Home / Ragam

Senin, 17 Februari 2020 - 21:20 WIB

Dubes Jerman Pertimbangkan Investasi dan Bangun Kantor di IKN

Kaltimminutes.co, Samarinda – Jajaran Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman untuk Indonesia melakukan kunjungan ke Kalimantan Timur. Tujuannya, mempelajari konsep pembangunan ibu kota negara (IKN) yang dipindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur (PPU dan Kukar).

Rombongan dipimpin oleh Wakil Dubes Jerman, Hendrik Barkeling, saat melakukan pertemuan bersama jajaran Pemprov Kaltim.

Kedubes Jerman, diketahui tengah mempelajari kemungkinan pembangunan kantor Kedutaan Besar Jerman di lokasi IKN.

Untuk itu, dalam pertemuan yang digelar di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (17/2/2020), perwakilan Kedubes Jerman ingin mengetahui secara pasti konsep pembangunan IKN di Bumi Etam.

Abu Helmi, Asisten II Sekprov Kaltim menjelaskan, pihaknya telah menerangkan bahwa pembangunan IKN di Kaltim akan berkonsep green city, smart city, dan Sustainable city.

“Saya sampaikan sebagaimana konsep yang direncanakan oleh Bappenas, dan pemerintah provinsi melalui Bapak Gubernur, bahwa pembangunan itu tidak menghilangkan, tidak memberikan dampak, selalu mengutamakan lingkungan. Maka konsepnya green city, smart city, dan Sustainable city,” kata Abu Helmi.

Baca Juga :  Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Dana PI Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 4 Mobil, 8 Laptop, dan 2 Ponsel

“Perpindahan ibu kota ini kan juga menyangkut dengan perpindahan kedubes mereka. Dan mereka di ibu kota baru kita ini bukan hanya jadi perhatian Pemerintah Republik Indonesia, tapi juga menjadi perhatian dunia,” sambungnya.

Terkait kemungkinan Jerman melakukan investasi, Abu Helmi menyatakan Negeri Panzer tangah mempelajari kemungkinan melakukan investasi di kawasan IKN.

“Mereka akan masuk ke arah investasi. Mereka sedang mempelajari peluang apa yang bisa ikut serta. Mereka siap berinvestasi dalam rangka pemindahan IKN. Saya dari pemerintah provinsi menyampaikan selama ini kerjasama dengan Pemerintah Jerman sangat baik dan perlu ditingkatkan lebih lanjut, selama saling menguntungkan sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Hendrik Barkeling, Wakil Dubes Jerman untuk Indonesia, menyampaikan, fokus utama pihaknya melakukan kunjungan ke Kaltim, untuk mengetahui konsep pembangunan IKN di Kaltim. Selain itu, Jerman juga konsen pada perlindungan lingkungan, perubahan iklim, dan kelestarian hutan.

Baca Juga :  Rekrut Tenaga Medis dan Non Medis, Pemprov Sulap Asrama BPDSM Kaltim Jadi Lokasi Karantina Covid-19

“Kami telah lakukan perbincangan panjang terkait perlindungan lingkungan, perubahan iklim serta hutan. Jadi, saya disini untuk melihat bagaimana perkembangan itu. Kedua, saya disini untuk dapatkan informasi mengenai pemindahan Ibu Kota Negara (IKN),” ujarnya.

Hendrik juga menjelaskan Kedubes Jerman tertarik melakukan investasi pada proses pemindahan IKN ke Kaltim. Untuk itu, pihak dubes berharap mendapat informasi yang lebih detail terkait pemindahan IKN tersebut.

“Tetapi saya rasa, di poin itu kami masih dapatkan sedikti informasi yang dibutuhkan. Kami ingin tahu terkait kemungkinan yang bisa saja nantinya akan dibutuhkan. Dalam beberapa bulan ke depan, saya harap bisa dapatkan lebih detail terkait pemindahan IKN,” katanya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Hadi Mulyadi Berharap Covid-19 Berakhir Juni, New Normal Diprediksi Berlaku Juli Mendatang

Ragam

APBD Kaltim 2020 Turun ke Rp 9 Triliun Akibat Rasionalisasi Anggaran Gegara Covid-19

Ragam

Sektor Pertambangan dan Ekspor Paling Terdampak, Ekonomi Kaltim Minus 5,46 Persen di Triwulan II 2020

Ragam

Rp 2,3 Miliar Digelontorkan untuk Penanganan Jalan Longsor di Km 11 Balikpapan

Ragam

Biaya Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Dianggap Terlalu Mahal, Hadi Mulyadi: Tarif Sesuai Perpres Tak Masalah

Ragam

Ketika Imbauan MUI Tak Berefek, Warga Masih Gelar Salat Idulfitri Berjamaah di Tengah Pandemi

Ragam

Terungkap, Cara Rendi Menghabisi Juwanah Tergolong Sadis, Berikut Kronologinya

Ragam

Bertemu Sandiaga Uno, Isran Noor Curhat Mengenai Kaltim Tak Masuk Destinasi Super Prioritas Pariwisata