Home / Ragam

Rabu, 26 Mei 2021 - 18:11 WIB

Fokus Penanganan Longsor di Bawah Jembatan Mahkota II, Proyek IPA Kalhol Dihentikan Sementara

Penanganan abrasi di bawah Jembatan Mahkota II terus berlanjut meski masih bersifat penanganan sementara/VONIS.ID

Penanganan abrasi di bawah Jembatan Mahkota II terus berlanjut meski masih bersifat penanganan sementara/VONIS.ID

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pasca peristiwa abrasi di bawah Jembatan Mahkota II segmen Palaran membuat proyek Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Kalhol dihentikan sementara.

Hingga kini pembangunan secara fisik tak dilanjutkan.

Hal itu pasalnya diungkapkan, Rensi selaku penanggung jawab PT Nindya Karya (Persero) yang menyebut jika kegiatan proyek IPA Kalhol tak dihentikan sepenuhnya.

Sebab hanya ditunda sementara sampai penanganan abrasi di bibir Sungai Mahakam teratasi.

“Kalau dihentikan sih engga, cuma ada surat (Kementrian PUPR) untuk dihentikan sementara aja. Kami diminta fokus penanganan longsornya dulu,” kata Rensi, Rabu (26/5/2021) sore tadi.

Baca Juga :  Kabar Baik di Idulfitri,  Hanya Ada 5 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Balikpapan

Proyek dengan nilai pagu Rp114,35 miliar ini akan kembali dilanjutkan jika penanganan longsor jangka panjang telah rampung.

Saat ini penanganan dan pencegahan abrasi masih skala jangka pendek, sambil melakukan analisa lebih lanjut dilapangan.

“Kalau penangananya masih sebatas pencegahan dan mengambil data primer untuk dianlisa di laboratorium. Data itu juga nantinya akan menentukan treatment yang akan dipakai,” terangnya.

Baca Juga :  Akses Menuju Tol Balsam Ditutup, Pemkot Samarinda Bisa Berurusan dengan Kementerian PUPR

Direncanakan data primer akan diteliti pada pekan ini. Metode pelaksanaan teknis untuk penganan longsor juga direncanakan akan diterima pada bulan Juni mendatang.

“Nanti hasil data primer itu dibahas dulu sama pusat juga. Kemungkinan bulan depan sudah ada hasil, jadi akhir bulan depan sudah bisa jalan (penanganan longsor),” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jelang Perayaan Natal, Penjual Pernak Pernik Hiasan Sepi Pembeli, Karena Pandemi?

Ragam

Pelaku Perjalanan Darat Dalam Wilayah Kaltim Diwajibkan Bawa Surat Non Reaktif Rapid Test

Ragam

Pria di Samarinda Ditemukan Gantung Diri di Kontrakan, Dikenal Jarang Bergaul ke Warga Sekitar

Ragam

Pria Bertato Timpas Pemilik Warnet Hingga Kritis, Alasannya Karena Tak Terima Ditegur Korban

Ragam

Jelang Akhir Tahun, Hotel di Samarinda Wajibkan Pengunjung dari Luar Daerah Tunjukan Hasil Rapid Test

Ragam

Tanah Longsor hingga Tutupi Jalan di Mangkupalas, DLH Terlusuri Pihak Perusahaan Penyebab Longsor

Ragam

Usai Swab Massal di APT Pranoto Pekan Lalu, Dinkes Samarinda Belum Berencana Swab Massal di Pelabuhan dan Terminal

Ragam

Kabar Bahagia! Pasangan Suami Istri Ini Sembuh Bersamaan dari Covid-19 di Balikpapan