Home / Ragam

Minggu, 4 Oktober 2020 - 18:27 WIB

Gelar Operasi Penegakan Protokol Kesehatan, Petugas Malah Temukan THM Jual Miras Ilegal

FOTO : Operasi yustisi yang dilakukan tim gabungan pada malam minggu tadi dan cukup banyak menjaring temuan di lapangan

FOTO : Operasi yustisi yang dilakukan tim gabungan pada malam minggu tadi dan cukup banyak menjaring temuan di lapangan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Penegakan Perwali No. 43 Tahun 2020 ditambah surat edaran nomor 360/369/300.07 tentang waspada peningkatan kasus Covid-19 di Samarinda kian masif dilaksanakan petugas gabungan.

Teranyar, kegiatan operasi yustisi ini digelar di Kecamatan Sambutan dari unsur Polsek Samarinda Kota, Koramil 0901-02, Satpol PP Kota Samarinda pada Sabtu (3/9/2020) hingga tengah malam kemarin.

Kali ini,  petugas gabungan menyasar warga dan para pengguna jalan di bilangan Embun Suryana, Simpang 4 Arisco dan Jalan Kapten Sudjono, Mahkota 2, Kecamatan Sambutan.

Belasan anak muda yang tengah asik nongkrong di sejumlah cafe di jalur tersebut terpaksa menghentikan aktivitasnya sejenak. Satu persatu mereka diperiksa terutama penggunaan masker.

Baca Juga :  "Tokyo 7th Sisters: Bokura wa Aozora ni Naru” Tayangkan Teaser Baru

Bagi mereka yang tidak mengenakan masker petugas melakukan penindakan berupa teguran dan mendata warga tersebut.

“Mereka ini kami data sesuai dengan KTP-nya, kalau nanti melanggar kedua kalinya diberikan sanksi sosial dan kalau ketiga kalinya langsung dikenakan sanksi denda,” kata Camat Sambutan, Nofriansyah saat dikonfirmasi, Minggu (4/9/2020).

Tak hanya sekedar teguran. Petugas juga mencatat sedikitnya ada belasan anak muda yang terjaring operasi yustisi dan diberikan sanksi sosial berupa push-up 10 kali. Selanjutnya mereka diminta segera pulang setelah didata petigas Satpol PP.

“Total warga yang terdata tidak mematuhi protokol kesehatan selama gelar razia dari pagi hingga malam ada 72 orang. Ke depan kami akan lakukan razia yang sama kembali,” terang Nofriansyah.

Baca Juga :  Diduga Akibat Kecelakaan Kerja, Buruh di Samarinda Tewas Saat Bongkar Bangunan Puskesmas

Terkhusus di Jalan Kapten Sudjono petugas gabungan mendapati sebuah cafe karaoke yang buka lewat dari pukul 23.00 wita. Mirisnya lagi cafe tersebut menjual minuman keras (miras) tanpa izin. Saat dilakukan penggeledehan di cafe tersebut, ditemukan 17 botol miras berbagai jenis dan merk.

Belasan miras ini disita petugas Satpol PP sebagai barang bukti sementara pemilik cafe karaoke didata dan selanjutnya akan di proses sesuai ketentuan hukum. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Wagub Kaltim Minta Jalan Ambruk di Poros Bontang-Sangatta Diperbaiki

Ragam

Dinkes Kaltim Maklum Rapid Test Dikomersialisasi Rumah Sakit, Surat Keterangan Negatif Covid-19 Jadi Syarat Penumpang Penerbangan

Ragam

Pria Bertato Timpas Pemilik Warnet Hingga Kritis, Alasannya Karena Tak Terima Ditegur Korban
Pasca pengumuman SBMPTN yang telah rilis dari pelbagai universitas-universitas negeri yang ada, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan lancarkan program sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2021/2022/ HO.

Ragam

Universitas Balikpapan ‘Gercep’ Sasar Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) di Kota/Kabupaten Penyangga IKN

Ragam

Kasus PDP Covid-19 di Kaltim Bertambah Tiga Orang, Kasus Positif Masih 11 Orang

Ragam

Gunung Manggah Jadi Jalur Tengkorak, Dishub Samarinda Akan Tempatkan Personel Lapangan

Ragam

Pasien ke 10 dan 11 Diduga Terjangkit Corona di Klauster Bogor dan Klauster KPU

Ragam

Dishub Samarinda Terima Surat Bawaslu, APK di Angkutan Umum Akan Ditertibkan