Home / Ragam

Kamis, 9 April 2020 - 19:09 WIB

Jelang Ramadan 2020, Ini Kadar Zakat Fitri dan Fidyah Samarinda

Ilustrasi pembayaran zakat fitri

Ilustrasi pembayaran zakat fitri

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Samarinda, melakukan rapat koordinasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda, pengurus cabang Muhammadiyah, pengurus daerah NU, Disperindag Samarinda, dan Bulog, pada Rabu (8/4/2020) kemarin.

Pada rapat koordinasi tersebut disepakati kadar zakat fitri dan fidyah Samarinda, tahun 2020 atau 1441 hijriah.

Berikut ketetapan kadar zakat fitri dan fidyah Samarinda:

1. Kadar zakat fitri dengan beras adalah 2,5 kilogram per jiwa.

2. Kadar zakat firti berupa uang:
– Kategori I (Rp 60.000), per jiwa.
– Kategori II (Rp 45.000), per jiwa.
– Kategori III (Rp 30.000), per jiwa.

3. Kadar fidyah disesuaikan dengan beras 6,5 ons, dengan nilai;
– Kategori I (Rp 40.000), per hari.
– Kategori II (Rp 30.000), per hari.
– Kategori III (Rp 25.000), per hari.

(Sumber: Kemenag Samarinda)

“Untuk beras, jumlahnya sama dari tahun-tahun sebelumnya, yakni 2,5 kilogram. Sementara untuk uang, disesuaikan dengan harga beras di pasaran. Informasi harganya dari Bulog,” kata Masdar Amin, Kepala Kantor Kemenag Samarinda, dikonfirmasi Kamis (9/4/2020).

Baca Juga :  Baru 3 Hari Bebas, Habib Bahar bin Smith Kembali Masuk Penjara, Kenapa?

Sementara itu, untuk mekanisme pembayaran zakat, menjadi wewenang Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Samarinda.

Diketahui, sesuai edaran Kementerian Agama RI, salah satu poinnya menghadapi wabah corona yang menjangkiti sebagian besar wilayah di Indonesia, maka pembayaran dan penyaluran zakat dilakukan dengan cara transfer.

Sebagai arahan dari Kemenag, Baznas Samarinda, akan membuka pembayaran zakat fitri dengan sistem transfer.

“Kami akan membuka pembayaran zakat fitrah secara online. Karena kan tatap muka harus dikurangi ini, akibat pandemi Covid-19,” kata Rusfauzi Hamdi, Ketua Baznas Samarinda, dihubungi via telepon di hari yang sama.

“Kami punya rekening baku sudah di Baznas Samarinda. Ada di beberapa bank. Bagi warga yang hendak membayar zakat bisa mentransfernya ke rekening Baznas Samarinda,” sambungnya.

Tidak hanya dengan sistem transfer, Baznas Samarinda juga berencana membuka posko penerimaan zakat. Namun dengan catatan, membatasi jumlah orang yang bayar zakat, sehingga tidak menjadi tempat berkumpulnya banyak orang.

Untiuk mekanisme pasti, jajaran pimpinan Baznas Samarinda, untuk melakukan rapat internal. Rapat tersebut akan digelar Kamis.

Baca Juga :  Jalan Nasional Menganga Sekian Meter, Akses Bontang-Sangatta Nyaris Putus

Hal tersebut juga berlaku untuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Unit penampungan zakat adalah tim yang kerap mengumpulkan zakat di masjid dan langgar.

Ruzfauji menegaskan, bahwa UPZ dapat mengambil dua opsi, untuk penerimaan dan penyaluran zakat fitri.

Pertama, membuka rekening secara mandiri untuk pengelolaan zakat. Kedua, tetap membuka posko pembayaran zakat, namun dengan jumlah orang yang hendak membayar zakat dibatasi jumlahnya, atau bergantian, agar tidak ada penumpukan massa di loket pembayaran zakat.

“Kami masih menunggu petunjuk teknis dari pusat. Bagaimana mekanismenya itu untuk UPZ. Apakah bisa membuka rekening sendiri atau diperbolehkan membuka posko pengumpulan zakat,” jelasnya.

Nantinya, setiap UPZ, sebelum bekerja mengumpulkan zakat, harus terlebih dahulu mendapat surat keputusan (SK) dari Baznas Samarinda.

“Ini rame mereka mengusulkan SK. Dekat ramadan banyak memang yang mengusulkan SK pengumpulan zakat di langgar maupun masjid. 170 an ada sudah mengusulkan,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Gegara Tak Bisa Lakukan Transaksi, Nasabah Seruduk Kantor Cabang Bukopin Samarinda

Ragam

Pelantikan Kepala Daerah Bisa Digelar Sebelum 17 Februari, Gubernur Bisa Kena Sanksi Bila Menunda Pelantikan

Ragam

Lanjutan Aksi Penolakan UU Cipta Kerja, Mahasiswa Bertahan hingga Malam di Luar DPRD Kaltim

Ragam

Ini Penjelasan Medis Soal Bayi Usia 3 Minggu di Samarinda Menangis Keluarkan Darah

Ragam

Naas! IRT Tewas Setelah Tertimpa Tanah Longsor di Lok Tuan Bontang

Ragam

Antisipasi Arus Mudik Balik Pasca Hari Raya Idulfitri, Posko Penyekatan Diperpanjang

Ragam

PPKM Darurat Telah Diterapkan di Balikpapan, DPRD Minta Pemkot Sediakan Bansos

Ragam

4 Pegawai Bapenda Paser Positif Covid-19, Pelayanan ke Masyarakat Tetap Jalan