Home / Ragam

Rabu, 22 Juni 2022 - 23:46 WIB

Jalani Pemeriksaan Seharian, Eks Mendag Lutfi Sebut Telah Berikan Keterangan Sebenar-benarnya

Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi / HO

Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi / HO

Kaltimminutes.co – Mantan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) pada Rabu (22/6).

Usai menjalani pemeriksaan, Muhammad Lutfi menyatakan telah memberikan keterangan dan kesaksian dengan sebenar-benarnya kepada penyidik Kejaksaan Agung.

Lutfi mendatangi Gedung Bundar Kompleks Kejagung pada pukul 09.10 WIB dan baru keluar menjalani pemeriksaan sekitar pukul 21.10 WIB.

“Tadi saya sudah datang tepat waktu, tepat hari dan melaksanakan semua yang ditanyakan saya jawab dengan sebenar-benarnya,” kata Lutfi kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan.

Baca Juga :  Lanjutkan Sidang Pemberi Suap Bupati AGM, JPU Hadirkan 5 Orang Saksi

Lutfi mengatakan bahwa kehadirannya terbut merupakan suatu bentuk ketaatan pada hukum. Oleh sebab itu ia memenuhi panggilan pemeriksaan tersbut.

Kendati demikian ia tak membeberkan materi pemeriksaan terhadap dirinya. Menurutnya hal tersebut merupakan bagian dari kepentingan penyidik.

“Saya tidak akan jawab karena semua materinya silahkan tanyakan kepada penyidik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Lutfi diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Penyambutan Purna Tugas Satgas Yonif Raider 613/Raja Alam, Ini Harapan Pangdam VI/Mlw 

Kasus ini mulai diselisik oleh jaksa sejak Januari 2021 hingga Maret 2022. Kala itu, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengambil kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) agar perusahaan yang mengekspor minyak dapat diregulasikan.

Namun kebijakan itu nyatanya tak membuat minyak dan bahan turunannya melimpah di Indonesia. Ternyata, ada beberapa perusahaan yang diduga terlibat dalam skandal korupsi untuk mengurus penerbitan izin ekspor yang melanggar aturan itu. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jawab Kontroversi Permendikbud PPKS, Nadiem Makarim: Cuma Demi Cegah Kekerasan Seksual

Ragam

Lakukan OTT di Kaltim, KPK Amankan Bupati Panajam Paser Utara

Ragam

Sejumlah BUMD Belum Laporkan LHKPN, Berikut Data yang Dicatat KPK

Ragam

Airlangga Hartarto: Mulai Besok, Masa Karantina PPLN dan Jemaah Umrah Dipangkas Jadi 1 Hari

Ragam

Kasus Covid-19 Meningkat, Balikpapan Berlakukan PPKM Level 3

Ragam

Rapat Bersama Kepala Bandara APT Pranoto, Andi Harun Dukung Upaya Pengembangan Bandara 

Ragam

Tunggu SK Mendagri, Pemprov Kaltim Jadwalkan Pelantikan Kepala Daerah di 17 Februari 2021

Ragam

Belanja Tidak Terduga Kaltim Hanya Dianggarkan Rp 200 Miliar, Bagaimana Penanganan Covid-19, Ini Jawaban Gubernur