Home / Ragam

Jumat, 11 Desember 2020 - 20:29 WIB

Ibadah Natal, Warga Dilarang Berkumpul Orang Banyak di Tempat Ibadah

Masrawan, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kaltim/ IST

Masrawan, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kaltim/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Suasana perayaan Natal tahun 2020 ini akan terasa berbeda dari tahun sebelumnya.

Masih berada di suasana pandemi Covid-19, pelaksanaan ibadah Natal dan perayaan tahun baru diharap tidak menimbulkan pengumpulan banyak orang, hingga berpotensi terjadinya penularan virus.

Tidak melaksanakan ibadah natal dengan jumlah orang yang besar, tertungan dalam surat edaran gubernur, bernomor 300.1/7143 /B.PPOD.

Dalam surat edaran tersebut, Isran Noor, Gubernur Kaltim mengimbau agar seluruh kegiatan keagamaan yang bersifat pengumpulan massa dan menjadi tempat berkerumunnya orang banyak adalah hal yang dilarang.

Hal itu sebagaimana Permenkes RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Baca Juga :  Sulit Dilacak, Ada 17 Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim Bermula dari Orang Tanpa Gejala

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersama para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat untuk bersama-sama meyakinkan bahwa ibadah hari raya Natal sebaiknya tidak dalam jumlah yang banyak dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tulis edaran yang ditandatangani Isran Noor, Gubernur Kaltim.

Edaran tersebut ditegaskan oleh Masrawan, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim. Dirinya menegaskan perayaan ibadah Natal tetap bisa berjalan bagi yang merayakan.

Namun akan ada protokol ketat di setiap tempat ibadah. Pengetatan ini guna mengurangi potensi penulan virus yang mengancam jemaah perayaan.

“Tempat ibadah tetap dijaga, dijalankan tapi menggunakan protokol kesehatan. Jaga jarak, pakai masker, dan tidak berkerumun,” kata Masrawan, Jumat (11/12/2020).

Baca Juga :  Disdik Kaltim Perpanjang Masa Belajar di Sekolah Hingga Situasi Aman dari Wabah Covid-19

Meski siap menindak tegas bagi mereka yang tidak menjalankan protokol kesehatan selama perayaan Natal, pihaknya tidak berencana menurunkan tim memantau jalannya peribadahan.

Masrawan berharap masing-masing tempat ibadah bisa saling menjaga ketaaan terhadap protokol tersebut.

“Pengawasan ya dari kita masing-masing. Saling jaga, supaya tidak bermasalah,” jelasnya.

Untuk mekasieme aturan dan penjelasannya terkait protokol saat peribadahan Natal, Kemenag Kaltim, juga masih akan menunggu kebijakan Kementerian Agama RI.

“Untuk seluruh kebijakan terkait Natal kami juga masih menunggu kebijakan dari pusat bagaimana,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Asik! 1500 UMKM Akan dapat Bantuan Sosial Dampak Corona

Ragam

Warga Keluhkan Distribusi Air Bersih, PDAM Samarinda Sedang Pemeliharaan Rutin

Ragam

Bakti Untuk Negeri, Bikers Brotherhood 1% MC Sumbang APD ke Sejumlah Rumah Sakit di Kaltim

Ragam

Kaltim Dapat Jatah 2,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Akhir Tahun Diterima

Ragam

Musala Dinsos Samarinda Dibangun Swadaya, Andi Harun Ikut Menyumbang

Ragam

Kasus Covid-19 di Kaltim Masih Tinggi, Belajar Tatap Muka Akan Dievaluasi Kembali

Ragam

Pasien Reaktif Covid-19 Tak Jujur Saat Dirawat, 64 Tenaga Medis RSUD AWS Samarinda Terpaksa Diisolasi

Ragam

Tak Ketinggalan Salurkan Hak Pilih, Gubernur dan Wagub Kaltim Nyoblos di Pilwali Samarinda, Ini Pesannya