetap waspada.

“Ilustrasi warga ini kan kalau sudah ketemu orang China bahaya, ya kami tidak ingin bikin warga panik, tetap saling memberikan informasi untuk pencegahannya. RSUD juga saat ini sedang pembangunan, semoga bisa cepat dipakai.” Tandasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

E-Sports

Asik!! 200 Komputer Akan Dibagikan Untuk Guru di Pedalaman

Ragam

Sukseskan Pilwali Balikpapan, KPU Rekrut 10 Ribu Anggota KPPS

Ragam

Waduh! Peserta Ijtima Asal Bontang Pulang, Pas Berangkat Pamit ke Kemenag, Giliran Pulang Tak Ada Kabar

Ragam

Tinjau Lokasi Inti IKN, Pemprov Kaltim Berencana Bebaskan 13 Hektare Lahan untuk Suplai Air Baku

Ragam

Progres Vaksinasi di Kaltim Baru 15 Persen dari 2,5 Juta Penduduk, Dinkes Minta Pusat Segera Lakukan Distribusi Dosis Vaksin 

Ragam

Komisi II DPRD Kaltim Akan Gelar Pembahasan Akhir Rekomendasi Perusda

Ragam

Nah… Siap-siap!! Rapid Antigen Jadi Syarat Masuk ke Balikpapan Jalur Darat dan Laut

Ragam

Hitung Cepat Pilwali Samarinda Oleh LSI Denny JA, Andi Harun-Rusmadi Unggul Tipis, Total Suara Masuk 91 Persen