Home / Ragam

Selasa, 6 Juli 2021 - 16:17 WIB

Hasil Rapat Evaluasi Banjir yang Melanda Kota Samarinda, Pemkot Samarinda Akan Buat Layanan Ini

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara awak media.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara awak media.

Kaltimminutes.co, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun kumpulkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan evaluasi terkait banjir yang melanda Kota Samarinda pada, Jumat (2/7/2021) yang lalu.

Andi Harun menyampaikan, berdasarkan hasil rapat evaluasi, Pemkot Samarinda akan membuat layanan ketanggapsegeraan atau yang di kenal quick respon di puluhan titik banjir.

“Saya membuat quick response terhadap puluhan titik banjir baru dan lama serta longsor yang terjadi pada tanggal tersebut,” ungkapnya nkepada awak media, Senin (5/7/2021)) kemarin.

Lanjutnya, Pemkot Samarinda akan mencari tau dan menganalisa berapa total persisnya titik banjir, penyebab lalu solusi jangka pendek, menengah, dan panjangnya bagaimana.

Baca Juga :  Per Hari Ini, Warga Terdampak Banjir di Samarinda, dengan Kondisi Darurat Akan dapat Perawatan Medis Gratis

Pada hari itu juga dikatakan Andi Harun jika Pemkot memulai pembicaraan pendahuluan dalam hal keinginan terhadap masalah tersebut.

“Kami ingin ada perubahan di Kota Samarinda, semua kejadian sosial termasuk banjir langsung kita administrasikan dengan masalah sosial dan langsung direspons mana yang bersifat jangka pendek, menengah dan panjang,” sebutnya.

Kemudian, AH sapaan karib wali kota menerangkan jika rapat tersebut juga menggali informasi dan menganalisa penyebab terjadinya banjir serta menganalisa faktor teknis, kebijakan yang bisa dikendalikan atau mengurangi potensi masalah yang sama yang terjadi dimasa yang akan datang.

Baca Juga :  RSUD Taman Husada Tutup Layanan Poli Kecuali IGD Non Corona Akibat Kasus Anak 8 Tahun Meninggal Dunia

“Saya memberi waktu kepada OPD hingga hari rabu untuk melakukan rapat kembali menyusun beberapa rekomendasi bersifat jangka pendek, menengah dan panjang,” ucapnya.

Terakhir ia mengatakan jika yang bisa lakukan dalam jangka pendek dalam hal mengatasi banjir adalah mengetahui apakah saluran nya mampet ataukah pernah ada aktivitas pengupasan lahan di daerah tersebut.

“Bahkan mungkin di salah satu perumahan di lokasi tersebut ada kewajiban lingkungannya yang belum kelar itu yang perlu kita selidiki. Dengan kita tau persis penyebabnya In sha Allah membuat kita tepat dalam memberikan solusi,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jelang Ramadan 2020, Ini Kadar Zakat Fitri dan Fidyah Samarinda

Ragam

Cerita Pilu Pasien Terinfeksi Covid-19: Tidak Ingin Biarkan Anak Saya Khawatir

Ragam

Berkapasitas 96 Sampel Perhari, Dinkes Samarinda Segera Operasikan Labkesda Samarinda

Ragam

Muspandi Anggota DPRD Kaltim Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di ICU Ruang Tulip, Status Pasien Covid-19

Ragam

Pasien Positif Covid-19 Hindari Proses Karantina, Lokasi Tak Terlacak, Dinkes Kaltim Sebut Ada di Surabaya

Ragam

Update Covid-19 Hari Ini,  Tingkat Kesembuhan di Kaltim Capai 82 Persen

Ragam

Banggar dan TAPD Kaltim Belum Sepakat Soal Usulan MYC, Rapat Pembahasan APBD Deadlock

Ragam

Percepat Tracing Covid-19, Pemkot Samarinda Siapkan Mobil PCR Seharga Rp 3 Miliar