Home / Pariwara / Ragam

Senin, 10 Februari 2020 - 19:54 WIB

Jaga Kedaulatan Perairan, DPRD Kaltim Rancang Perda Zonasi Kelautan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Draft rancangan peraturan daerah (raperda) zonasi kelautan atau wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sampai saat ini masih menjadi masalah di beberapa provinsi termasuk di Kaltim.

Perda zonasi kelautan dan pulau-pulau kecil dianggap beberapa pihak melegitimasi sekaligus melanggengkan perampasan ruang hidup masyarakat pesisir di Indonesia melalui sejumlah proyek pembangunan.

Diantaranya, reklamasi, pertambangan pasir dan migas, industri pariwisata berbasis utang, konservasi berbasis utang, perkebunan kelapa sawit, dan pembangan infrastruktur untuk pelabuhan serta industri maritim.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kaltim Makmur HAPK usai rapat Paripurna, Senin (10/2/2020) di gedung DPRD Kaltim Samarinda.

Baca Juga :  Usai Pengambilan Swab, PDP Mengamuk Mau Juga Diisolasi di RSUD I.A Moeis

Makmur mengimbau agar pihak-pihak yang bertanggung jawab baik pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kota tidak lagi saling melempar persoalan kewenangan.

“Terutama laut ini kan sangat luas, tentu harus betul-betul kita payungi dengan perda ini, baik pusat, provinsi dan kabupaten wajib bersama-sama menjaga potensi laut,” ujar Makmur.

Lanjutnya, potensi laut Kaltim begitu banyak meliputi wisata bawah laut, wisata bahari, dan hasil laut yang beragam serta berlimpah.

Selain itu, sebagai langkah evaluasi, Makmur berharap Raperda Kaltim dan Raperda Kota dapat saling bersinergi.

Baca Juga :  Menunggu 15 Tahun, Warga Belum Dapat Ganti Rugi Lahan di Pembangunan Stadion Batakan Balikpapan

“Harapan saya ke depan kita bukan hanya bicara Raperda perda sistem zonasi kelautan semata, Raperda Kaltim dan Raperda Samarinda Kota juga perlu dibicarakan,” tuturnya.

Dkatakan Makmur, setelah menerima beberapa raperda yang masuk ke DPRD Kaltim, ternyata masih saja ditemukan raperda yang tidak dilengkapi dengan dokumen.

“Setelah kami evaluasi, ada Raperda yang masuk tanpa dilengkapi dokumen. Itu yang akan kami kembalikan. Kami sangat selektif sekali periode ini untuk menaati peraturan-peraturan daerah yang disampaikan pemerintah pusat,” ungkapnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kabar Baik!! 1 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di Balikpapan, Total Sudah 13 Pasien Corona Sembuh di Kaltim

Ragam

Vaksinasi Digelar Kamis Ini, Sabani Jadi Orang Kaltim Pertama yang Mendapat Vaksin

Ragam

Usulan Anggaran Balitbangda Kaltim 2021 Minim, Komisi III Kaget

Ragam

Warga yang Lahir Tanggal 1 Juli, Dapat Layanan Pembuatan SIM Gratis di Polresta Samarinda

Ragam

Anggota DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pelaksanaan Reses di Sidang Paripurna

Ragam

Target Penyelesaian Tol Balsam Tertunda Lagi, Akibat Longsor di Seksi 5 Sepanjang 100 Meter

Ragam

Ada Staf Bappeda Positif Covid-19, Komisi III Jadwalkan Tes Swab Pekan Ini

Ragam

BREAKING NEWS – Update Terbaru, Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah Jadi 3 Orang