Home / Ragam

Senin, 22 November 2021 - 19:19 WIB

Jelang Libur Nataru, Jokowi Minta Masyarakat Berhati-hati 

Presiden Joko Widodo / medcom.id

Presiden Joko Widodo / medcom.id

Kaltimminutes.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat berhati-hati dalam menghadapi libur natal dan tahun baru (Nataru) 2022. Hal itu di sampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Budi mengatakan hal ini dilatarbelakangi kondisi pandemi global Covid-19 yang mulai meningkat kembali.

Budi mengakui beberapa negara yang pernah terkena varian Delta, banyak yang belum mengalami lonjakan kasus. Misalnya, India, Afrika, Maroko dan termasuk Indonesia.

“Tadi di rapat terbatas (ratas) kami sampaikan kondisi pandemi global. Kita tahu Eropa kasus konfirm semua naik, sehingga arahan pak presiden kita harus hati hati dan waspada terutama nataru,” kata Budi dalam konferensi pers, Senin (22/11).

“Afrika Selatan pernah kena Delta juga sekarang landai sudah 134 hari. Indonesia 124 hari, Moroko 101 hari dan Jepang 86 hari,” kata dia.

Namun, Budi mengingatkan, di negara-negara Eropa saat ini kasus kembali naik karena varian Delta dan turunannya. Sehingga ia mengingatkan untuk tetap waspada.

Apalagi, kata Budi, jika melihat kondisi Sri Lanka saat ini mengalami puncak pandemi akibat varian Delta.

Baca Juga :  Buaya 3 Meter yang Kerap Nongkrong di Lapangan Golf Sintuk Dievakuasi Warga, Selanjutnya Akan Diserahkan ke TNK

“Kita juga lihat satu negara Sri Lanka yang sudah peak kena Delta sekarang mulai ada kenaikan,” ujarnya..

“Semua gerakan atau kejadian kasus di negara negara luar negeri ini kita pelajari dengan ketat, kita awasi dengan ketat dan kita laporkan ke bapak presiden agar membuat kita tetap waspada. Terutama di masa nataru ini,” imbuhnya.

Kasus Meningkat di 19 Daerah
Sebanyak 19 kabupaten/kota dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan kasus konfirmasi virus corona (Covid-19). Oleh karena itu, pemerintah bakal mengawasi ketat daerah-daerah tersebut, khususnya pada masa libur Nataru.

Menkes Budi mengatakan, dari 19 daerah itu, tiga di antaranya adalah Fakfak, Purbalingga, dan Lampung Utara.

“Kurang lebih 19 kabupaten/kota yang kita monitor secara ketat, kita surveilans secara ketat, karena ada kenaikan kasus walau masih kecil, lebih dari dua minggu,” ujar Budi.

Menurut Budi, tingkat kedisiplinan 19 kabupaten/kota itu dalam melaksanakan testing dan tracing mulai menurun. Hal ini yang membuat 19 daerah itu mengalami peningkatan kasus.

Baca Juga :  Tugas Pjs Hanya di Masa Kampanye, Diharap Bantu Jaga Netralitas ASN di Pilkada

Oleh sebab itu, Budi mendorong para kepala daerah di kawasan-kawasan itu untuk terus disiplin dalam melaksanakan tracing dan testing.

“Jadi testing harus dilakukan terhadap orang-orang kontak erat hasil dari tracing. Kami melihat kota-kota yang ada kenaikan, disiplin untuk tracing kontak erat dan melakukan testing bagi orang yang didefinisikan kontak erat sudah sangat rendah,” ujar Budi.

“Kami imbau semua pimpinan daerah agar selalu meningkatkan dan menjaga disiplin tracing dan juga testingnya. Ini sangat penting utk mencegah gelombang baru,” kata dia menambahkan.

Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali. Perpanjangan PPKM berlaku dua minggu pada 23 November hingga 6 Desember.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tren kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali membaik. Namun, PPKM tetap diperpanjang mengantisipasi lonjakan kasus jelang akhir tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jokowi Minta Hati-hati Hadapi Libur Nataru, 19 Daerah Diawasi Ketat”. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211122170325-20-724550/jokowi-minta-hati-hati-hadapi-libur-nataru-19-daerah-diawasi-ketat.

Share :

Berita Terkait

Ragam

PPKM Balikpapan Turun  Level 2, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Berharap Pandemi Segera Selesai

Ragam

Demi Cegah Banjir, Jokowi Paksa Pengusaha Sawit dan Tambang Bangun Persemaian

Ragam

Wali Kota Samarinda Saksikan Pemusnahan Ribuan Botol Miras Ilegal Hasil Razia, Begini Katanya

Ragam

Pasien ODGJ RSKD Atma Husada Mahakam Meninggal Dunia dengan Hasil Rapid Test Reaktif

Ragam

Paripurna Pengesahan Rancangan KUA PPAS 2022 Ditunda, Ini Alasannya

Ragam

Enam Bulan ke Depan Sabani Akan Pensiun, Syafruddin Pertanyakan Belum Adanya Pembentukan Timsel Sekprov 

Ragam

Sejumlah BUMD Belum Laporkan LHKPN, Berikut Data yang Dicatat KPK

Ragam

Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Anies Baswedan Dorong Pemuda untuk Tak Takut Berpolitik