Home / Ragam

Kamis, 11 Februari 2021 - 18:35 WIB

Duarrr… Ledakan Terdengar Sebelum Kapal di Gelanggang PT Barokah Terbakar

FOTO : Tim pemadam dari dua sisi terus berjibaku memadamkan kobaran api yang terus berkobar dari salah satu kapal di galangan PT Barokah Galangan Perkasa

FOTO : Tim pemadam dari dua sisi terus berjibaku memadamkan kobaran api yang terus berkobar dari salah satu kapal di galangan PT Barokah Galangan Perkasa

Kaltimminutes.co, Samarinda

Langit Kota Tepian yang sedang mendung pada Kamis (11/2/2021) pukul 14.50 Wita, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras. Suara yang menggelegar itu sontak membuat panik warga di sekitar Pulau Atas, Kecamatan Sambutan.

Gemuruh suara yang terdengar lebih dari tiga kali itu berasal dari suara ledakan salah satu kapal di galangan milik PT Barokah Galangan Perkasa, tepatnya di Jalan Bukan, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan.

Dari pantauan media ini, kepulan asap hitam membumbung pekat di langit Kota Tepian. Suara sirine pemadam pun bersahutan memadati area PT Barokah Galangan Perkasa.

Namun saat media ini coba masuk ke dalam areal kerja galangan, para pekerja dan pihak keamanan pun belum mau memperkenankan. Sebab alasan mereka  terkait insiden meledaknya salah satu kapal di galangan itu belum memiliki pernyataan resmi dari petinggi perusahaan.

Baca Juga :  Soal Usulan 2 MYC yang Menghambat Pembahasan APBD, Pemprov Disarankan Konsultasi ke Mendagri

“Nanti dulu mas. Ini belum ada pernyataan resmi. Jangan parkir motor di sini. Tolong keluar portal karena ini masih area kerja kami,” ucap seorang pekerja keamaan PT Barokah Galangan Perkasa itu kepada awak media.

Coba menelisik, media ini mendatangi sebuah pelabuhan kapal tradisional yang tak jauh dari PT Barokah Galangan Perkasa. Tepatnya di pemukiman padat penduduk. Di sini, seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kalau ledakan pertama kali ia dengar tepat sesaat setelah hujan berhenti.

“Saya lagi di kapal tadi, lagi baikin mesin. Tiba-tiba suara ledakan nyaring, saya kira guntur,” ucap pria 43 tahun itu.

Mengetahui suara itu berasal dari ledakan kapal, pria yang bekerja sebagai mekanik mesin kapal ini pun langsung bergidik.

“Habis ledakan pertama itu, sempat berhenti beberapa menit. Baru meledak beruntun tiga kali. Ledakannya keras tadi itu, soalnya getaran itu terasa sampai ke rumah-rumah di sini,” kata pria itu.

Baca Juga :  Tambah 30, Total Kasus Konfirmasi Covid-19 di Balikpapan Tembus Angka 3.000 Kasus

Saat ledakan beruntun, ia melihat kalau ban karet yang berada di sisi kapal pun beterbangan tinggi ke udara. Selain itu, pria berkumis ini juga menyampaikan kalau di dalam kapal, diduga ada delapan anak buah kapal (ABK) yang sedang bekerja.

“Katanya teman-teman gitu (ada delapan ABK), cuman engga tahu ada korban atau enggka. Yang jelas sebelum ledakan di galangan itu lagi ada aktivitas,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemadam kebakaran terlihat masih sibuk berjibaku dengan kobaran api. Tembakan air bertekanan tinggi pun diarahkan ke kapal yang meledak, baik dari sisi darat maupun sisi Sungai Mahakam. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Dokumen Berisi Daftar Diduga 14 Warga Kaltim di Natuna Tersebar di Grup WhatsApp

Ragam

THM Tutup Saat Jelang dan Selama Ramadan, Satpol PP Samarinda Temukan Tempat Hiburan Masih Beraktivitas
Ilustrasi kriminal

Ragam

13 Napi Asimilasi Kembali Berulah, Ini Penjelasan Sosiolog

Ragam

Kelelawar Dinilai Menampung Ribuan Virus Corona Baru yang Belum Ditemukan

Ragam

Pemkot Tutup Sementara THM dan Tempat Karaoke, Dianggap Kerap Langgar Protokol Kesehatan

Ragam

Pemprov Kaltim Terkendala Rekrutmen Nakes, Kapasitas RSUD AWS Samarinda Nyaris Penuh

Ragam

Peringatan HUT ke 55, Bankaltimtara Siapkan Transaksi Digital Guna Dorong Ekonomi Daerah

Ragam

Masuk Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Calon Peserta Pilwali 2020, Seluruh Paslon Dilaporkan Hadir