Home / Ragam

Selasa, 4 Februari 2020 - 20:41 WIB

Gunung Manggah Jadi Jalur Tengkorak, Dishub Samarinda Akan Tempatkan Personel Lapangan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kecelakaan truk tabrak empat pengendara motor sampai menelan korban di Jalan Gunung Manggah beberapa hari lalu, masih menyimpan rasa was-was dan trauma bagi masyarakat.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hari Prabowo mengatakan sejak kejadian itu pihaknya akan menempatkan beberapa petugas untuk mengawasi truk besar roda 6 agar tidak melintasi Jalan Otto Iskandar Dinata.

Hari Prabowo pada saat kesempatannya di pertemuan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda mengatakan mulai esok hari akan diturunkan petugas yang mengawasi hal itu sebagai tindakan jangka pendek.

Baca Juga :  Andi Harun Ajak ASN Pemkot Samarinda Galang Dana Bantu Korban Banjir Bandang NTT

“Kalau misalnya bisa sore ini atau besok kami tempatkan petugas. Kami akan lakukan penjagaan secara konsisten di kawasan tersebut, kami berharap juga dapat di back up oleh Polisi Kasat Lantas,” Kata Hari di Kantor DPRD Samarinda, Selasa (4/2/2020).

Disebutkan tindakan yang akan dilakukan sejalan dengan Peraturan Walikota (Perwali) Samarinda Nomor 40 Tahun 2011, dimana pengendara truk besar hanya bisa beroperasi pada malam hari.

“Kami coba menerapkan itu, mereka bisa melintas hanya di malam hari,” kata Hari saat ditemui awak media usai pertemuan.

Berhubungan dengan Perwali, Hari menyebutkan akan menyiapkan draf baru sebagai tindakan jangka panjang.

Baca Juga :  Gakkumdu Tak Temukan Bukti Kuat, Kasus Politik Uang di Pilwali Samarinda Ditutup

“Perwali yang sudah berlangsung kami akan mengevaluasi dan kami juga sudah siapkan drafnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Samarinda Siswadi sampaikan bahwa untuk solusi akan pencegahan kecelakaan, ia harap bisa segera dituntaskan oleh pihak terkait.

Ia sampaikan lebih baik hal konkret dulu yang dilakukan oleh instansi terkait seperti tindakan jangka pendek.

“Walaupun perwalinya masih abu-abu, saya mengusulkan yang konkret dulu. Jangka pendeknya tempatkan aparat di situ agar tidak lagi ada yang melewati jalur itu,” ungkap Siswadi. (yud//)

 

Share :

Berita Terkait

Ragam

Sejumlah Kendala Halangi Beroperasinya RS Islam, Ini Respon Andi Harun

Ragam

Seleksi 6 Penjabat Rumpun Ekstrakta Tuntas, 3 Nama Akan Dikirim ke KASN

Ragam

Soal Aksi Represif Aparat ke Pewarta, Jurnalis di Bontang Tagih Kejelasan ke Polres Bontang

Ragam

Bertambah 9, Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Kini 320 Kasus, dari Berau dan Kukar

Ragam

Pasca Lebaran, Dinkes Samarinda Lakukan Rapid dan Swab Tes di Pasar Segiri Samarinda, Hasilnya Tunggu 2 Hari

Ragam

Warga Segel Perumahan di Samarinda Ilir, Diduga Penyebab Tanah Longsor

Ragam

Nekat Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Wabah Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot dari Jabatan

Ragam

Ini Cara Menghindari Virus Corona Menurut Dokter RSUD AWS Samarinda