Home / Ragam

Selasa, 31 Agustus 2021 - 18:34 WIB

Imbau Warga Tak Khawatir Gunakan Vaksin Astrazeneca, Rektor UNU: Ulama Tak Sembarang Menentukan Fatwa

Farid Wadjdy, Rektor UNU/ IST

Farid Wadjdy, Rektor UNU/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pada Selasa (31/8/2021) hari ini, UNU (Universitas Nahdatul Ulama) lakukan vaksinasi massa.

Vaksinasi massal itu menargetkan adanya pemberian vaksin setotal 1200.

Farid Wadjdy, Rektor UNU yang juga mantan Wakil Gubernur Kaltim, sampaikan bahwa  jumlah penerima vaksin lebih dari target yang diinginkan.

Dari data yang ia catat, sekitar 1.500 pendaftar vaksin. Hanya saja yang datang sekitar 1.215. Pendaftaran vaksinasi dilakukan secara online. Tujuannya untuk menghindari kerumunan.

“Alhamdulillah lebih dari target. Terakhir tercatat 1200 lebih orang yang ikut,” ucapnya melalui sambungan kepada awal media.

Baca Juga :  Dua Tahun Pimpin Kaltim, Isran Noor Reshuffle Pejabat Pemprov, Ini Rincian Mutasinya

Dengan respon positif dari masyarakat ini membuat pihaknya ingin menggelar kegiatan serupa ke depannya.

Saat ini pihaknya sedang kordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait ketersediaan vaksin.

Vaksin yang digunakan merupakan merk Astrazeneca.

Vaksin tersebut menjadi perbincangan publik dikarenakan memiliki kandungan non halal di dalamnya.

Sebelumnya, pengurus masjid Baitul Muttaqien Islamic Centre Samarinda pun menolak vaksin tersebut.

Menanggapi adanya kandungan non halal, menurutnya para ulama telah mencari langkah solutif.

Apalagi ulama dari NU pun sepakat penggunaan Astrazeneca dikarenakan kondisi saat ini sedang darurat.

Baca Juga :  Banyak Tambang Ilegal Bermunculan di Kaltim, Ananda Moeis: Yang Mengawasi Harus Bertanggung Jawab

“Jadi menurut saya para ulama tidak sembarang menentukan fatwa. Apalagi saat ini kondisi dalam keadaan darurat. Jika menunggu vaksin lainnya sampai kapan Kaltim akan mencapai target Herd immunity yang ditetapkan. Saat ini saja Kaltim baru mencapai 31 persen yang telah divaksin,” ucapnya.

Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat tidak khawatir saat vaksin.

Sebab vaksin yang ada untuk meminimalisir penularan Covid-19 di Kaltim. (*) 

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pembelajaran Tatap Muka Ditargetkan Awal Ajaran Baru, Kadisdikbud Minta Guru Diutamakan Dapat Vaksin Covid-19

Ragam

Koalisi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Nyatakan Sikap, Tolak Pemberhentian 75 Pegawai KPK

Ragam

Tinjau Langsung Vaksinasi, Presiden Joko Widodo Janjikan Tambahan Dosis Vaksin untuk Kaltim

Ragam

Wagub Kaltim Minta Jalan Ambruk di Poros Bontang-Sangatta Diperbaiki

Ragam

Balikpapan Zona Merah Covid-19, Rizal Effendi Larang Mudik dan Transit

Olahraga

Target Kaltim Capai 50 Medali di Ajang PON Papua 2021, Andi Harun Siapkan Pelatih Bersertifikasi

Ragam

Hasil Riset, Minum Jus Jeruk dengan Kulitnya Disebut Bisa Tangkal Covid-19

Ragam

Satu Pegawai Positif Covid-19, Pengadilan Agama Balikpapan Ditutup Sementara