Home / Ragam

Minggu, 30 Januari 2022 - 13:44 WIB

Edy Mulyadi Ingin Selesaikan Kasus Lewat UU Pers, Dewan Pers Beri Tanggapan

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Arif Zulkifli (Sumber foto: Mediaindonesia.com)

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Arif Zulkifli (Sumber foto: Mediaindonesia.com)

Kaltimminutes.co – Kasus Edy Mulyadi terkait tempat jin buang anak masih terus berlanjut.

Terkait kasus ini Edy Mulyadi meminta kepolisian untuk menggunakan UU Pers dalam mengusut kasus hukum yang sedang menjeratnya. Dalihnya, dirinya adalah seorang wartawan senior.

Menangapi permintaan Edy Mulyadi tersebut Dewan Pers mengungkapkan pihaknya tidak bisa mengusut pernyataan Edy Mulyadi  yang menyinggung kalimantan dalam ranah hukum.

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Arif Zulkifli mengatakan jika Edy memang diketahui sebagai sorang Jurnalis, Maka Dewan Pers hanya memiliki kewenangan untuk mengusut pelanggaran etika yang terjadi.

“Dewan pers tidak punya wewenang mengusut. Yang dimiliki DP adalah wewenang memeriksa karya jurnalistik [apakah melanggar etika atau tidak] atau memeriksa apakah seseorang dalam perkara tertentu sedang melakukan kerja jurnalistik atau tidak,” tutur Arif lewat pesan singkat, Sabtu (29/1).

Baca Juga :  Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan di Samarinda, Pemkot Kerap Lakukan Festival Kegiatan dengan Melibatkan UMKM

Kendati demikain Arif mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap Edy Mulyadi guna memastikan pernyataan Edy Mulyadi yang menyinggung Kalimantan berada dalam Konteks kerja jurnalistik atau tidak.

“Dewan pers harus memeriksa kasus ini untuk dapat memastikan apakah pernyataan saudara Edy Mulyadi dilakukan dalam konteks kerja jurnalistik,” kata Arif.

Lebih lanjut ia juga mempersilahkan Edy mengirim surat agar pernyataan yang ia sampaikan diproses menggunakan UU Pers.

“Dewan pers mempersilakan yang bersangkutan untuk berkirim surat kepada Dewan Pers,” imbuhnya.

Diketahui Edy Mulyadi meminta kepolisian untuk menggunakan UU Pers dalam mengusut kasus hukum yang sedang menjeratnya. Dalihnya, dirinya adalah seorang wartawan senior.

Baca Juga :  Ancaman Invasi Rusia, AS Perintahkan Warganya Tinggalkan Ukraina

“Ingat ya, Pak Edy ini seorang wartawan senior, artinya pemanggilan itu, dia bicara itu sebagai wartawan senior, bukan atas nama apa gitu loh. Artinya, kita juga ingin UU Pers diberlakukan lah,” kata kuasa hukum Edy, Herman Kadir di Bareskrim Polri, Jumat (28/1).

Tak hanya itu, Herman juga mengatakan pihaknya memiliki bukti  terkait pernyataan Edy yang  menyinggung Kalimantan itu dalam kapasitas sebagai Wartawan Senior.

“Kapasitas Pak Edy berbicara di situ sebagai wartawan senior, saya ada undangannya. Beliau diundang sebagai wartawan senior artinya tetap saja tidak bisa terlepas dari insan pers,” ujarnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pemprov Kaltim Bentuk FCPF-CF, Periode Pertama Mampu Turunkan Emisi 20 Juta Ton CO2e

Ragam

Kasus Covid-19 di Balikpapan Meningkat, Pemkot Bakal Tambah Isolasi Terpadu

Ragam

Polemik Sengketa Aset Pemkot Samarinda Kantor Golkar, Wali Kota Andi Harun: Kita Laporkan ke KPK Sesuai Aturan yang Berlaku

Ragam

Soroti Rencana Penyertaan Modal Rp300 M ke Bankaltimtara, Pengamat Ekonomi: Jangan Sampai Untuk Tutupi Kredit Macet, Lebih Baik Direksi Diganti

Ragam

Hilal Belum Terlihat Saat Pemantauan, Idulfitri Diprediksi Jatuh Pada Hari Minggu, 24 Mei 2020

Ragam

Bandingkan Keuangan Syariah dengan Kasus Indra Kenz, Begini Kata OJK

Ragam

Pasien Positif Covid-19 di PPU Masih Rawat Tiga Anaknya yang Masih Kecil di Rumah

Ragam

Aksi Pencuri Bobol Rumah di Kawasan Sungai Kunjang Samarinda, 40 Gram Emas Digasak Pelaku