Home / Ragam

Jumat, 27 Agustus 2021 - 15:32 WIB

Heboh, Obralan Isran Noor dan Presiden Jokowi Bocor di Live Youtube, Bahas Ini

Presiden Jokowi, saat melakukan percakapan bersama pejabat negara dan daerah, di sela vaksinasi di SMP 22 Samarinda, Selasa (24/8/2021) lalu/ IST

Presiden Jokowi, saat melakukan percakapan bersama pejabat negara dan daerah, di sela vaksinasi di SMP 22 Samarinda, Selasa (24/8/2021) lalu/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kebocoran obralan saat Presiden Jokowi melakukan tinjuan vaksinasi di SMP Negeri 22 Samarinda, menghebohkan masyarakat.

Dalam agenda vaksinasi yang digelar Selasa (24/8/2021) itu, disiarkan secara live di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Kala itu, presiden didampingi sejumlah pejabat seperti Menhan Prabowo Subianto, Jendral Listro Sigit Kapolri RI, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Pejabat daerah juga ikut mendampingi, seperti Isran Noor, Gubernur Kaltim, dan Andi Harun, Wali Kota Samarinda.

Usai meninjau proses penyuntikan vaksin kepada siswa, pejabat negara dan daerah terlibat obrolan yang kemudian bocor terdengar di siaran langsung Youtube.

Baca Juga :  Data Lengkap dan Riwayat Perjalanan 11 Kasus Positif Covid-19 Baru di Kaltim

Dalam obrolan yang bocor tersebut, di hadapan Presiden Jokowi, Isran Noor, Gubernur Kaltim mengaku telah mendapat booster suntikan ketiga vaksin Covid-19.

“Saya sudah booster, pakai Moderna,” kata Isran, berbicara dengan Presiden Jokowi.

Dikonfirmasi terkait obrolan tersebut, Isran Noor menegaskan dirinya tidak mendapatkan booster suntikan vaksin ketiga.

Termasuk saat ditanyai awak media mengenai efek samping vaksinasi suntikan ketiga, Isran Noor membantah.

“Gak ada (suntikan vaksin ketiga). Gak ada itu,” tegas Isran Noor, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Masa Bakti Jaang Barkati Berakhir, Kasus Pungli Justru Menyeruak di Samarinda

Dirinya mengaku dibanding mendapatkan suntikan booster, dirinya lebih memilih untuk ikut terlibat memberikan suntikan vaksin kepada warga.

“Kalau nyuntik orang aku mau,” tutupnya.

Sebelumnya, Isran Noor menyebut vaksin Moderna yang tiba di Kaltim pada pertengahan Agustus 2021, akan digunakan untuk memberikan booster imun ke tenaga medis.

Para tenaga medis akan mendapatkan suntikan vaksin dosis ketiga untuk menambah kekuatan daya tahan tubuh menghadapi Covid-19.

“Sedikit istimewa buat tenaga medis terdepan, diberikan booster dengan Moderna,” paparnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

KWRI Balikpapan Gelar Pelatihan Untuk Editor Berita, Fasilitasi Jurnalis Pertebal Kemampuan

Ragam

Jalur Gugatan Terbuka Jika Selisih Suara Ketat di Pilwali Samarinda, Tapi Harus Penuhi Syarat Sengketa, Ini Penjelasan Akademisi

Ragam

Banjir Samarinda, BPBD Samarinda dan Relawan Evakuasi 605 Warga Terdampak Banjir

Ragam

Bea Cukai Balikpapan Musnahkan Ratusan Sex Toys dan Barang Lain Hasil Sitaan

Ragam

Belum Didistribusikan ke Daerah, Vaksin Moderna dan Pfizer Masih Tunggu Sertifikat dari BPOM

Ragam

Potret Kedekatan Cawali Samarinda Nomor 2 Andi Harun dengan Warga

Ragam

Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di RSUD AWS, Keluarga Tandatangani Surat Penolakan Pemakaman Gunakan Protokol

Ragam

Mantap!! Pasien Sembuh Tumbuh Pesat, Hari Ini Tambah 14 kasus, Total 414 Pasien Sembuh di Kaltim