Home / Ragam

Kamis, 12 Maret 2020 - 14:33 WIB

Jalan Nasional Menganga Sekian Meter, Akses Bontang-Sangatta Nyaris Putus

Kondisi jalur Bontang-Sangatta, Lubang besar menganga, polisi tengah mengatur lalu lintas

Kondisi jalur Bontang-Sangatta, Lubang besar menganga, polisi tengah mengatur lalu lintas

Kaltimminutes.co, Samarinda – Lubang menganga sekian meter itu, akibat jalan nasional yang menghubungkan Kutim-Bontang ambles.

Lubang menganga inipun mengakibatkan kemacetan panjang di poros Bontang menuju Sangatta, pada Kamis (12/3/2020). Pasalnya, jalan ini menjadi akses darat satu-satunya menghubungkan Bontang dan Kutim.

Baca Juga :  Reses ke Kukar, Anggota Dewan Ini Terkait Infrastruktur dan Alat Tangap Nelayan

Irwan, Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kaltim, turut angkat bicara. Dirinya telah melaporkan kejadian ini ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

“Kalau ada kerusakan-kerusakan yang sifatnya tak terduga, selama ada info, segera saya minta BPJN tangani,” katanya.

Baca Juga :  Tes Massal Covid-19 Samarinda Belum Bisa Dilakukan, Dinkes Berdalih Stok Rapid Test Kurang

Irwan menjelaskan setelah mendapat laporan tersebut, saat ini tim teknis dari PUPR Kutim dan BPJN telah menuju lokasi untuk melakukan penanganan kerusakan jalan. Sementara pihak satuan lalu lintas Sangatta, terlihat di lokasi membantu mengatur arus lalu lintas. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jalan PM Noor Kerap Makan Korban Jiwa, Andi Harun: Segera Ditindak Lanjuti

Ragam

Kasus Penangkapan Dirut Perusda Kukar, Jadi Peringatan Perusda Kaltim, Ini Pesan Wagub Kaltim

Ragam

Staf Balai Kota Samarinda Positif Covid-19, Beberapa Hari Dirawat Akhirnya Meninggal Dunia

Ragam

Tinjau Lokasi Bekas Banjir di Sangasanga, Muhammad Samsun Dorong Normalisasi Sungai dan Drainase

Ragam

Aset Tanah Bekas AMPI Dijual, Mantan Pengurus Sebut Dapat Izin Senior di Partai

Ragam

Sulit Dilacak, Ada 17 Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim Bermula dari Orang Tanpa Gejala

Ragam

Stok Darah di Balikpapan Nyaris Kehabisan, PMI Minta Masyarakat Mendonor

Ragam

Warga Keluhkan Syarat Belajar Tatap Muka Pakai Rapid Antigen, Wagub Kaltim Sarankan Tunggu Vaksin