Home / Ragam

Rabu, 15 April 2020 - 18:31 WIB

Kabar Baik!! Dua Pasien Covid-19 di Samarinda dan Balikpapan Dinyatakan Sembuh, Kasus Sembuh Bertambah Jadi 8 Orang

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

___

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kasus Covid-19 di Kaltim, mulai menunjukan harapan berakhirnya pandemi ini.

Update per Rabu (15/4/2020) ada dua kasus sembuh baru terkait Covid-19 di Kaltim. Total saat ini ada 8 pasien sembuh Covid-19.

Setelah menjalani perawatan lebih dari satu bulan, dua pasien konfirmasi positif di Samarinda dan Balikpapan, akhirnya dinyatakan sembuh oleh tim medis.

“Kepastian sembuh dua pasien ini setelah mendapatkan hasil uji swab negatif sebanyak dua kali berturut-turut,” kata Andi M. Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, saat jumpa pers via aplikasi Zoom, Rabu (15/4/2020).

Kasus sembuh di Samarinda, merupakan pasien konfirmasi Covid-19 pertama di Kaltim. Pasien tersebut seorang perempuan berusia 37 tahun. Pasien dengan kode SMR 1 ini mulai dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, sejak 14 Maret 2020.

Baca Juga :  Dinkes Samarinda Sebut Kota Tepian Sudah Lewati Puncak Pandemi Covid-19, Tapi Khawatir Penularan dari Kukar dan BPP

“Perjuangan cukup panjang dan melelahkan, pada proses penyembuhan SMR 1 ini. Total ada 5 swab yang dilakukan. Namun karena hasil swab tidak konsisten pasien belum bisa dinyatakan sembuh. Hasil swab pertama positif, kemudian dilaporkan negatif, lalu kembali positif, kemudian barulah hasil swab menunjukan negatif dua kali berturut-turut,” jelasnya.

“Swab terakhir dilakukan pada 6 April 2020, hasil swabnya baru keluar hari ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Disdik Kaltim Perpanjang Masa Belajar di Sekolah Hingga Situasi Aman dari Wabah Covid-19

Pasien sembuh kedua berasal dari Balikpapan, dengan kode pasien BPN 5. Pasien berjenis kelamin perempuan, usia 36 tahun. Mulai dirawat sejak 13 Maret, di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

“Dua kali melakukan tes swab, secara klinis sudah sangat baik dan tidak ada lagi gejala medis. foto toraks tidak ada tanda radang paru,” tegas Andi.

Diketahui, kedua pasien yang sembuh ini berasal dari dua klaster yang sama, yakni Klaster Bogor, saat mengikuti kegiatan bisnis tanpa riba.

“Merupakan Klaster Bogor, kegiatan bisnis tanpa riba. Keduanya sudah pulang ke rumah masing-masing,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pemprov Kaltim Terkendala Rekrutmen Nakes, Kapasitas RSUD AWS Samarinda Nyaris Penuh

Ragam

Mantap!!! Seksi 1 dan 5 Tol Balsam Sudah 99,93 Persen, Target Operasional Pertengahan 2021

Ragam

Bapenda Sebut Ada 4 Hotel di Samarinda Tunggak Pembayaran Pajak

Ragam

Berpotensi Menang di Pilkada Balikpapan, Rahmad-Thohari Janji Realisasikan Visi Misi

Ragam

Waduh!! Pansus LKPJ Temukan Gedung Baru Bekas SMA Mantan Gubernur Kaltim, Awang Faroek di Tenggarong Mangkrak

Ragam

BMKG Prediksi Samarinda Hujan Lebat Saat Lebaran, Berpotensi Terjadi Banjir Warga Diminta Waspada

Ragam

Pemkot Balikpapan Distribusikan 3 Program Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Politik

Pengamat Hukum: Penegak Hukum Wajib Selidiki Bancakan Dana Bankeu