Home / Ragam

Selasa, 7 Desember 2021 - 20:53 WIB

Gempuran Vaksinasi Terus Dilakukan BINDA Kaltim, Jumlah Dosis Capai 5846

Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Timur kembali melaksanakan vaksinasi / tribunnews.com

Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Timur kembali melaksanakan vaksinasi / tribunnews.com

Kaltimminutes.co, Samarinda -Untuk kesekian kalinya Badan Intelejen Negara daerah (BINda) Kaltim menggelar vaksinasi massal untuk pelajar dan masyarakat umum.

Jumlah dosis vaksin yang disalurkan sebanyak 5846 yang disalurkan ke lima daerah se Kaltim yakni, Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutim dan Berau.

“Vaksinasi terbagi dari 3150 pelajar dan 2696 masyarakat umum,” kata Kabag Ops BINda Kaltim, Kolonel Inf, Mat Jayus saat dikonfirmasi awak media, Selasa (7/12/2021).

Ia menjelaskan, pihaknya menggunakan dua jenis vaksin yaitu Sinovac dan Pfizer.

Gencarnya BIN Kaltim menyalurkan vaksin tak terlepas dari target penyerapan vaksin, hingga penutup tahun 2021 sebanyak 101.927 dosis.

Baca Juga :  Soal Penyataan Jaksa Agung Terkait Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Perlu Diproses Hukum, Ini Tanggapan Keras KPK

“Pertanggal 4 Desember kemarin, sebanyak 88.696 dosis sudah disuntikkan kepada masyarakat,” terangnya.

Ia berharap, dari vaksinasi yang sudah dan akan dilaksanakan nantinya dapat memaksimalkan target herd imunnity minimum 70 persen di Kaltim.

“Harapannya imunitas kelompok baik pelajar dan masyarakat bisa tercapai, sehingga punya daya tangkal perkembangan virus Covid -19,” tambahnya.

Sementara itu, di lokasi Vaksinasi MAN 2, Waka Humas, Kuryami mengatakan kegiatan tersebut adalah vaksin dosis kedua.

Bekerja sama dengan dinas kesehatan kota, Dinas pendidikan kota dan BINda Kaltim.

Baca Juga :  Deteksi Penyebaran Covid-19, Pemprov Kaltim Segera Lakukan Rapid Test

“Ada 500 kouta vaksin untuk sekolah kami,” tutur Kuryami disela kegiatan.

Sebagaimana disebutnya lagi, sudah empat bulan pelaksanaan PTM terbatas dilaksanakan.

Selama berjalannya PTM, tidak ada masalah yang krusial yang dihadapi para guru di sekolah negeri berwawasan islam moderen tersebut.

PTM dilaksanakan berdasarkan capaian penilaian dan evaluasi siswa pembelajaran daring sebelumnya.

“Kalau ada yang lagi sakit istirahat di rumah dulu, kalau pulih boleh ikut lagi. Jadi PTM di MAN 2 intensif bagi siswa yang harus mengejar materi karena kendala pandemi,” terangnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kadinkes Balikpapan Akui Target 100 Persen untuk Nakes Sulit Dicapai, Ini Alasannya

Ragam

Invasi Rusia ke Ukraina, Pemprov Pantau Kemungkinan Warga Kaltim di Lokasi Serangan

Ragam

Satpol PP Gelar Razia di Sejumlah Tempat di Samarinda, Puluhan Botol Miras dan Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Berhasil Diamankan

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Nasional Per 29 April: Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kaltim Bertambah 4 Kasus, Total 119 Kasus

Ragam

Vaksinasi Tahap 2 Baru Berjalan, Kadinkes Kaltim Ungkap Progres Masih Rendah

Ragam

Duh!! Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 5 Kasus, Total 59 Kasus Data Per Minggu (19/4/2020)

Ragam

Jokowi Tak Larang Warga Mudik Lebaran, Tapi Pemudik Akan Berstatus ODP dan Wajib Isolasi Mandiri 14 Hari

Ragam

Zairin Zain Bakal Maju Calon Ketua KONI Kaltim, Sebut Didukung Kepala Dinas Sosial dan Wakil Gubernur Kaltim