Home / Ragam

Selasa, 8 Juni 2021 - 18:38 WIB

Gelar Rekonstruksi, Pelaku Pembunuhan di Gunung Lingai Samarinda Peragakan 17 Adegan 

Adegan ke 11 memperlihatkan pelaku menusukan badik sepanjang 20 sentimeter ke bagian perut kiri korban hingga tersungkur dan tak lama menghembuskan nyawa/VONIS.ID

Adegan ke 11 memperlihatkan pelaku menusukan badik sepanjang 20 sentimeter ke bagian perut kiri korban hingga tersungkur dan tak lama menghembuskan nyawa/VONIS.ID

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pasca tewasnya Heru Bambang (26) ditangan Supiansyah alias Ian (45) pada 12 April di di Jalan Gunung Lingai, Gang Rahman, RR 22, Kecamatan Sungai Pinang akibat permasalahan sakit hati.

Pada Selasa (8/6/2021) siang tadi akhirnya digelar adegan rekonstruksi.

Dihadiri enam orang saksi, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, jajaran Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda bersama Polsek Sungai Pinang memulai reka ulang adegan pembunuhan.

Bertempat dihalaman belakang Mapolsek Sungai Pinang, Ian melakoni 17 adegan yang bermula dari cekcok mulut dengan korban, sampai ia menikamkan senjata tajam 20 sentimeter dan kabur dalam pelariannya hingga 25 hari sampai ia kembali dibekuk petugas.

Baca Juga :  Ingati! Jokowi Bilang Minggu Depan Harga Gula dan Bawang Putih Turun

“Rekonstruksi ini digelar untuk menggambarkan sebenar-benarnya kejadian yang terjadi seperti apa waktu kejadian,” ucap Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Jufri Rana melalui Wakapolsek, AKP Budiharso siang tadi.

Pada adegan ke 6 terlihat korban sempat bersitegang dan memberi ancaman kepada pelaku sebab sakit hati kerap dijelek-jelekan dihadapan sang kekasih.

Setelahnya, pada adegan ke 7 korban terlihat sempat bertemu dengan sang kekasih dan membicarakan sesuatu. Setelahnya korban kembali menghampiri pelaku dan langsung mencekik lehernya sembari menampar dan menyudutkan Ian ke dekat lemari.

Baca Juga :  Terancam 15 Tahun Penjara, Penasihat Hukum Pelaku Pembunuhan Gunung Lingai Akan Lakukan Ini

Saat itu, Ian melihat sajam di atas lemari dan seketika mencabut dari sarungnya.

Tanpa basa-basi, pada adegan 11 pelaku langsung menancapkan sajam itu di perut kiri korban.

Ketika itu, saksi mata Roni Purwanto sempat melerai. Namun hal itu tak menyurutkan niat pelaku yang terus mendorong tubuh korban dengan badik hingga tersungkur bersimbah darah di lantai.

“Pada kesimpulannya, adegan rekonstruksi ini berjalan sesuai yang direncanakan dan pasal yang disangkakan. Pelaku sendiri dijerat dengan pasal 338 KUHP juncto 351 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Semua Survei Pilwali Samarinda, Andi Harun-Rusmadi Unggul dari Pesaingnya

Ragam

Hadiri Kegiatan Syukuran Rujab Ketua DPRD Samarinda, Andi Harun Minta Dapur dan Kamar Mandi Dibenahi

Ragam

Pengawasan Berlapis, Pos Gabungan Natal dan Tahun Baru Mulai Bergerak di Bandara APT Pranoto

Ragam

Gelap Terang Wacana PSBB Balikpapan, Sabani: Belum Diusulkan, Ajuan Perlu Evaluasi Mendalam

Ragam

Pasien PDP Meninggal di Balikpapan, Diduga Karena Covid-19

Ragam

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan, Pria 50 Tahun Tewas

Ragam

Mahasiswa Datangi Kantor Kejati Kaltim, Desak Usut Dugaan Korupsi BPO Tahun Anggaran 2012-2013

Ragam

Corona Berbahaya, Tapi DBD Lebih Mematikan, Hingga April 2020 Ada 10 Kematian Akibat DBD