Home / Ragam

Rabu, 17 November 2021 - 15:50 WIB

Jawab Kritikan Terkait Sumur Resapan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Beri Penjelasan Begini

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria /pikiran-rakyat.com

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria /pikiran-rakyat.com

Kaltimminutes.co – Program sumur resapan yang menjadi yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta mendapat  kritikan dari berbagai kalangan.

Salah Satunya anggota DPRD DKI Jakarta Agustina Hermanto atau dikenal dengan Tina Toon yang meminta agar anggaran untuk program sumur resapan dihapus.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim terkait fungsi sumur resapan. Menurutnya program sumur resapan efektif untuk menangani banjir di Ibu Kota.

“Ya kan sudah dilihat, rasakan dua tahun ini, efektivitas sumur resapan kan cukup baik, kemudian juga dibuat kolam olakan, selain program gerebek lumpur, program pembuatan situ, embung, waduk, polder, kemudian tanggul program lainnya normalisasi, naturalisasi semua kan dibuat,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/11).

Baca Juga :  3 Surat Tak Ada Tanggapan, Pemkot Akan Kosongkan Gedung DPD Golkar Samarinda Esok Hari 

Riza mengatakan program sumur resapan sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Sumur-sumur resapan dibuat di tempat-tempat yang sering terjadi genangan ketika hujan melanda.

Menurut Riza anggapan sumur resapan program tidak jelas itu tidak berdasar. Pasalnya, di lapangan sumur resapan sangat berperan membantu menyurutkan genangan air.

“Namun kemudian perlu diketahui program sumur resapan ini program yang sudah dilaksanakan sebelum sebelumnya, bukan di zaman sekarang-sekarang saja dan program ini sangat baik membantu mempercepat genangan air segera surut,” kata Riza.

Kritik terhadap sumur resapan DKI dilontarkan Tina Toon saat rapat paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang APBD DKI Jakarta tahun 2022, Selasa (16/11).

Baca Juga :  Tenaga Medis Lakukan Uji Swab, 5 Layanan RS Sayang Ibu Balikpapan Ditutup Sementara

Pada kesempatan itu Tina mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menghapus anggaran sumur resapan di 2022 dan dialihkan ke normalisasi.

Tina mengatakan, pada 2022, Pemprov menganggarkan Rp1,2 triliun untuk program normalisasi dan restorasi sungai. Namun di sisi lain, ia menyebut dalam empat tahun terakhir tidak sedikitpun melakukan normalisasi.

“Kami mendorong agar anggaran ini bisa ditingkatkan pada tahun 2021 ini. Program yang tidak jelas seperti sumur resapan kami rekomendasikan untuk dihapus dan anggaran dilimpahkan untuk normalisasi sungai,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul  “Wagub DKI Jawab Tina Toon Soal Sumur Resapan Program Tak Jelas”. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211117134626-32-722417/wagub-dki-jawab-tina-toon-soal-sumur-resapan-program-tak-jelas.

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kabar Baik!!, Kasus Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Total Sudah 3 Pasien Sembuh

Ragam

Didorong Maju Calon Ketum PBNU, Jusuf Kalla: Pemimpin NU Harus Ulama

Ragam

Upaya Tim SAR Gabungan Membuahkan Hasil, Pria yang Tenggelam di Sungai Mahakam Berhasil Ditemukan

Ragam

Satu Orang Dinyatakan Hilang, Diduga Kecelakaan Kapal di Sungai Mahakam

Ragam

Presiden Jokowi Larang Mudik, Sanksi Denda dan Kurungan Bagi Warga yang Melanggar
Hasanuddin Masud, Ketua Komisi III DPRD Kaltim, ditemui Senin (20/9/2021)

Ragam

Lawas Tak Aktif Agenda DPRD Kaltim, Hasan Masud Akui Ada Urusan Bisnis

Ragam

Pejabat Daerah Tak Terima THR, Ini Kemungkinan Jumlah THR yang Diterima Gubernur, Wagub, dan Sekprov Kaltim
Hasanuddin Masud, Ketua Komisi III DPRD Kaltim

Ragam

Soal Usulan Pergantian Ketua DPRD Kaltim, Hasan Masud Samakan Dirinya Seperti Nabi Ibrahim