Home / Ragam

Minggu, 4 April 2021 - 23:14 WIB

Jangan Terus ke Solo, di Samarinda, Ada Wali Kota Kumpulkan Pejabat Malam Hari untuk Bahas Banjir

Walikota Samarinda, Andi Harun saat membahas banjir pada Minggu malam (4/4/2021)/ IST

Walikota Samarinda, Andi Harun saat membahas banjir pada Minggu malam (4/4/2021)/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Usai pelaksanaan Pilkada serentak 2020, beragam nama Wali Kota hingga Bupati mencuat di media sosial.

Salah satu yang sering muncul di pemberitaan adalah nama putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang menjabat sebagai Walikota Solo.

Beberapa pemberitaan, kerap muncul, mulai dirinya sidak ke sekolah hingga bertatap muka dengan warga.

Tak hanya di Solo, aksi di luar kebiasaan juga dilakukan Wali Kota Samarinda. Di luar kebiasaan, dikarenakan dirinya ikut mengumpulkan pejabat di malam hari.

Minggu malam (4/3/2021) Andi Harun, Wali Kota Samarinda mengumpulkan pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda.

Pembahasan utama terkait penanganan banjir di Samarinda. Tiga fokus penanganan di jalan DI Pandjaitan, Simpang Empat Vorvo, dan Simpang Sempaja.

Dalam rapat koordinasi itu juga menghadirka tim ahli berkompeten di bidang penangulangan banjir melalui saluran virtual.

Andi Harun meminta Kepala Bappeda Samarinda, melakukan rumusan anggaran di APBD perubahan.

Baca Juga :  Pesan Ribuan Reagen Untuk Uji PCR, Akhir Maret Kaltim Sudah Bisa Uji Swab Deteksi Covid-19 Sendiri

“Saya harap dana tadi sudah teranggarkan dengan baik. Sehingga dana yang miliaran yang akan kita belanjakan nanti memang betul-betul bermanfaat,” ungkap Andi Harun, Wali Kota Samarinda, Minggu (4/3/2021).

Samarinda memiliki pekerjaan rumah besar terkait banjir, terlebih pada Mei dan Juni, lantaran curah hujan tinggi pada bulan-bulan tersebut.

Tidak hanya hujan, pasang air sungai juga menghambat turunnya genangan air.

“Dua tahun berturut-turut selalu terjadi banjir yang sangat serius setelah bulan ramadan,” jelasnya.

Program penanganan banjir harus dirumuskan. AH sapaan akrabnya mrminta seluruh OPD teknis terkait segera membuat skema anggaran proyek.

Skema pembiayaan proyek itu nantinya didorong agar dapat dibiayai oleh pemerintah pusat, serta dibantu Provinsi Kaltim. Tidak cukup sampai di situ, Pemkot Samarinda juga akan menggelotorkan anggaran melalui APBD Kota Tepian.

“Pada ramadan ini saya sudah mendapat gambaran mana proyek penanganan yang sudah bisa jalan, dengan didanai oleh pemerintah kota,” paparnya.

Baca Juga :  Sekretaris DPW PKS Kaltim Pastikan Mesin Partai Solid Menangkan Paslon Andi Harun-Rusmadi

Pemerintah pusat juga akan menyalurkan bantuan penanganan banjir. Hal itu terbahas dalam pertemuan bersama Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani pada Minggu pagi.

“Mungkin skema bantuannya nanti Pemkot hanya terima kunci saja, karena proyek fisik langsung dikerjakan oleh Kementrian PUPR,” urainya.

Sementara itu, Eko Wahyudi, salah satu narasumber ahli dalam pertemuan tersebut menjelaskan, strategi penanggulangan banjir dibagi menjadi tiga tahap.

Jangka pendek penanganan, yakni dengan melakukan pembenahan sistem drainase, normalisasi sungai, hingga pembuatan kolam resensi.

“Jangka menengah dengan mengendalikan banjir dari daerah hulu dan penataan DAS dari sungai-sungai yang melintas dikota Samarinda,” paparnya.

Untuk penanganan jangka panjang dengan mengendalikan pasang surut Sungai Mahakam dengan pemgembangan pintu air dan pompa banjir di muara anak Sungai Mahakam. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jalan PM Noor Kerap Makan Korban Jiwa, Andi Harun: Segera Ditindak Lanjuti

Ragam

Musala Dinsos Samarinda Dibangun Swadaya, Andi Harun Ikut Menyumbang

Ragam

Empat Pasien yang Diobservasi di Balikpapan, Keadaannya Mulai Membaik

Ragam

Atasi Persoalan Macet di Kawasan Sungai Dama, Pemkot Samarinda Berencana Akan Bangun Jalan Terowongan

Ragam

Komisi II Minta DPRD Jalankan Rekomendasi BPK, Soal Temuan Pengelolaan Penerimaan Blok Mahakam

Ragam

Pupuk Kaltim Capai Target Kinerja 2019, Produksi Amoniak mencapai 2.720.339 Ton

Ragam

Soal Proyek Pembangunan SMK Farmasi di Tenggarong,  DPRD Kaltim Pastikan Tak Ada Masalah

Ragam

Masih Pandemi Corona, Wali Kota Balikpapan Minta Warga Tak Gelar Lomba 17 Agustus