Home / Ragam

Senin, 15 Maret 2021 - 15:54 WIB

Jalan Rusak dan Minim Penerangan di Jalan PM Noor, Ini Respon DPRD Samarinda

Kondisi jalan yang kerap kali menjadi lokasi kecelakaan/IST

Kondisi jalan yang kerap kali menjadi lokasi kecelakaan/IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Sejumlah ruas jalan di Samarinda masih membahayakan bagi para pengguna jalan yang melintas.

Teranyar, akibat minimnya Marka jalan dan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di jalan PM. Noor, Sempaja, Samarinda, menyebabkan korban jiwa.

Peristiwa ini menambah rentetan panjang kecelakaan lalu lintas di Samarinda yang menyebabkan korban jiwa.

Peristiwa terakhir mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Samarinda.

Anhar, anggota Komisi III DPRD Samarinda mengaku geram dengan kinerja perangkat daerah, khususnya kepala dinas yang dianggap tidak bekerja maksimal.

Baca Juga :  Operasi Zebra Mahakam Mulai Digelar, Ini Sasaran Satlantas Polresta Samarinda

“Sudah jelas sering ada korban gara-gara Marka jalan yang minim, tapi tetap dibiarkan. Tidak ada perbaikan,” ujar Anhar geram.

Anhar meminta agar Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengevaluasi kinerja perangkat dibawahnya.

“Evaluasi, kalau perlu ganti itu kepala dinas PUPR. Tidak ada juga prestasinya selama menjabat,” lanjutnya.

Anhar berharap peristiwa di jalan PM. Noor merupakan kejadian terakhir yang merugikan warga.

“Semoga tidak ada lagi keluhan dari warga tentang jalan-jalan yang rusak, terlebih sampai menghilangkan nyawa,” tegasnya.

Hal senada disampaikan rekannya di Komisi III, Eko Elyasmoko.

Baca Juga :  BPK Soroti Kredit Macet di Bank Kaltimtara, Dadek Nandemar: Itu Kerugian Perusahaan, Bukan Kerugian Negara

Politisi partai Demokrat ini menyoroti masih banyaknya ruas jalan di Samarinda yang minim LPJU.

“Bukan cuma di PM. Noor, banyak jalan-jalan kita yang masih gelap. Terus fungsinya Dinas Perhubungan apa? Tidak ada. Sementara korban jiwa terus berjatuhan,” lantangnya.

Eko meminta agar Wali Kota Samarinda segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas terkait.

“Kepala Dinas Perhubungan harus segera di evaluasi, kita pertanyakan kinerjanya sejauh ini. Kalau tidak, akan terus ada korban-korban berikutnya,” pungkas Eko Elyasmoko. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Nasional Per 30 April Capai 10.118 Kasus, Kaltim Hari Ini Tambah 15 Kasus, Total 134 Pasien Positif Covid-19

Ragam

6 Faskes Ini Sediakan Layanan Rapid Test Bagi Warga Balikpapan yang Hendak Keluar Daerah

Ragam

Wali Kota Andi Harun Bertemu Pejabat PDAM Samarinda, Paparkan Program hingga Evaluasi

Ragam

Rincian Pasien Covid-19 Berdasarkan Umur, 18-65 Tahun Jadi Usia Paling Banyak Tertular

Ragam

Diduga Terpeleset, ODGJ Ditemukan Meninggal Dunia di Dasar Sungai Karang Mumus

Ragam

[Siaran Pers] Soal Drama Polemik Perpanjangan Izin IUPK PT Arutmin, PWYP Indonesia Sebut Pemberian SK IUPK Tidak Mengejutkan

Ragam

GAWAT!! Wapres dan Sang Istri Dinyatakan Positif Corona

Ragam

Masa Jabatan Wali Kota Bontang Berakhir Hari Ini, Sekkot Kota Taman Ditunjuk Jadi Plh