Home / Ragam

Rabu, 6 Januari 2021 - 15:20 WIB

Isran Isyaratkan Tak Terima Vaksinasi Covid-19, Kendala Umur Lebihi Batas Penerima Vaksin

Isran Noor, Gubernur Kaltim ditemui di Kantor Gubernur Kaltim

Isran Noor, Gubernur Kaltim ditemui di Kantor Gubernur Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Sebanyak 25.520 dosis vaksin Covid-19 telah berada di ruang penyimpanan vaksin milik Dinkes Kaltim di Samarinda.

Menunggu izin BPOM, vaksin ini siap digunakan serentak tanggal 14 Januari 2021 mendatang.

Untuk fase pertama, vaksin akan diberikan kepada tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan penanganan kasus Covid-19.

Selanjutnya, vaksin akan diberikan kepada pejabat, termasuk kepala daerah. Hal tersebut seperti disampaikan Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri RI.

“Kenapa tenaga kesehatan duluan? Kenapa pejabat duluan?. Ini bagian dari upaya untuk meyakinkan publik bahwa vaksin aman, karena masih ada masyarakat yang bukan hanya tidak percaya vaksin, Covid-19 pun ada yang tidak percaya,” kata Tito.

Baca Juga :  Pemkot Samarinda Endorse Rumah Panggung Anti Banjir di Medsos, Netizen: Pemkot Kerjanya Ngapain!

Di Kaltim, komentar berbeda diberikan oleh Gubernur dan Wakik Gubernur Kaltim.

Dikonfirmasi sebelumnya, Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim menyatakan diri siap menjadi penerima vaksin pertama di Kaltim.

Hal ini dilakukannya guna meyakinkan masyarakat bahwa vaksin Covid-19 aman digunakan.

“Saya siap jadi penerima vaksin pertama,” ungkap Hadi, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Isran Noor, Gubernur Kaltim mengisyaratkan tidak mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Umur menjadi alasannya. Diketahui vaksin Sinovac yang akan digunakan di Indonesia, umur penerima vaksin dibatasi antara 18 hingga 59 tahun.

Baca Juga :  Balikpapan dan Samarinda Masuk Kawasan Rawan Virus Corona

Hal ini membuat Isran Noor, kemungkinan tidak akan menerima vaksinasi. Saat ini umut Mantan Bupati Kutim ini telah menginjak 63 tahun. Sementara Hadi Mulyadi, masih berumur 52 tahun.

“Aku ini masih muda, masih 36 tahun. Jadi gak perlu vaksin,” kata Isran Noor berkelakar, Rabu (6/1/2021).

Isran menegaskan masih ada beberapa pihak yang bisa jadi prioritas penerima vaksin, seperti relawan, ASN, dan termasuk para wartawan.

Mobilitas tinggi membuat beberapa kelompok tersebut rentan terpapar Covid-19.

“Yang perlu ini seperti kalian (wartawan), yang sudah tua-tua. Aku gak perlu,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Update Covid-19 Per Rabu (25/3/2020), PDP di Kaltim Bertambah Lima Orang

Ragam

9.475 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan, Pemprov Kaltim Siapkan 3,08 Miliar untuk Bantuan Dampak Sosial

Ragam

Update Covid-19 Per 5 Juni 2020: Kasus Positif Nasional Tambah 703 Orang, Kaltim Jalan di Tempat, Positif Tambah 1 Pasien, Sembuh Tak Ada Penambahan

Ragam

Tes Massal Covid-19 Samarinda Belum Bisa Dilakukan, Dinkes Berdalih Stok Rapid Test Kurang

Ragam

Ini Penjelasan Medis Soal Bayi Usia 3 Minggu di Samarinda Menangis Keluarkan Darah

Ragam

Keliling Pantau Pos Perbatasan Kota, Wakil Wali Kota Samarinda Apresiasi Disiplin Masyarakat Terkait Imbau Larangan Mudik Lebaran

Ragam

Resepsi Pernikahan Berpotensi Ada Penyebaran Covid-19, Dua Kasus Positif Kaltim Miliki Riwayat Hadiri Resepsi

Ragam

Penertiban PKL Kembali Dilakukan, Beberapa Lapak Pedagang di Polder Air Hitam Diamankan Satpol-PP