Home / Ragam

Rabu, 18 Agustus 2021 - 19:19 WIB

Evaluasi Penerapan e-Parking, Pemkot Samarinda Rencanakan Perubahan Perda

Wali Kota Samarinda Andi Harun

Wali Kota Samarinda Andi Harun

Kaltimminutes.co, Samarinda – Penerapan e-Parking di 10 titik lokasi di Samarinda terus dievaluasi oleh Pemkot Samarinda.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebut, rencananya terdapat dua peraturan daerah (Perda) yang kemungkinan besar akan diubah.

“Kami melihat ada potensi besar di sektor parkir yang belum tergarap,” ungkapnya usai rapat evaluasi penerpaan e-Parking, Rabu (18/8/2021) gedung Inspektorat Samarinda.

Pemkot Samarinda masih sedang melakukan tahap maping dalam penerpaan e-Parking yang hasilnya akan kembali dibeberkan pada pekan depan.

Salah satu alternatif pelaksanaan e-Parking nantinya akan melibatkan kerjasama pihak ketiga di lapangan.

“Alternatif itu ada. Tapi kami belum putuskan. Karena kami ingin melengkapi dulu semua data dan simulasi perhitungan atas potensi parkir di Samarinda. Baik parkir di tepi jalan, di pasar, maupun dalam gedung,” terangnya.

Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Perhubungan Kota Samarinda, untuk retribusi parkir saja ada sekitar 228 titik parkir yang berada di ruas jalan Kota Tepian.

Jika di kalkulasikan, optimalisasi retribusi parkir di 228 titik mencapai Rp 11 miliar per tahun. Belum lagi ditambah parkir di pasar-pasar diperkirakan potensi Pendapatan asli daerah (PAD) nya mencapai Rp 3 miliar – Rp 4 miliar per tahun.

Baca Juga :  Dinkes Kaltim Sebut Hasil Rapid Test 55 Orang Terafiliasi Ijtima Gowa Terdata Reaktif Covid-19

Namun, selama ini target yang digaungkan Pemkot Samarinda melalui Dinas Perhubungan hanya Rp 2,5 miliar per tahun, tepatnya sejak 2020 lalu.

Menyikapi hal tersebut, Andi Harun mengaku saat ini sedang disusun beberapa skenario agar optimalisasi penerimaan di sektor parkir bisa terwujud.

“Diantaranya yang sekarang dihitung adalah jumlah kendaraan R2 dan R4 di Samarinda. Kami juga akan koordinasi dengan dealer-dealer di Samarinda terkait kendaraan R2 dan R4. Setelah di sinkronisasi baru bisa kami beberkan,” ucapnya.

Disinggung evaluasi yang diberikan kepada Dishub Samarinda, Andi Harun mengatakan sudah menerima laporan beberapa kendala dalam penerapan e-Parking.

Diantaranya adalah masyarakat yang belum memiliki smartphone, atau belum memiliki aplikasi pembayaran parkir seperti salah satunya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Sampai ada kendala dari pengguna parkir yang tidak memiliki saldo dan lebih memilih membayar cash,” lanjutnya.

Baca Juga :  Komisi V DPR RI Minta Samarinda Jangan Parsial Tanggulangi Banjir

“Intinya kesimpulan bersama tadi adalah optimalisasi e-Parking terus akan kami evaluasi. Termasuk kemungkinan akan merubah peraturan daerah (Perda) tentang parkir pasar, dan Perda tentang parkir jalan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda, Hermanus Barus membeberkan tercatat sebanyak sekira 800 ribu kendaraan di Samarinda. Dengan R2 sebanyak sekitar 600 ribu dan R4 200 ribu.

“Kami berusaha untuk (PAD) tidak turun. Sebab, selama ini pajak parkir turun, pajak hiburan turun, tapi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) naik,” bebernya.

Sebagai informasi, sementara ini ada 10 tempat difungsikan untuk e-Parking. Yakni Toko Piala di Jalan KH Khalid, UD Jawa Indah dan Toko Elektronik LIE di Jalan Panglima Batur, Toko Arjuna Baru dan Gadjah Mada Store di Jalan Diponegoro, Apotek Hidup Bahagia dan Rumah Makan Ayam Goreng Banjar di Jalan Abul Hasan, Bakso Pak Wondo di Jalan Pangeran Hidayatullah, serta ruas Jalan Jendral Sudirman dan Parkir Dermaga Pasar Pagi. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Selamatkan Aset, Andi Harun Minta Lahan Eks Lokasisasi Bayur Diinventarisir Jadi Aset Pemerintah

Ragam

APBD Perubahan 2021 Belum Sepakati, Ini Kata Pemprov dan DPRD Kaltim 

Ragam

Syaharie Jaang Sambut Mahasiswa Samarinda dari Wuhan

Ragam

Antisipasi Arus Mudik Balik Pasca Hari Raya Idulfitri, Posko Penyekatan Diperpanjang

Ragam

Sah!! Seno Aji Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Kaltim Gantikan Andi Harun

Ragam

Soal Aset Pemkot Ditempati DPD Golkar, Sekkot Akui Belum Berikan Surat Kuasa Eksekusi ke Kejari

Ragam

Puji Tuhan, Bentang Tengah Jembatan Pulau Balang Tersambung, Pembebasan Lahan Jalan Pendekat Masih Berproses

Ragam

Kebakaran di Lempake Samarinda, Polisi Agendakan Olah TKP