Home / Ragam

Senin, 28 September 2020 - 16:02 WIB

Jubir Satgas Covid-19 Kaltim Minta Warga Waspadai Penularan Virus di Lingkungan Keluarga, Ini Alasannya

Andi Muhammad Ishak, Sekretaris Dinkes Samarinda

Andi Muhammad Ishak, Sekretaris Dinkes Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Jumat (25/9/2020) lalu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak bersama sang istri terkonfirmasi positif Covid-19.

Andi M. Ishak, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinkes Kaltim diketahui masuk dalam klaster penularan Covid-19 di lingkungan keluarga.

Dalam rilis resminya, Andi menyebut sang istri menjadi yang pertama diketahui memiliki gejala medis hingga dinyatakan positif Covid-19, sebelum akhirnya pihak rumah sakit memberi kabar dirinya turut terkonfirmasi positif.

“Kondisi ini memang diawali dari kondisi istri,” kata Andi, dalam rilis resminya.

Dirinya menegaskan, saat ini di Kaltim khususnya di Samarinda, telah banyak ditemukan kasus penularan virus di lingkungan keluarga.

Baca Juga :  Sejumlah Proyek PUPR Disorot Komisi III DPRD Kaltim, Dari Rumah Layak Huni Hingga Akses ke APT Pranoto

Hal ini lantaran saat berada di rumah, tidak sedikit warga yang akhirnya melonggarkan protokol kesehatan. Kondisi itupun meningkatkan potensi penularan virus yang mungkin tidak sengaja terbawa saat salah satu anggota keluarga melakukan aktivitas di luar rumah.

“Klaster keluarga saat ini cukup mengkhawatirkan apabila kita tidak waspada. Pasalnya bila berada di rumah, biasanya kita melonggarkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya berpesan kepada warga yang usai melakukan aktivitas di luar rumah, agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

Baca Juga :  PDIP Dorong Kasus Luhut Terkait Bisnis PCR Secara Diam-diam, Rocky Gerung Bilang Begini

Disarankan segera mengganti pakaian dan mandi terlebih dahulu sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga di rumah.

Dalam laporan Dinkes Samarinda, kasus penyebaran Covid-19 non klaster, didominasi penularan virus di lingkungan keluarga.

dr Osa Rafshodia, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan) Samarinda menyebut dari 706 pasien non klaster, pada hari Minggu (27/9/2020) kemarin, sebanyak 52 kasus merupakan penularan virus di keluarga.

“Penyebaran virus di lingkungan keluarga berjumlah 52 klaster,” jawabnya singkat, dibuhungi Senin (28/9/2020). (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Amankan Ade Armando dari Amukan Massa, 6 Polisi Turut Diserang

Ragam

Tinjau Kawasan Polder Air Hitam, Andi Harun Berencana Bangun Destinasi Wisata hingga Penataan PKL

Ragam

Update Terbaru, Ada 10 Orang Positif Corona di Kaltim

Ragam

China Genjot Latihan Militer, Menhan AS Sebut Itu untuk Serang Taiwan

Ragam

Respon Soal Insiden Tumpahnya Belasan Liter Minyak Curah, Disperindag Samarinda Minta Perumdam Varia Niaga Lebih Hati-hati

Ragam

Diduga Kurang Konsentrasi Menjadi Penyebab Triton Tabrak Angkot di Samarinda

Ragam

Drainase Pasar Segiri Dibersikan, Andi Harun Berharap Masyarakat Dapat Menikmati Pasar dengan Bersih dan Sehat

Ragam

Pergub 49/2020 Menuai Polemik di DPRD Kaltim, Isran Noor Tanggapi Santai